Banyak persiapan yang harus kamu lakukan menyambut bulan Ramadan, salah satunya memastikan agar tidak bau mulut saat puasa. Meski terkesan biasa, namun kondisi seperti ini pastinya membuat kamu maupun orang lain tidak nyaman.
Artikel ini akan ngasih tahu kamu tentang cara agar tidak bau mulut saat puasa. Selain itu, juga asalan hal tersebut bisa terjadi. Yuk, simak selengkapnya di bawah ini!
Kenapa Mulut Lebih Bau Saat Puasa?

Penjelasan tentang penyebab bau mulut saat puasa sebenarnya sudah banyak disampaikan oleh praktisi kesehatan. Melansir laman Kemenkes RI, berikut beberapa penyebab yang umumnya menjadi pemicu bau mulut, terutama ketika seseorang sedang berpuasa:
1. Jenis Makanan yang Dikonsumsi Saat Sahur
Makanan yang berbau menyengat jadi penyebab utama bau mulut ketika berpuasa. Terlebih, apabila makanan seperti durian, jengkol, petai, sambal terasi, dan lain sebagainya dikonsumsi ketika sahur.
Berbagai makanan tersebut biasanya memicu pertumbuhan dan perkembangan bakteri mulut penyebab bau. Akibatnya, bau dari makanan akan relatif lama di mulut. Oleh karenanya, ketika memasuki waktu puasa maka baunya akan tetap tinggal dan memicu bau mulut saat puasa.
2. Kondisi Medis Tertentu
Masalah kesehatan seperti diabetes dan maag juga bisa memicu bau mulut ketika puasa. Alasannya, penderita diabetes relatif menghasilkan bakteri di mulut lebih banyak dibanding orang yang sehat. Hal ini karena kandungan glukosa yang tinggi sehingga memicu bakteri penyebab bau mulut.
Kondisi tersebut berbeda dengan mereka penderita maag. Umumnya, penderita maag memang mengalami bau mulut yang akan semakin parah ketika sedang puasa. Ini dikarenakan zat asam yang naik ke kerongkongan sehingga memicu bau di mulut.
Jadi, pada mereka yang mengalami kondisi tersebut maka akan sering mengalami bau mulut saat puasa walaupun sudah gosok gigi.
3. Masalah Gigi Tertentu
Masalah gigi, seperti penumpukan plak, gigi berlubang dan keropos juga memicu bau mulut. Ini karena pada gigi yang penuh plak dipenuhi bakteri dan plak itu sendiri yang memicu bau tidak sedap.
Selain itu, pada gigi berlubang umumnya jadi tempat bakteri dan sisa makanan yang terperangkap, busuk, sehingga menghasilkan sulfur bau busuk. Adapun pada gigi dengan tumpukan plak memang dipicu oleh bakteri yang juga menyebabkan bau.
Oleh karenanya, mereka yang memiliki masalah gigi seperti plak, gigi berlubang dan keropos memang umumnya mengalami bau mulut, terlebih saat berpuasa.
4. Jarang Menggosok Gigi
Menggosok gigi jadi kunci kesehatan dan kebersihan mulut saat puasa. Pasalnya, tidak rutin menggosok gigi akan memicu pertumbuhan dan perkembangan bakteri penyebab bau. Terlebih, saat seseorang sedang berpuasa maka ia akan kurang minum di siang hari. Ini juga jadi pemicu mulut lebih bau ketika berpuasa.
5. Memiliki Kebiasaan Merokok
Mereka yang punya kebiasaan merokok cenderung lebih bau mulut dibandingkan yang tidak merokok. Pasalnya, partikel-partikel asap rokok bisa menempel pada gigi, lidah, dan gusi. Padahal, dalam partikel tersebut terdapat kandungan bahan kimia yang memicu mulut menjadi kering.
Mulut yang relatif lebih kering akan mengurangi jumlah liur yang diproduksi. Akibatnya, bakteri jadi mudah tumbuh dan berkembang. Hasilnya, penumpukan bakteri dalam mulut akan menyebabkan bau termasuk saat berpuasa.
Itulah 5 alasan atau penyebab bau mulut saat puasa. Mengetahui berbagai faktor tersebut bisa membuatmu lebih waspada sekaligus menyiapkan langkah terbaik untuk mempersiapkan bulan Ramadan.
Baca Juga: Mengatasi Bau Mulut Karena Asam Lambung.
Apakah Ada Kandungan Pasta Gigi yang Khusus untuk Cegah Bau Mulut?
Menjawab pertanyaan tersebut, kamu perlu tahu lebih dulu bahwa banyak cara agar tidak bau mulut saat puasa. Adapun cara-cara yang dimaksud seperti:
1. Rutin Menyikat Gigi
Cara pertama yang paling efektif untuk mencegah bau mulut saat puasa adalah dengan rutin menyikat gigi, misalnya setelah makan sahur dan setelah berbuka puasa. Menyikat gigi akan membantu membersihkan gigi dan mulut dari sisa makanan yang bisa menyebabkan bau.
Selain itu, juga membersihkan dari bakteri dan kotoran yang bisa berkembang dan memicu bau mulut. Oleh karenanya, cara ini jangan sampai dilewatkan.
2. Rutin Membersihkan Lidah dari Kotoran
Selain menyikat gigi, membersihkan lidah juga sangat membantu agar mulut tidak bau terutama ketika puasa. Pasalnya, lidah jadi tempat perkembangan bakteri, penumpukan sisa makanan, dan sel mati yang bersarang di permukaan.
Memastikannya agar selalu dalam kondisi bersih akan mencegah dari penumpukan bakteri, sisa makanan, dan sel mati yang bisa menyebabkan bau. Oleh karenanya jangan hanya fokus menyikat gigi, namun juga diikuti dengan membersihkan lidah.
3. Perbanyak Minum Air Putih
Minum air putih terutama setelah berbuka puasa hingga sebelum mulai berpuasa kembali akan mencegah dari bau mulut. Sebab, air putih mampu membersihkan mulut dari berbagai sisa makanan, bakteri, dan lain sebagainya yang bisa memicu bau.
Selain itu, semakin sering mengonsumsi air putih maka mulut juga lebih terhidrasi. Hasilnya, mulut akan terhindar dari kondisi kering terutama saat puasa yang bisa memicu bau. Hasilnya, langkah ini sangat baik untuk mencegah bau mulut saat puasa.
4. Menggunakan Pasta Gigi Tertentu
Memilih pasta gigi tertentu, misalnya yang mampu menjadikan mulut lebih segar dan wangi sangatlah direkomendasikan. Ini untuk membantu agar mulut segar sepanjang hari, terutama saat sedang berpuasa.
Biasanya, pasta gigi yang dimaksud yaitu mengandung bahan alami, seperti daun mint, siwak, dan minyak cengkeh. Sebab, bahan-bahan tersebut memang secara alami mampu memberikan aroma yang khas. Selain itu, juga membunuh bakteri penyebab bau.
Jadi, untuk menjawab pertanyaan apakah ada kandungan pasta gigi khusus untuk cegah bau mulut? Jawabannya tentu saja ada. Sebab, ada pasta gigi yang dibuat dari bahan-bahan alami, misalnya yang mengandung daun mint, siwak, dan minyak cengkeh.
Memilih pasta gigi dengan kandungan bahan-bahan tersebut akan mencegah dari bau mulut saat puasa. Oleh karenanya, produk dengan bahan alami sangatlah direkomendasikan.
Jika Pakai Obat Kumur, Kapan Waktu yang Tepat Memakainya Saat Bulan Puasa?

Selain melakukan langkah-langkah seperti yang telah disebutkan pada bahasan sebelumnya, banyak orang juga menggunakan obat kumur untuk mencegah bau mulut saat puasa.
Menyimpulkan dari berbagai sumber, obat kumur sebaiknya digunakan setelah santap sahur dan sebelum tidur. Waktu tersebut dinilai sangat tepat dan efektif untuk mencegah bau mulut saat puasa.
Alasannya, menggunakannya setelah santap sahur dan menyikat gigi akan membuat mulut bersih dari sisa makanan, bakteri penyebab bau, dan aroma makanan yang menyengat. Hasilnya, membantu mulut segar sepanjang hari saat puasa.
Selain itu, menggunakannya sebelum tidur akan mencegah pertumbuhan bakteri saat mulut tidak melakukan aktivitasnya. Hal ini akan mendukung kondisi mulut yang tetap bersih dan tidak berbau ketika bangun tidur.
Waktu-waktu tersebut juga sudah disesuaikan dengan saat seseorang berpuasa, yaitu dari fajar sampai tenggelamnya matahari. Oleh karenanya, menggunakan obat kumur sangat direkomendasikan setelah santap sahur dan sebelum tidur.
Jaga Kesehatan Mulut untuk Cegah Bau Berlebih dengan Pasta Gigi Herbal Waji

Buat kamu yang ingin bebas bau mulut selama puasa, cobalah Pasta Gigi Herbal Waji. Pasta gigi dengan kandungan 98% bahan alami, tanpa SLS dan paraben sehingga aman untuk digunakan.
Selain itu, pasta gigi ini juga diformulasikan dari bahan alami, yaitu siwak, minyak cengkeh, dan daun mint. Ini menjadikan produk inovasi dari brand Waji bisa mendukung napas segar sepanjang hari saat berpuasa.
Bahkan tidak hanya itu, sebab Pasta Gigi Herbal Waji mampu memberikan 5 Proteksi Alami:
- Menjaga kesehatan gigi dan gusi
- Mencegah gigi berlubang
- Melindungi gigi dari plak dan bakteri penyebab bau mulut
- Menyegarkan napas dan menjaga rasa bersih di mulut
- Membantu mencerahkan gigi secara alami
Nah, banyak manfaatnya bukan? Yuk, dapatkan produk Pasta Gigi Herbal Waji sekarang juga untuk sambut bulan puasa tanpa bau mulut yang bikin kamu nggak percaya diri!
