Benjolan di Gusi Anak, Apakah Berbahaya? Cek Penyebab dan Solusinya

Benjolan di Gusi Anak, Apakah Berbahaya Cek Penyebab dan Solusinya

Saat Ibu menemukan benjolan di gusi si Kecil, wajar kalau langsung merasa khawatir. Apakah ini tanda tumbuh gigi, infeksi, atau sesuatu yang berbahaya? Tapi, tenang dulu ya, Bu sebab benjolan di gusi anak memang bisa terjadi karena berbagai hal. 

Sebagian besar tidak berbahaya serta bisa sembuh dengan perawatan yang tepat di rumah. Namun, ada juga kondisi tertentu yang perlu diperiksa oleh dokter gigi anak agar tidak berkembang menjadi masalah serius. 

Nah, artikel ini akan membahas penyebab dan cara menghilangkan benjolan pada gusi anak-anak. Yuk, simak selengkapnya di bawah ini! 

Apa itu Benjolan di Gusi Anak?

benjolan di gusi anak

Benjolan di gusi adalah pembengkakan kecil atau besar yang muncul di jaringan gusi. Warnanya bisa putih, merah muda, kemerahan, atau bahkan kekuningan jika berisi nanah. Pada anak, benjolan ini bisa muncul karena proses alami seperti tumbuh gigi, namun bisa juga disebabkan oleh infeksi bakteri, trauma, atau abses gusi.

Menurut Ikatan Dokter Gigi Anak Indonesia (IDGAI), masalah gusi pada anak tidak boleh diabaikan karena gusi yang sehat adalah fondasi utama untuk pertumbuhan gigi yang kuat dan sehat di masa depan.

Oleh karenanya, setiap orang tua harus tahu mengenai kondisi yang sangat bisa terjadi pada anak, seperti benjolan pada area gusi. 

Apakah Berbahaya Benjolan di Gusi Anak?

benjolan di gusi anak

Bahaya atau tidaknya kondisi tersebut tergantung pada penyebabnya ya, Bu. Ada kondisi yang normal dan bisa sembuh sendiri, tapi ada juga yang membutuhkan penanganan medis segera.

Berikut beberapa kemungkinan penyebabnya:

1. Tumbuh Gigi (Gum Eruption Cyst)

Ini adalah penyebab paling umum ya, Bu. Sebab, saat gigi susu anak akan tumbuh, bisa muncul benjolan berwarna kebiruan di gusi. Kondisi ini disebut eruption cyst dan tidak berbahaya. Meskipun tidak berbahaya, Ibu tetap harus mengetahui beberapa cirinya: 

  • Biasanya terjadi pada anak usia 6 bulan ke atas.
  • Tidak menimbulkan rasa sakit berlebih.
  • Akan hilang sendiri setelah gigi menembus gusi.

2. Abses Gusi (Infeksi Bakteri)

Selanjutnya, jika benjolan tampak merah, nyeri, atau berisi nanah, kemungkinan besar adalah abses gusi. Kondisi ini juga bisa memicu benjolan pada gusi. Berikut beberapa penyebab dan gejalanya yang bisa Ibu perhatikan:

  • Terjadi akibat infeksi bakteri pada gigi berlubang atau gusi luka.
  • Biasanya disertai demam, nyeri berdenyut, dan bau mulut.
  • Kondisi ini tidak boleh dibiarkan, karena infeksi bisa menyebar ke jaringan lain.

3. Cedera atau Luka di Gusi

Si Kecil yang aktif bisa saja menggigit benda keras, terjatuh, atau terkena sikat gigi. Luka tersebut bisa menimbulkan benjolan kecil akibat peradangan. Pasalnya, gusi termasuk area yang sangat sensitif dan mudah terluka. Oleh karenanya, cedera akibat sesuatu bisa membuat kondisinya sangat buruk. 

4. Kista atau Kelainan Lainnya

Meski jarang, beberapa benjolan di gusi bisa disebabkan oleh kista atau kelainan jaringan mulut. Biasanya tidak nyeri, tapi tidak akan hilang tanpa tindakan dokter. Apabila si Kecil mengalami kondisi ini maka sebaiknya segera ditangani oleh tenaga medis profesional. 

Apakah Abses Gusi pada Anak Bisa Sembuh Sendiri?

Sayangnya, tidak bisa, Bu. Abses gusi adalah infeksi aktif yang memerlukan penanganan medis, seperti pemberian antibiotik atau tindakan drainase (pengeluaran nanah). Jika dibiarkan, infeksi bisa menyebar ke gigi lain, rahang, atau bahkan ke organ lain melalui aliran darah.

Menurut American Academy of Pediatric Dentistry (AAPD), anak dengan abses gusi harus segera diperiksa oleh dokter gigi anak dalam waktu 24–48 jam sejak gejala muncul. Penanganan dini akan membantu mengurangi rasa sakit dan mencegah komplikasi lebih lanjut.

Cara Menghilangkan Benjolan di Gusi Anak

benjolan di gusi anak

Cara mengatasi benjolan pada gusi anak-anak sangat tergantung pada penyebabnya. Berikut panduan umum yang bisa Ibu lakukan:

Jika Penyebabnya Tumbuh Gigi

Ibu bisa melakukan cara-cara berikut untuk meredakan gusi yang membengkak pada anak jika penyebabnya akibat tumbuh gigi: 

  • Kompres dingin gusi si Kecil dengan kain lembap yang bersih.
  • Berikan teether dingin untuk membantu mengurangi nyeri.
  • Jaga kebersihan mulut dengan lap lembap atau sikat gigi bayi lembut.
  • Hindari memberi benda keras untuk digigit.

Biasanya benjolan akan hilang setelah gigi tumbuh sempurna, sekitar 1–2 minggu.

Jika Penyebabnya Luka atau Iritasi

Berbeda dengan cara penanganan sebelumnya, apabila penyebabnya adalah luka atau iritasi maka cara berikut bisa Ibu pilih: 

  • Bilas mulut si Kecil dengan air hangat.
  • Hindari makanan panas, asam, atau terlalu keras.
  • Pastikan sikat gigi anak lembut dan digunakan dengan hati-hati.

Jika Penyebabnya Abses atau Infeksi

Ibu bisa melakukan cara-cara berikut jika yang menjadi penyebabnya adalah infeksi pada gusi: 

  • Segera bawa ke dokter gigi anak.
  • Dokter mungkin akan memberikan antibiotik untuk infeksi.
  • Jika ada nanah, dokter akan melakukan drainase ringan.
  • Lanjutkan dengan menjaga kebersihan mulut secara teratur.

Baca Juga: Penyebab Gusi Berdarah Saat Sikat Gigi.

Perawatan Rumahan untuk Meredakan Nyeri

Terakhir, berikut beberapa cara yang bisa Ibu lakukan di rumah untuk meredakan nyeri akibat benjolan pada gusi: 

  • Berikan obat pereda nyeri anak (seperti paracetamol) sesuai petunjuk dokter.
  • Kompres dingin di pipi bagian luar bisa membantu mengurangi bengkak.
  • Berikan cairan yang cukup agar si Kecil tidak dehidrasi.

Benjolan di gusi anak memang bisa membuat Ibu khawatir, tapi penyebabnya tidak selalu berbahaya. Jika benjolan muncul karena tumbuh gigi, biasanya akan hilang sendiri tanpa pengobatan. 

Namun, bila benjolan tampak merah, nyeri, atau berisi nanah, itu bisa jadi abses gusi yang memerlukan perawatan dokter. Yang terpenting, selalu jaga kebersihan mulut si Kecil dan lakukan pemeriksaan gigi rutin agar masalah bisa dicegah sejak dini.

Manfaat pasta gigi herbal

Menjaga kebersihan gigi dan mulut secara menyeluruh bisa Ibu ajarkan dengan sikat gigi menggunakan Pasta Gigi Herbal. Pasta gigi dengan 98% Bahan Alami, tanpa SLS dan Paraben ini baik untuk semua usia, termasuk anak-anak. 

Menggunakannya secara rutin mampu memberikan 5 Proteksi Alami: 

  • Menjaga kesehatan gigi dan gusi. 
  • Mencegah gigi berlubang. 
  • Melindungi gigi dari plak. 
  • Menyegarkan napas dan mulut. 
  • Membuat gigi lebih cerah alami. 

Jadi, tunggu apalagi? Yuk, ajarkan si Kecil menyikat gigi dengan menggunakan Pasta Gigi Herbal Waji untuk memiliki gusi yang lebih sehat! 

Keranjang Belanja
Chat dengan CS Waji
Scroll to Top