logo terbaru wajiofficial

Kamitetep adalah jenis serangga yang sering muncul di dinding, baik rumah maupun bangunan lainnya. Keberadaannya inilah yang membuat manusia selalu bersinggungan, sehingga tak jarang menyebabkan masalah seperti gatal.

Meski demikian, gatal akibat kamitetep sebenarnya tidak seperti yang umumnya diyakini masyarakat, yaitu karena gigitan. Pasalnya, gigitan kamitetep sebenarnya tidak ada, akan tetapi bersentuhan dengan serangga ini memang bisa menyebabkan gatal. 

Lalu kenapa bisa gatal karena digigit kamitetep? Untuk itu, Kamu bisa simak ulasan lengkapnya di artikel berikut, ya!

Apa itu Kamitetep?

Kamitetep (Phereoeca uterella) merupakan serangga yang termasuk dalam kategori ngengat. Serangga ini umumnya ditemukan atau muncul pada dinding-dinding rumah. 

Menurut Prof. Ir. Edhi Martono, M.Sc, Ph.D. dalam laman yang sama menyebutkan, bahwa gatal-gatal akibat kamitetep bukan disebabkan oleh gigitan. Sebab, kondisi ini dikarenakan debu dan kotoran yang membentuk selimut atau selubung larvanya. 

Selain itu, serangga ini juga bukan termasuk jenis hewan yang bisa mengeluarkan racun, terlebih dengan cara menggigit mangsanya. Akan tetapi, kamu bisa merasakan gatal karena sentuhan debu dan kotoran yang membelitnya. 

Kamitetep yang umumnya ditemukan sehari-hari sedang dalam fase ulat. Cirinya adalah membungkus diri mereka dengan debu dan kotoran. Bentuk bungkusnya sangat khas, yaitu seperti biji labu. 

Perlu kamu ketahui pula bahwa Jawa Tengah dan sekitarnya menjadi daerah yang lazim menyebut serangga ini dengan nama kamitetep. Meskipun, beberapa sebutan lainnya juga bisa ditemukan dalam keseharian, seperti ulat tembok dan tinggi. 

Ciri Ciri Gatal Akibat Gigitan Kamitetep 

Ciri Ciri Gatal Akibat Gigitan Kamitetep 

Seperti telah disebutkan, gatal akibat kamitetep sebenarnya bukan karena gigitan, melainkan karena debu dan kotoran. Berikut ciri-cirinya:

  • kulit mengalami kemerahan yang terus melebar 
  • gatal pada area kulit yang mengalami kemerahan 
  • pembengkakan pada kulit yang gatal 
  • iritasi atau nyeri pada kulit 

Kamu tidak perlu khawatir karena gejala yang ditunjukkan dengan ciri-ciri tersebut termasuk ringan. Artinya, bisa sembuh atau disembuhkan dengan berbagai cara. 

Meski demikian, kamu juga tidak boleh membiarkannya begitu saja. Pasalnya, membiarkan gatal begitu saja dapat memicu alergi, terutama pada orang-orang yang memiliki riwayat alergi. 

Oleh karena itu, kamu harus tetap waspada agar gatal yang terjadi tidak semakin parah. 

Baca Juga: Ciri Ciri Ruam Popok Akan Sembuh.

Cara Mengatasi Gatal Akibat Gigitan Kamitetep 

Gatal yang disebabkan karena bersentuhan, bukan karena gigitan kamitetep bisa diatasi dengan berbagai upaya. Seperti dilansir dari laman Hellosehat, cara menangani gatal akibat kamitetep sebagai berikut. 

1. Kompres Air Dingin 

Air dingin dinilai sangat efektif untuk meredakan rasa gatal, tidak terkecuali karena kamitetep. Hal ini menjadikan kamu bisa melakukan kompres air dingin pada bagian kulit yang gatal. 

Caranya bisa dengan merendam handuk kompres dalam air dingin. Selanjutnya, peras handuk dan tempelkan pada bagian kulit yang gatal. Kamu bisa melakukannya selama 10–15 menit. 

Mengompres dengan air dingin tidak boleh dilakukan terlalu lama. Sebab, efek dingin yang terlalu lama pada kulit justru dapat merusak kulit. 

2. Hindari Menggaruk Bagian yang Gatal 

Menggaruk kulit yang terasa gatal justru semakin memperburuk keadaan. Hal ini dikarenakan area gatal akibat kamitetep biasanya masih terdapat debu atau kotoran penyebab gatal. 

Oleh karena itu, menggaruk bagian tersebut justru akan semakin melebarkan ruam di kulit, sehingga sangat disarankan untuk menghindari menggaruk.

Apabila hal tersebut dirasa sangat sulit maka lakukanlah secara halus dengan mengusap secara pelan. Tindakan ini akan lebih aman untuk kulit karena tidak akan memberikan efek peradangan yang semakin parah. 

3. Minum Obat Pereda Nyeri 

Gatal akibat sentuhan dengan kamitetep apabila dibiarkan dapat menimbulkan rasa sakit. Selain itu, juga bisa disertai dengan nyeri yang mengganggu. Kamu bisa mengonsumsi obat pereda nyeri untuk mengatasi hal ini, misalnya parasetamol. 

4. Membersihkan Area Gatal 

Debu dan kotoran pada kulit akibat bersentuhan dengan kamitetep sebaiknya segera dibersihkan. Sebab, membiarkannya justru akan menjadikan ruam semakin menyebar.

Kamu bisa membersihkannya dengan air mengalir dan sabun. Cara ini sangat efektif untuk menjadikan area yang terkena kamitetep kembali bersih dan steril dari debu dan kotoran yang menyebabkan gatal. 

5. Mengoleskan Salep untuk Kulit Gatal

Selain dibersihkan, cara lain mengatasi gatal di kulit dalam hal ini akibat kamitetep adalah mengoleskan salep. Adapun salep yang digunakan adalah khusus untuk gatal di kulit, seperti lotion calamine atau krim hidrokortison. 

Kedua jenis salep tersebut berfungsi untuk mengurangi pembengkakan, gatal, dan iritasi pada kulit. Oleh karena itu, mengoleskannya pada bagian yang gatal akan mencegah keadaan semakin buruk. 

6. Gunakan Antihistamin Oral 

Antihistamin oral bisa kamu gunakan ketika ruam tidak kunjung sembuh. Mengonsumsi obat ini dapat membantu menurunkan kadar histamin akibat reaksi alergi sekaligus mengurangi peradangan pada tubuh. 

Cara Mencegah Gatal Kamitetep 

gigitan kamitetep

Sebelumnya, kamu sudah memahami berbagai cara untuk menangani gatal akibat kamitetep. Namun, lebih baik mencegah daripada mengobati. Ada banyak cara untuk mencegah gatal karena gigitan serangga satu ini, yaitu sebagai berikut. 

Dilansir dari berbagai sumber, berikut beberapa cara mencegahnya. 

1. Sering Membersihkan Rumah 

Seperti telah disebutkan, kamitetep merupakan serangga yang sering ditemukan di dalam rumah. Adapun ruangan yang biasanya ditemukan serangga ini adalah bagian yang lembap, seperti kamar mandi, lemari, dan tempat tidur. 

Oleh karenanya, kamu harus rutin membersihkan ruangan rumah, terutama pada tempat-tempat tersebut. 

2. Menyebarkan Kamper 

Kamper yang diletakkan pada sudut-sudut lemari dapat mengurangi adanya serangga. Salah satunya adalah kamitetep yang suka di tempat-tempat yang gelap dan lembap. Oleh karena itu, menyebarkan kamper bermanfaat untuk mencegah perkembangan kamitetep.

Nah, itulah penjelasan lengkap soal gigitan kamitetep mulai dari pengertian, cara mengatasi, hingga pencegahannya.

Minyak Waji untuk Mengatasi Gatal 

Meskipun tidak termasuk bahaya, akan tetapi gatal akibat kamitetep harus tetap diobati atau ditangani dengan cara yang tepat. Salah satunya menggunakan Minyak Waji, yaitu minyak balur multifungsi yang dibuat dari 10+ Botanical Essences. 

Kandungan tersebut menjadikan Minyak Waji punya banyak khasiat. Salah satunya yang paling ampuh adalah dapat mengatasi dan mencegah gatal-gatal. Tidak terkecuali gatal akibat sentuhan dengan kamitetep. 

Oleh karena itu, Minyak Waji merupakan minyak gatal yang ampuh mengobati berbagai masalah gatal. 

Yuk, Sedulur Waji dapatkan produknya sekarang juga melalui website resminya di www.wajiofficial.id


Umi Amanah

Research Assistant, Content and Script Writer di Erdigma Indonesia. Specialist in Health, Lifestyle, and Parenting Knowledge Based On Journal From Health Expert

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *