Ini Manfaat Lari Siang, Lebih Bagus Dari Jogging Pagi?

Manfaat Lari Siang

Belakangan, olahraga lari memang sedang digemari banyak orang. Ada yang memilih lari ketika pagi, siang, atau sore hari. Alasannya beragam, sebab waktu lari sangat menyesuaikan dengan aktivitas setiap orang. 

Tapi, ada nggak sih manfaat lari pada waktu-waktu tertentu, siang hari misalnya? Ternyata ada manfaat lari siang hari yang belum banyak orang ketahui. Yuk, simak apa saja manfaatnya di bawah ini! 

Manfaat Lari di Siang Hari

Manfaat Lari di Siang Hari

Sebenarnya, tidak ada waktu khusus yang direkomendasikan untuk lari. Tapi, Australian Institute of Fitness membaginya menjadi tiga, yaitu pagi, siang dan sore. Pembagian ini berdasarkan waktu yang paling sering dipilih oleh banyak orang untuk aktivitas lari.

Meski demikian, banyak orang yang umumnya memilih waktu di pagi atau sore hari. Sebab, waktu tersebut dinilai sangat ideal karena tidak mengganggu pekerjaan utama. Hasilnya, mereka tetap bisa berolahraga lari dan melakukan aktivitasnya tanpa terganggu. 

Lalu, bagaimana dengan mereka yang memilih waktu siang hari? Meski sangat jarang, namun tetap ada beberapa masyarakat yang menjadikan siang hari sebagai waktu terbaik untuk berlari. 

Alasannya bermacam-macam, misalnya saja bagi mereka yang punya aktivitas atau pekerjaan di pagi atau sore hari. Melakukan lari di siang hari tentunya jadi pilihan terbaik untuk tetap bisa berolahraga. 

Selain itu, ternyata ada beberapa manfaat lain lari di siang hari seperti: 

1. Meningkatkan Fleksibilitas Otot

Melakukan lari di siang hari secara alami akan meningkatkan fleksibilitas otot dan membuatnya lebih hangat. Kondisi ini tentunya akan menurunkan risiko cedera otot dan sendi, baik saat maupun setelah berolahraga. Selain itu, manfaatnya juga bisa dirasakan ketika sore hari hingga membuat tubuh lebih rileks. 

2. Meningkatkan Kekuatan Tubuh dan Kapasitas Paru-paru

Kekuatan tubuh dan kapasitas paru-paru akan memuncak ketika sore hari. Berlari di siang hari membantu tubuh untuk mencapai hal tersebut. Alasannya, lari memang memicu meningkatnya fungsi paru-paru. Tidak hanya itu, juga tubuh yang lebih kuat. Meski demikian, seseorang perlu melakukannya secara berkelanjutan. 

Baca Juga: Manfaat Lari Tanpa Alas Kaki untuk Sendi.

3. Melancarkan Peredaran Darah

Secara umum, lari memang membantu melancarkan peredaran darah ke seluruh tubuh. Kondisi ini dikarenakan aktivitas lari memicu meningkatnya denyut jantung. Hasilnya, pompa darah ke seluruh tubuh bisa lebih maksimal. Oleh karenanya, melakukan lari, baik ketika pagi, siang, atau sore akan membantu peredaran darah lebih lancar. 

4. Meminimalkan Risiko Cedera

Lari merupakan aktivitas yang menggerakkan seluruh otot tubuh. Hal ini mengakibatkan lari sangat dekat dengan efek cedera. Tapi, lari di siang hari ternyata bisa meminimalkan cedera otot. Alasannya, kondisi otot bisa lebih fleksibel ketika siang hari. Oleh karenanya, kamu yang rentan cedera otot bisa mencoba lari pada waktu siang. 

5. Meningkatkan Suasana Hati

Menggerakkan seluruh badan, misalnya dengan lari juga bisa meningkatkan suasana hati. Hal ini tentunya dipengaruhi otot tubuh yang bergerak, peredaran darah yang lancar, serta sirkulasi udara pernapasan yang baik. Hasilnya, suasana hati jadi lebih baik. 

Itulah lima manfaat lari yang bisa kamu jadikan bahan pertimbangan untuk melakukannya. Terutama, bagi kamu yang punya aktivitas padat di pagi atau sore hari. Memilih waktu siang hari, yaitu sekitar jam 10.00–14.00 bisa jadi pilihan terbaik. 

Efek Samping Lari Siang Hari 

Efek Samping Lari Siang Hari

Selain banyak manfaatnya, adakan efek samping melakukan kegiatan lari di siang hari? Melansir berbagai laman, ada beberapa akibat yang harus diwaspadai seperti: 

1. Dehidrasi

Kehilangan cairan akibat aktivitas di luar ruangan tentunya sangat mungkin terjadi, terlebih ketika lari di siang hari. Kondisi seperti ini bisa terjadi akibat tubuh mengeluarkan banyak cairan melalui keringat. Sementara itu, asupan cairan sangat kurang sehingga tubuh mengalami dehidrasi. Bahkan, panas matahari bisa memicu keadaan yang semakin parah. 

2. Kulit Terbakar (Radiasi)

Paparan sinar matahari langsung ke kulit pada siang hari, terutama ketika lari bisa memicu iritasi. Penyebabnya adalah radiasi sinar ultraviolet (UV) yang bisa menyebabkan kulit terbakar. Apabila terjadi secara terus-menerus maka bisa memicu berbagai masalah pada kulit, seperti kemerahan, perubahan warna kulit yang drastis, dan penuaan dini. Oleh karenanya, 

3. Menurunkan Performa Tubuh

Lari siang hari umumnya memacu tubuh untuk lebih tahan, baik terhadap paparan sinar matahari maupun terhadap dehidrasi. Melakukannya secara rutin tentu bisa menurunkan performa tubuh. Sebab, paparan sinar matahari dan dehidrasi memberikan efek yang berkepanjangan bagi tubuh. Hasilnya, tubuhmu perlu mengembalikan performa dalam beberapa waktu. 

4. Mudah Lelah

Kelelahan jadi akibat yang paling mudah dirasakan ketika lari di siang hari. Kondisi ini dipengaruhi oleh berbagai hal, seperti kepanasan, dehidrasi, hingga penurunan performa tubuh. Hasilnya, memilih waktu lari di siang hari akan lebih cepat merasa lelah dibanding waktu lainnya, seperti pagi atau sore hari. 

Itulah beberapa efek lari siang hari yang bisa jadi bahan pertimbangan. Pasalnya, mengetahui beberapa hal tersebut akan membantumu memilih waktu terbaik untuk melakukan olahraga lari. 

Apakah Lari Siang Bisa Menurunkan Berat Badan?

Apakah Lari Siang Bisa Menurunkan Berat Badan

Lari yang dilakukan secara konsisten, baik itu pagi, siang, maupun sore bisa menjaga berat badan ideal. Pasalnya, melakukan aktivitas lari akan memaksa tubuh untuk terus bergerak. Hal ini akan memicu pembakaran lemak yang konsisten. 

Proses pembakaran lemak secara terus-menerus tersebut tentunya akan menurunkan timbunan lemak pada tubuh. Hasilnya, berat badan bisa berkurang, terutama jika sebelumnya berat badannya berlebih dan tidak berolahraga. 

Selain itu, bagi mereka yang sudah secara konsisten olahraga lari, biasanya berat badannya akan terjaga (ideal). Hal ini karena lari memang bisa menjaga berat badan ideal. Sebab makanan yang masuk ke tubuh menjadi energi yang terbakar ketika lari. Oleh karenanya, tidak terjadi timbunan lemak dalam tubuh. 

Jadi, apakah baik lari siang hari? Semua olahraga lari, baik itu pagi, siang, maupun sore baik untuk tubuh. Asalkan, kamu melakukannya secara konsisten dan tahu batasan-batasan dari efek yang bisa ditimbulkan. 

Jogging Paling Bagus Jam Berapa? 

Jogging Paling Bagus Jam Berapa

Buat yang sudah terbiasa jogging, kamu mungkin penasaran mengenai waktu terbaik melakukan olahraga ini. Melansir laman Run Strong Run, ada dua waktu yang direkomendasikan, yaitu pagi dan sore. 

Masing-masing waktu tersebut memiliki keunggulan dan kelemahan seperti: 

Jogging Pagi Hari 

Lari kecil pada pagi hari biasanya dilakukan setelah seseorang bangun tidur. Hal ini membuatnya punya banyak manfaat, seperti meningkatkan motivasi beraktivitas, lebih aktif, menurunkan berat badan, membangun otot, meningkatkan suasana hati, dan menurunkan tekanan darah sistolik. 

Terlihat banyak manfaatnya bukan? Tapi, ternyata ada beberapa kelemahannya juga, lho. Pasalnya, lari di pagi hari memang lebih berisiko terhadap cedera. Kondisi ini dipicu tubuh yang telah lama beristirahat dan belum melakukan pemanasan. Hasilnya, jogging di pagi hari tetap punya kelebihan dan kekurangannya. 

Jogging Sore Hari 

Lari ketika sore, misalnya pada pukul 15.00–17.00 atau 18.00–20.00 dinilai lebih bagus dibanding waktu-waktu yang lain. Pasalnya, memiliki kelebihan, seperti meningkatkan daya tahan, membangun daya tahan, dan menurunkan risiko cedera. 

Meski demikian, kekurangannya adalah memiliki aktivitas malam hari, bekerja larut malam, dan berbagai aktivitas lainnya jadi selesai lebih malam. Padahal, malam hari adalah waktunya tubuh untuk beristirahat. Oleh karenanya, beberapa hal tersebut jadi kelemahan yang harus dipertimbangkan. 

Badan Pegal Setelah Lari? Yuk, Bantu Redakan dengan Minyak Waji

Minyak Waji, Produk Minyak Balur Terbaik

Kalau kamu baru saja membiasakan lari atau jogging, baik di pagi, siang, atau sore mungkin badanmu akan terasa pegal-pegal. Sebenarnya, kondisi ini merupakan hal yang wajar sebagai reaksi otot terhadap aktivitas yang baru dimulai. 

Tapi, sebenarnya kamu bisa mencegahnya, yaitu dengan Minyak Balur Waji. Formula 10+ Botanical Essences mampu membantu meredakan nyeri otot dan sendi hingga pegal-pegal. Sebab, terdapat minyak alami, seperti minyak sereh, jojoba, kayu putih, dan pala.

Membalurkan Minyak Waji, baik sebelum maupun sesudah lari akan mencegah sekaligus meredakan pegal-pegal. Yuk, dapatkan produknya sekarang juga melalui website resminya di www.wajiofficial.id!

Keranjang Belanja
Chat dengan CS Waji
Scroll to Top