Ibu, temukan berbagai Rekomendasi Essential Oil untuk Bayi disini, ya! Banyak pilihan essential oil yang menghadirkan berbagai kebaikan untuk si kecil, lho!
Belakangan, popularitas minyak esensial (essential oil) di masyarakat semakin tinggi. Hal ini berkaitan dengan berbagai manfaatnya, baik untuk orang dewasa maupun anak-anak, termasuk bayi.
Manfaat minyak esensial dinilai lebih alami untuk meredakan, mengatasi, dan mengobati berbagai masalah kesehatan. Meski demikian, Ibu perlu hati-hati dalam memilih jenis yang tepat, terutama untuk bayi.
Yuk, simak di bawah ini rekomendasi essential oil yang aman untuk bayi!
Apa itu Essential Oil?

Melansir laman National Institute of Environmental Health Sciences, minyak esensial (essential oil) adalah ekstrak tumbuhan pekat yang mempertahankan aroma dan rasa alami sumbernya.
Minyak tersebut diperoleh dengan cara pengepresan mekanis atau penyulingan. Meski demikian, setiap jenisnya memiliki komposisi kimia yang unik, sehingga memengaruhi bau, penyerapan, dan efeknya pada tubuh.
Ibu tahu nggak contoh-contoh minyak esensial? Menurut laman Cleveland Clinic, beberapa jenis minyak esensial, yaitu minyak lavender, pohon teh, kemenyan, pepermin, kayu putih, lemon, sereh, jeruk, rosemary, bergamot, dan cedar.
Umumnya, berbagai jenis minyak esensial tersebut digunakan dalam aromaterapi. Penggunaan ini terkait pengobatan komplementer yang menggunakan bau atau aroma dari minyak. Tujuannya adalah meningkatkan kesehatan seseorang, yaitu dari bayi hingga orang dewasa.
Lalu, apa saja manfaat minyak esensial? Berikut beberapa manfaat yang umumnya bisa didapatkan ketika menggunakannya, namun dalam cara dan batas penggunaan yang aman.
- Membantu meningkatkan suasana hati.
- Menurunkan risiko stres yang memicu meningkatkan produktivitas kerja dan fokus.
- Meningkatkan kualitas tidur.
- Membunuh bakteri, jamur, dan virus.
- Mengurangi kecemasan dan rasa sakit.
- Mengurangi peradangan dalam tubuh akibat berbagai faktor.
- Mengurangi rasa mual yang mengganggu kenyamanan.
- Meredakan sakit kepala.
Itulah manfaat yang bisa Ibu dapatkan dan berikan pada si Kecil apabila menggunakan minyak esensial. Oleh karenanya, hal tersebut bisa jadi bahan pertimbangan untuk Ibu memilih jenis minyak yang cocok dengan kulit si Kecil.
Essential Oil untuk Bayi Batuk Pilek
Ibu, meskipun ada banyak jenis minyak esensial, namun tidak semuanya cocok atau baik untuk mengatasi batuk pilek, lho. Melansir artikel American College of Healthcare Sciences, berikut beberapa jenis yang direkomendasikan untuk membantu mengatasi hal tersebut:
1. Minyak Kayu Putih
Minyak yang bersumber dari pohon kayu putih ini memang sangat populer di masyarakat. Sebab, ada banyak manfaat yang bisa diberikan untuk mengatasi berbagai masalah, seperti batuk dan pilek.
Manfaat tersebut didapatkan dengan cara menghirup uap minyak kayu putih. Cara ini bisa Ibu terapkan apabila minyak masih dalam kondisi murni. Artinya, minyak kayu putih belum dicampur dengan minyak pengencer lainnya (carrier oil).
Tapi, apabila minyak kayu putih sudah dalam bentuk formulasi tertentu yang langsung bisa digunakan maka langsung bisa digunakan. Caranya dengan menghirup aromanya dan mengoleskan pada area tertentu, seperti hidung, perut, dada, dan leher.
Melakukan aktivitas tersebut akan membantu melancarkan pernapasan dan meredakan demam. Hasilnya, menggunakan minyak kayu putih sangat baik untuk bayi yang sedang batuk dan pilek.
2. Minyak Lemon (Lemon Oil)
Selanjutnya, Ibu juga bisa memanfaatkan minyak lemon untuk meredakan batuk dan pilek si Kecil.
Caranya dengan mencampurkannya pada air untuk mandi sebanyak satu tetes, memasukkannya sebagai campuran diffuser nebulizing, dan menggunakannya pada area tubuh tertentu, syaratnya sudah dicampur dengan carrier oil.
Menggunakan minyak esensial lemon bisa membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh, mengatasi batuk dan kongesti bronkial, dan menghambat bakteri penyebab pneumonia. Oleh karenanya sangat baik untuk bayi yang sedang batuk dan pilek.
3. Minyak Pohon Teh Selandia Baru (Manuka)
Minyak esensial ini juga bisa untuk kongesti bronkial/bronkitis, kongesti sinus/sinusitis, dan telah terbukti ampuh dalam menghambat pertumbuhan streptococcus (bakteri penyebab radang tenggorokan), dan bakteri penyebab pneumonia.
Menggunakan minyak esensial jenis ini sangat direkomendasikan untuk bayi. Oleh karenanya, Ibu bisa memilih minyak esensial jenis ini yang aman digunakan untuk si Kecil.
4. Minyak Rosemary
Minyak esensial yang terbuat dari tanaman rosemary ini sangat baik untuk infeksi pernapasan dan sinusitis.
Manfaatnya bisa Ibu berikan pada si Kecil dengan mengoleskannya atau menghirup aromanya sebelum tidur. Oleh karenanya, jenis minyak esensial satu ini juga sangat direkomendasikan untuk bayi dan anak-anak.
5. Minyak Mint
Peppermint memang cukup populer di masyarakat ya, Bu. Kondisi ini pula yang menyebabkan minyak esensial dari tanaman ini sangat sering digunakan untuk mengatasi masalah kesehatan tertentu, seperti sinusitis dan bronkitis.
Meski demikian, penggunaannya tidak boleh pada mereka yang di bawah usia dua tahun.
Essential Oil untuk Bayi Tidur Nyenyak
Selain untuk batuk dan pilek, essential oil juga bisa dimanfaatkan untuk mendukung tidur bayi yang berkualitas.
Sumbernya, baik dari aroma, kandungan, maupun rasa setelah menggunakannya. Berikut beberapa rekomendasi minyak esensial yang bisa Ibu pilih:
1. Minyak Lavender (Lavender Oil)
Setiap orang pasti kenal dengan minyak lavender. Minyak esensial dari tanaman lavender ini memang punya banyak manfaat, salah satunya meningkatkan kualitas tidur bayi. Pasalnya, aromaterapi lavender mampu membantu tubuh jadi lebih rileks. Hasilnya, tidur jadi lebih berkualitas.
Selain itu, aroma minyak lavender juga sangat tidak disukai oleh serangga, salah satunya nyamuk. Manfaat ini tentunya akan mencegah bayi dari gigitan nyamuk.
Bahkan, mengoleskannya pada kulit bisa melindungi dan meredakan gigitan serangga. Oleh karenanya, minyak lavender sangat direkomendasikan untuk bayi agar tidur lebih nyenyak.
Selengkapnya: Manfaat Lavender Oil untuk Bayi.
2. Minyak Kayu Putih
Selanjutnya, minyak kayu putih juga bermanfaat untuk meningkatkan kualitas tidur. Seperti menurut National Association for Holistic Aromatherapy (NAHA), minyak esensial dari tanaman kayu putih ini bisa membantu menenangkan pikiran, mencegah stres, dan meningkatkan kualitas tidur.
Caranya dengan memberikan aromaterapi, seperti memijat, berendam dalam minyak esensial, dan menghirupnya.
Tindakan ini dianggap lebih efektif dan tidak membutuhkan peralatan khusus. Oleh karenanya, minyak kayu putih juga sangat direkomendasikan untuk meningkatkan kualitas tidur bayi.
3. Minyak Ekaliptus
Minyak ekaliptus adalah minyak esensial yang berasal dari daun Eucalyptus globulus. Menurut Jurnal Universitas Padjajaran, manfaatnya mampu mengobati TBC paru-paru, diabetes, obat pilek, antiseptik, asma, desinfektan, terapi malaria, antibakteri, antifeedant, anti fungi, pengusir serangga atau repellant sedangkan untuk batang dimanfaatkan sebagai antivirus.
Manfaatnya dalam mengusir serangga tentunya akan mendukung bayi untuk tidur lebih nyenyak. Pasalnya, aromanya akan mencegah serangga untuk mendekat dan menggigit bayi. Hasilnya, bayi jadi lebih terlindungi dari berbagai gangguan serangga.
4. Minyak Lemon
Selain bermanfaat untuk meredakan batuk pilek pada bayi, minyak lemon nyatanya juga bisa untuk meningkatkan kualitas tidur. Hal ini karena aromaterapinya membantu mengurangi stres. Hasilnya, bayi bisa tidur lebih nyenyak dibanding biasanya.
Melansir Bali Medical Journal, minyak lemon atau sereh memang memiliki aromaterapi yang membuat penggunanya merasa lebih rileks, nyaman, tidur nyenyak, dan menurunkan kecemasan.
Oleh karenanya, jenis minyak ini sangat direkomendasikan untuk meningkatkan kualitas tidur.
Itulah beberapa jenis minyak esensial yang baik untuk mengatasi batuk pilek dan meningkatkan kualitas tidur bayi. Ibu bisa memilih salah satu atau beberapa yang cocok untuk si Kecil. Tapi, dengan catatan minyak esensial yang sudah dicampur dengan carrier oil.
Alasannya, minyak esensial yang masih murni akan sangat bahaya apabila langsung diberikan pada bayi. Beberapa dampak yang umumnya muncul, seperti reaksi alergi, gangguan pernapasan, dan toksisitas.

Lalu, minyak jenis apa yang aman untuk bayi? Waji Minyak Telon Plus bisa jadi pilihannya. Sebab, minyak telon dengan campuran bahan alami, seperti minyak kelapa (Virgin Coconut Oil/VCO), minyak adas (Fennel Oil), minyak kayu putih (Cajuputi Oil), minyak sereh (Citronella Oil), minyak lavender (Lavender Oil), minyak buah juniper (Juniper Berry Oil), minyak bunga marigold (Calendula Oil), minyak bawang merah (Shallot Oil), dan minyak adas (Aniseed Oil) sangat aman digunakan untuk bayi dan anak-anak.
Pasalnya, minyak esensial di dalamnya sudah diformulasikan dengan carrier oil sehingga mampu memberikan 4 Perlindungan Alami seperti:
- Membantu memberikan rasa hangat pada bayi.
- Membantu meredakan gejala masuk angin, perut kembung, dan mual.
- Aromanya membantu menghindari gigitan nyamuk dan serangga.
- Membantu meringankan gatal-gatal dan kemerahan pada kulit akibat gigitan nyamuk dan serangga.
Jadi, tunggu apa lagi? Ibu harus dapatkan Minyak Telon terbaik dari Waji sekarang juga untuk si Kecil bebas batuk pilek dan tidur lebih nyenyak! Waji Minyak Telon Plus, Sehangat Kasih Ibu.
