Kulit Bayi Kering dan Mengelupas, Normalkah?

kulit kering dan mengelupas

Merawat kulit si Kecil memang menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatannya secara menyeluruh. Salah satu kondisi yang sering membuat Ibu khawatir adalah kulit bayi kering dan mengelupas

Terutama saat bayi baru lahir, kondisi tersebut bisa terlihat cukup mencolok dan mungkin menimbulkan pertanyaan, apa penyebab kulit bayi kering dan mengelupas? Yuk, kita bahas bersama mulai dari penyebab hingga cara mengatasinya agar kulit si Kecil tetap lembap dan sehat!

Apakah Normal Jika Bayi Memiliki Kulit Kering dan Mengelupas?

Ibu tidak perlu panik saat melihat kulit si Kecil tampak kering dan mulai mengelupas, terutama pada minggu pertama setelah kelahiran.

Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), kulit mengelupas pada bayi baru lahir merupakan hal yang umum dan biasanya tidak berbahaya

Kondisi tersebut terjadi karena kulit bayi menyesuaikan diri dengan lingkungan baru di luar rahim yang jauh lebih kering dibandingkan lingkungan cair ketuban tempat ia berada selama sembilan bulan.

Mengelupasnya kulit ini umumnya terjadi di area tangan, kaki, pergelangan, dan perut. Meski terlihat seperti iritasi, sebenarnya kondisi ini jarang menimbulkan rasa sakit atau gatal bagi si Kecil.

Namun, jika kulit mengelupas disertai dengan gejala lain seperti kemerahan parah, lecet, atau tampak terinfeksi, maka Ibu sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter anak untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Bercak Putih Pada Kulit Bayi Akibat Asi

Penyebab Kulit Bayi Kering dan Mengelupas

Penyebab Kulit Bayi Kering dan Mengelupas

Berikut beberapa faktor umum yang perlu Ibu ketahui mengenai hal-hal yang menyebabkan kulit bayi kering dan mengelupas:

1. Adaptasi dengan Lingkungan Baru

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, bayi yang baru lahir sedang mengalami transisi dari lingkungan yang sangat lembap (dalam rahim) ke udara bebas yang lebih kering. Hal ini menyebabkan lapisan luar kulit mengelupas secara alami.

2. Mandi Terlalu Sering atau Air Terlalu Panas

Memandikan bayi terlalu sering atau menggunakan air yang terlalu panas dapat menghilangkan minyak alami dari kulit si Kecil, sehingga kulit menjadi lebih kering dan mudah mengelupas.

3. Penggunaan Sabun atau Produk yang Kurang Cocok

Beberapa produk pembersih atau pelembap yang mengandung bahan kimia keras seperti alkohol, pewangi buatan, atau sulfat dapat mengiritasi kulit bayi yang sensitif dan menyebabkan kekeringan.

4. Kondisi Udara

Cuaca dingin, udara kering, atau penggunaan pendingin ruangan terus-menerus bisa membuat kulit bayi kehilangan kelembapan alaminya. Kondisi seperti ini jarang disadari oleh banyak orang karena ukuran dingin pada bayi dan orang dewasa sangatlah berbeda. 

5. Eksim atau Dermatitis Atopik

Jika kulit bayi tidak hanya mengelupas tetapi juga tampak merah, gatal, atau bersisik, bisa jadi si Kecil mengalami eksim. Menurut Mayo Clinic, eksim merupakan salah satu penyebab umum kulit kering dan mengelupas pada bayi.

Jadi, itulah 5 penyebab bayi yang mengalami kulit kering yang disertai mengelupas. Mengetahui berbagai hal tersebut harus membuat Ibu waspada terhadap si Kecil. Mewaspadai penyebabnya akan mencegah kondisi bayi yang semakin parah. 

Baca Juga: Sebaiknya Bayi Mandi Air Hangat atau Dingin?

Cara Mengatasi Kulit Bayi Kering dan Mengelupas

Cara Mengatasi Kulit Bayi Kering dan Mengelupas

Meski sebagian besar kasus tidak memerlukan pengobatan khusus, Ibu tetap bisa melakukan beberapa langkah untuk menjaga dan merawat kulit si Kecil agar tetap sehat. Berikut adalah langkah-langkah yang dimaksud:

1. Gunakan Pelembap Khusus Bayi

Setelah mandi, kulit bayi yang kering perlu dikasih pelembap. Caranya dengan mengaplikasikan pelembap yang diformulasikan khusus untuk kulit bayi. Ibu bisa memilih produk yang bebas parfum, hipoalergenik, dan mengandung bahan alami seperti shea butter atau minyak zaitun. Oleskan secara merata di seluruh tubuh bayi, terutama pada bagian yang kering.

2. Kurangi Frekuensi Mandi

Ibu tidak perlu memandikan bayi setiap hari, terutama jika si Kecil masih sangat kecil dan belum banyak berkeringat. Dua hingga tiga kali seminggu sudah cukup. Pastikan juga air mandi hangat (bukan panas) dan tidak lebih dari 5–10 menit.

3. Gunakan Sabun Lembut dan Bebas Pewangi

Pilih sabun bayi yang ringan, bebas deterjen, dan tidak mengandung alkohol. Sabun berbentuk cair atau gel dengan pH seimbang juga bisa membantu menjaga kelembapan kulit.

4. Berikan Pakaian yang Lembut dan Menyerap Keringat

Gunakan pakaian berbahan katun yang nyaman dan tidak membuat kulit si Kecil iritasi. Hindari pakaian dari bahan sintetis atau wol yang dapat memperparah kekeringan. Selain itu, pakaian dengan bahan sintesis juga memicu iritasi pada kulit. 

5. Jaga Kelembapan Udara di Ruangan

Ibu bisa mempertimbangkan menggunakan humidifier di kamar bayi, terutama jika menggunakan AC atau saat musim dingin. Udara yang lembap membantu mencegah kulit si Kecil kehilangan kelembapan alaminya.

6. Penuhi Asupan Cairan (Jika Sudah Bisa Minum)

Untuk bayi yang sudah mulai minum air atau makan MPASI, pastikan asupan cairannya cukup. Hidrasi dari dalam juga berpengaruh terhadap kelembapan kulit.

Kulit bayi kering dan mengelupas adalah hal yang sangat wajar, terutama pada bayi baru lahir yang sedang beradaptasi dengan dunia luar. Ibu bisa membantu menjaga kelembapan kulit si Kecil dengan perawatan yang tepat, mulai dari penggunaan pelembap, pemilihan produk mandi, hingga menjaga kelembapan udara di sekitar bayi.

Lindungi dan Lembapkan Kulit Si Kecil dengan Waji Minyak Telon Plus!

kandungan dan komposisi waji minyak telon plus (1)

Kulit bayi yang kering dan mengelupas butuh kelembapan ekstra dari bahan alami. Waji Minyak Telon Plus hadir dengan kombinasi minyak kayu putih, minyak kelapa, minyak adas, dan sembilan minyak alami lainnya. 

Waji telon diformulasikan khusus untuk membantu menjaga kelembapan kulit si Kecil sekaligus memberikan rasa hangat yang nyaman. Tidak hanya itu, Waji telon juga bisa memberikan 4 Perlindungan Alami: 

  • Membantu memberikan rasa hangat pada bayi. 
  • Membantu meredakan gejala masuk angin, perut kembung, dan mual. 
  • Aromanya membantu menghindari gigitan nyamuk dan serangga. 
  • Membantu meringankan gatal-gatal dan kemerahan pada kulit akibat gigitan nyamuk dan serangga.

Yuk, berikan Waji telon untuk kulit si Kecil agar tetap terlindungi, lembap, dan sehat sepanjang hari! Waji Minyak Telon Plus, Sehangat Kasih Ibu.

Keranjang Belanja
Chat dengan CS Waji
Scroll to Top