Gusi bengkak pada bagian belakang sering disebabkan tumbuhnya gigi yang tidak sempurna, penumpukan plak, hingga infeksi tertentu. Faktor tersebut kemudian memicu rasa nyeri, warna kemerahan, hingga pembengkakan pada luar pipi, terutama jika terjadi pada gusi bagian belakang.
Lalu, bagaimana cara mengatasi gusi belakang bengkak? Artikel ini akan memberimu tips efektif untuk mengobatinya, terlebih jika disertai nyeri dan sakit untuk menelan. Yuk, simak selengkapnya di bawah ini!
Bagaimana Cara Agar Gusi Bengkak Cepat Kempes?
Pembengkakan pada gusi sebenarnya bisa dikategorikan menjadi dua, yaitu gusi bengkak ringan dan berat. Pada kasus yang ringan, biasanya gusi bengkak akan sembuh dalam 1–3 hari. Adapun pada kasus yang berat, umumnya gusi yang bengkak akan sembuh atau kempes dalam beberapa minggu.
Meski demikian, ada tips untuk mempercepat penyembuhan gusi bengkak, baik yang disertai nyeri maupun sakit untuk menelan. Tips yang dinilai efektif dan telah dicoba oleh banyak orang seperti:
Berkumur dengan Air Garam
Cara mengobati gusi belakang bengkak disertai nyeri yang paling mudah dilakukan adalah berkumur dengan air garam. Pasalnya, kamu hanya perlu menyiapkan satu gelas air yang ditambahkan sedikit garam. Setelah garam larut, jadikan sebagai air untuk berkumur.
Berkumur dengan air garam dinilai efektif karena membantu mengurangi peradangan pada gusi. Selain itu, juga bisa membersihkan area gusi dari berbagai bakteri penyebab bengkak. Hasilnya, melakukan cara alternatif ini bisa mempercepat proses penyembuhan bengkak pada gusi.
Menjaga Kebersihan Gigi dan Mulut
Cara selanjutnya yang bisa kamu lakukan adalah menjaga kebersihan gigi dan mulut. Kamu bisa melakukannya dengan menyikat gigi secara rutin (minimal dua kali sehari), membersihkan sela-sela gigi, kumur dengan air bersih, dan rutin membersihkan gigi dari tumpukan plak.
Meski perawatan yang dilakukan fokus pada gigi, namun manfaat yang didapatkan bisa untuk kesehatan gusi dan mulut secara menyeluruh. Sebab, gigi yang sehat akan mencegah terjadinya masalah pada gusi dan mulut. Oleh karenanya, cara ini sangat direkomendasikan.
Menyikat Gigi dengan Lembut
Meski menyikat gigi termasuk dari bagian merawat gigi agar tidak mengalami gusi bengkak, tapi kamu perlu melakukannya dengan lembut. Sebab, tidak jarang pembengkakan pada gusi juga terjadi akibat menyikat gigi terlalu keras. Akibatnya, gusi mengalami peradangan.
Menyikat gigi dengan lembut, baik dari memilih jenis sikatnya, pasta giginya, hingga cara menyikatnya sangat efektif untuk menjaga kesehatan gusi. Tidak hanya itu, tindakan ini juga membantu mempercepat proses penyembuhan gigi yang bengkak.
Mengompres dengan Air Dingin
Selain cara-cara yang sudah disebutkan, kamu juga bisa memilih cara mengobati gusi bengkak dan sakit untuk menelan dengan kompres air dingin. Caranya, kamu hanya perlu menempelkan kain yang telah dibasahi air ke permukaan pipi selama 5–10 menit.
Kamu harus memastikan bahwa handuk untuk mengompres ditempelkan pada bagian yang tepat, yaitu di pipi atau luar mulut yang gusi di dalamnya mengalami bengkak. Hal ini akan sangat membantu mengurangi bengkak dan tentunya rasa nyeri yang muncul akibat peradangan.
Hindari Makanan Pedas dan Asam
Makanan pedas dan asam apabila dikonsumsi dalam kondisi gusi yang bengkak justru bisa memperparah kondisi. Alasannya, kedua jenis makanan tersebut bisa meningkatkan peradangan yang terjadi pada gusi. Akibatnya, bukannya cepat sembuh justru lama sembuhnya.
Padahal, makanan pedas atau asam bisa diganti dengan sayur dan buah. Selain karena kandungan nutrisinya yang tinggi, buah dan sayur juga bisa membantu memperbaiki sel-sel yang rusak, termasuk pada gusi yang bengkak. Oleh karenanya, kamu bisa mengonsumsi buah yang mudah dikunyah, seperti pepaya, pisang, buah naga, alpukat, dan kiwi.
Baca Juga: Kenapa Gusi Belakang Bengkak? Cari Tahu Penyebabnya Yuk
Hindari Merokok
Rokok mengandung nikotin yang tinggi. Akibatnya, selain menimbulkan kecanduan, rokok juga bisa memperparah kondisi peradangan yang terjadi pada mulut. Salah satunya ketika gusi sedang mengalami bengkak. Menghindari merokok akan mempercepat proses penyembuhan gusi bengkak.
Berkumur dengan Antiseptik
Air yang dicampur dengan antiseptik tertentu dapat dijadikan obat kumur untuk gusi bengkak. Tapi, kamu perlu berhati-hati dalam memilih produk antiseptik (mouthwash). Sebab, tidak semua produk aman digunakan. Beberapa justru bisa memicu infeksi pada mulut, terutama bagi mereka yang mengalami gigi atau gusi yang sensitif.
Memilih produk antiseptik terbaik akan membantu membersihkan bakteri penyebab gusi bengkak. Selain itu, juga bisa membantu mencegah infeksi lanjutan. Untuk mendapatkan produk terbaik, kamu perlu mempertimbangkan dan mengetahui bahan-bahan yang digunakan.
Menggunakan Pasta Gigi Tertentu
Pasta gigi merupakan produk perawatan kesehatan mulut dan gigi yang digunakan sehari-hari. Meski demikian, ada beberapa produk yang tentunya kurang baik digunakan secara rutin. Sebab, terdapat kandungan diterjen, seperti SLS dan Paraben yang berlebih.
Menggunakan pasta gigi bebas SLS dan Paraben tentunya bisa mempercepat proses penyembuhan gusi bengkak. Pasalnya, pasta gigi dengan kedua kandungan tersebut kerap memperburuk infeksi atau peradangan pada gusi.
Obat Alami Gusi Belakang Bengkak dan Sakit Menelan
Selain melakukan tips agar gusi bengkak cepat kempes, kamu juga bisa memanfaatkan obat alami. Sebab, ada beberapa bahan alami yang bisa membantu mengatasi gusi bengkak dan sakit ketika menelan.
Berikut beberapa obat alami gusi belakang bengkak dan sakit saat menelan:
Minyak Esensial
Obat alami untuk gusi bengkak yang pertama adalah minyak esensial, salah satunya minyak cengkeh. Minyak hasil ekstraksi pohon cengkeh, terutama bagian bunganya punya manfaat untuk kesehatan gusi.
Manfaat tersebut dikarenakan terdapat kandungan analgesik dan antiseptik. Keduanya sangat baik untuk membantu meredakan nyeri pada gusi yang bengkak. Selain itu, sifat antiseptiknya juga berperan untuk mencegah pertumbuhan bakteri penyebab gusi bengkak.
Meski sangat bermanfaat, minyak esensial dari ekstrak cengkeh ini perlu kehati-hatian dalam menggunakannya. Sebab, jenis minyak esensial sangat tidak disarankan untuk digunakan secara langsung. Perlu mencampurkannya terlebih dahulu, baik dengan carrier oil maupun air.
Mencampurkan minyak esensial dengan minyak pembawa pun tidak perlu berlebihan. Cukup beberapa tetes untuk mendapatkan manfaatnya. Sebab, menggunakannya secara berlebih atau langsung justru bisa berbahaya. Oleh karenanya, kamu perlu berhati-hati.
Siwak
Selanjutnya, siwak merupakan bahan alami yang juga perlu diperhitungkan untuk meredakan gusi bengkak. Alasannya, akar atau batang pohon yang sering digunakan untuk membersihkan gigi ini, ternyata juga sangat bermanfaat untuk gusi.
Siwak sangat bermanfaat untuk melawan plak dan bakteri penyebab radang gusi. Selain itu, menggunakannya secara rutin juga bisa membantu memperkuat jaringan gusi, meredakan peradangan (bengkak), dan mendorong sirkulasi darah yang lancar.
Berbagai manfaat tersebut tentunya menjadikan siwak obat alami untuk meredakan gusi bengkak. Bahkan, stimulasinya yang lembut pada gigi dapat menjaga kesehatan gigi dan gusi dari masalah tertentu.
Daun Mint
Daun mint merupakan tanaman herbal yang termasuk dalam genus Mentha. Hal ini menjadikannya memiliki aroma segar dan sensasi khas dingin. Kandungan tersebut sangat baik untuk membantu meredakan gusi bengkak. Sebab, sensasi dingin daun mint akan mengurangi rasa nyeri yang ditimbulkan oleh inflamasi.
Buat kamu yang ingin memanfaatkannya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, seperti menyeduhnya sebagai teh untuk berkumur atau ditumbuk sampai halus dan dioleskan pada bagian gusi yang luka. Cara-cara tersebut efektif untuk mendapatkan manfaat dari daun mint.
Daun Jambu Biji
Jenis daun lain yang memiliki fungsi sama, yaitu membantu meredakan gusi bengkak adalah daun jambu biji. Meski masyarakat lebih mengenal buahnya, namun salah satu bagian dari pohon ini juga punya banyak manfaat.
Mengambil manfaat daun jambu biji untuk meredakan gusi bengkak bisa dengan merebusnya beberapa waktu. Air rebusan kemudian bisa digunakan sebagai obat kumur alami.
Alasannya, terdapat sifat antibakteri dan anti-inflamasi dalam daun jambu biji. Keduanya sangat baik untuk mencegah pertumbuhan bakteri pemicu gusi bengkak dan meredakan rasa nyeri yang muncul.
Lidah Buaya
Lidah buaya atau yang juga dikenal dengan Aloe vera merupakan tanaman yang berisi gel. Gel tebal ini mengandung banyak nutrisi dan sifat-sifat tertentu, seperti anti-inflamasi, melembapkan, dan menyembuhkan.
Menggunakannya untuk gusi yang bengkak tentu akan membantu meredakan peradangannya. Caranya dengan mengambil gel atau daging lidah buaya, kemudian mengoleskannya pada gusi yang bengkak. Cara ini dinilai cepat mengembalikan kesehatan gusi.
Itulah 5 obat alami untuk gusi bengkak yang bisa kamu coba di rumah. Tapi, jika kamu kesulitan mendapatkan salah satu atau beberapa bahannya maka Pasta Gigi Herbal Waji adalah solusinya.
Diformulasikan dari 98% Bahan Alami, tanpa SLS & Paraben membuat pasta gigi herbal ini aman digunakan setiap orang. Selain itu, kandungan siwak, minyak cengkeh, dan daun mint juga mampu memberikan banyak manfaat.
Salah satu manfaat yang penting, yaitu membantu menjaga kesehatan gusi, termasuk membantu meredakan gusi yang bengkak. Manfaat ini bersumber dari bahan-bahan alami yang digunakan di dalamnya.
Selain itu, Pasta Gigi Herbal Waji juga memberikan 5 Proteksi Alami:
- Menjaga kesehatan gigi dan gusi.
- Mencegah gigi berlubang.
- Melindungi gigi dari plak.
- Menyegarkan napas dan mulut.
- Membuat gigi lebih cerah alami.
Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, dapatkan produknya sekarang juga agar kamu bisa senyum sehat alami!
