Penyebab Gusi Berdarah Saat Sikat Gigi, Normalkah Kondisi Tersebut?

Penyebab Gusi Berdarah Saat Sikat Gigi, Normalkah Kondisi Tersebut

Apakah kamu sering mengalami gusi berdarah, terutama saat sedang menyikat gigi? Kondisi tersebut ternyata bisa dipicu oleh banyak faktor, lho. Nah, faktor-faktor penyebabnya harus kamu ketahui. 

Sebab, jika dibiarkan terus-menerus maka bisa memicu berbagai masalah lain, salah satunya infeksi gusi. Oleh karenanya, kamu perlu harus memahami berbagai penyebab, risiko, hingga ciri-ciri infeksi gusi. Yuk, simak selengkapnya di bawah ini! 

Penyebab Gusi Berdarah saat Sikat Gigi

gusi berdarah saat sikat gigi

Setiap orang pasti menyikat gigi, minimal dua kali sehari, yaitu sebelum beraktivitas di pagi hari dan sebelum tidur di malam hari. Meski jadi aktivitas yang biasa, namun tidak sedikit orang nyatanya memiliki masalah ketika menyikat gigi. 

Salah satu masalah yang umum terjadi adalah gusi berdarah. Kondisi ini sebenarnya dipicu oleh beberapa faktor. Umumnya, faktor-faktor berikut paling sering menyebabkan seseorang mengalami gusi berdarah saat menyikat gigi: 

Terlalu Keras Menyikat Gigi

Gusi berdarah saat sikat gigi paling sering dipicu oleh aktivitas menyikat gigi itu sendiri. Biasanya, seseorang menggerakkan sikat giginya terlalu keras. Cara tersebut tentunya akan melukai gusi. 

Alasannya, seperti melansir laman Siloam Hospitals, gusi memiliki sifat yang lunak dan tipis sehingga sangat mudah luka atau berdarah. Menggerakkan sikat gigi terlalu keras memang bisa membersihkan gigi, namun dalam waktu bersamaan juga bisa melukai gusi. 

Faktor pemicu ini bisa kamu hindari dengan mengurangi tekanan ketika menyikat gigi. Selain itu, kamu juga bisa memperlambat gerakannya agar meminimalkan risiko melukai gusi. 

Baca Juga: Penyebab Sariawan di Gusi Belakang Gigi Geraham

Jenis Sikat Gigi yang Kurang Tepat 

Selanjutnya, kamu juga perlu memperhatikan jenis sikat gigi yang digunakan. Sebab, menggunakan jenis sikat gigi tertentu, terutama yang bulu sikatnya terlalu kaku, batang sikat gigi yang tidak sesuai juga memicu gusi berdarah. 

Bulu sikat gigi yang terlalu kaku ketika digunakan berpotensi akan mengenai gigi dan melukainya hingga berdarah. Bahkan, batang sikat gigi yang kurang sesuai dengan fungsinya juga bisa memicu kondisi yang lebih parah, sebab bisa terjadi “menyodok gigi atau gusi”. 

Oleh karenanya, memilih sikat gigi yang tepat, seperti bulu sikat yang halus dan batang sikat gigi yang menyesuaikan gerakan menyikat gigi akan membantu mencegah gusi berdarah. 

Plak atau Karang Gigi 

Selain aktivitas menyikat gigi, penyebab gusi berdarah juga bisa dikarenakan plak atau karang gigi. Pasalnya, plak yang terus menumpuk akan memicu terjadinya karang gigi. Kondisi ini umumnya mengakibatkan gusi mengalami peradangan. 

Radang gusi (gingivitis) adalah peradangan pada gusi yang ditandai dengan warna kemerahan, bengkak, dan mudah berdarah. Melansir laman Cleveland Clinic, kondisi ini merupakan tahap awal penyakit gusi. 

Penyakit pada gusi tersebut memang bisa menyebabkan gusi berdarah ketika sedang menyikat gigi. Tapi, kamu juga bisa mencegahnya dengan menyikat gigi secara rutin. Cara ini akan mencegah terjadinya tumpukan plak yang memicu karang gigi. 

Kebiasaan Merokok 

Meski tidak sehat, kebiasaan merokok jadi aktivitas banyak orang, salah satunya di Indonesia. Padahal, kebiasaan ini juga yang menyebabkan menyebabkan terjadinya gusi berdarah. 

Sebab, rokok itu sendiri, baik yang kretek maupun elektrik mengandung bahan kimia berbahaya. Menurut laman Siloam Hospitals, salah satu dampak bahaya dari bahan tersebut adalah memicu pertumbuhan bakteri jahat di mulut. 

Kebiasaan merokok tentunya membuat pertumbuhan bakteri di mulut semakin tinggi. Akibatnya, gusi sangat rentan mengalami infeksi, peradangan, pembengkakan, dan berdarah. 

Mengurangi kebiasaan merokok akan menurunkan pertumbuhan bakteri jahat. Hasilnya, perlahan-lahan kondisi gusi akan membaik. 

Periodontitis

Periodontitis secara spesifik merupakan penyakit gusi kronis. Penyakit ini secara progresif akan merusak jaringan penyangga gigi. Akibatnya, gigi bisa menjadi goyang dan tanggal. Selain itu, gusi juga sangat mudah berdarah, terutama ketika sedang menyikat gigi. 

Umumnya, periodontitis dialami oleh mereka yang mengalami infeksi infeksi serius pada gusi. Namun, apabila dibiarkan terus-menerus maka bisa memicu penyakit jantung atau stroke. 

Melakukan perawatan gigi dengan baik, seperti menyikat gigi secara teratur, membersihkan sela-sela gigi, dan memeriksakan gigi ke dokter bisa mencegah hal tersebut. Oleh karenanya, untuk kamu yang sering mengalami gusi berdarah harus selalu waspada akan hal ini. 

Perubahan Hormon yang Drastis 

Penyebab gusi berdarah juga kerap dikarenakan perubahan hormon yang drastis. Mereka yang mengalami hal ini biasanya sedang memasuki masa puber, menstruasi, atau kehamilan. Sebab, pada masa-masa tersebut, hormon estrogen dan progesteron sangat mudah meningkatkan aliran darah ke gusi. 

Hasilnya, salah satunya pada ibu hamil, perubahan hormon tersebut bisa memicu melemahnya sistem kekebalan tubuh (imun). Tubuh yang lemah akan sangat mudah mengalami sakit gigi dan infeksi pada gusi. Biasanya, kondisi seperti ini terjadi pada kehamilan trimester pertama. 

Mempersiapkan fase puber, menstruasi, atau kehamilan sangat baik untuk mengatasi perubahan hormon yang terjadi. Oleh karenanya, langkah ini akan membantu mencegah gusi berdarah sebagai efek tidak langsung yang bisa terjadi. 

Diabetes 

Diabetes merupakan penyakit akibat kadar gula darah terlalu tinggi. Penyakit ini nyatanya bisa menjadi salah satu faktor pemicu gusi berdarah. Terlebih, mereka yang terhitung sering mengalami gusi berdarah perlu waspada terhadap diabetes. 

Alasannya, penderita diabetes akan mengalami kesulitan melawan bakteri pada mulut. Penyebabnya karena sistem imun tubuhnya melemah. Akibatnya, bakteri pada mulut bisa berkembang dan menyebabkan plak. 

Plak yang dibiarkan terus menumpuk akan memicu infeksi pada gigi. Akibatnya, gusi sangat mudah berdarah dan tentunya menyebabkan masalah-masalah yang lain. Oleh karenanya, menjaga kadar gula darah dalam tubuh sangat baik untuk mencegah hal tersebut. 

Masalah Kesehatan Tertentu 

Tidak hanya diabetes, masalah kesehatan tertentu juga bisa memicu masalah pada gusi, yaitu hemofilia, trombositopenia, dan kanker darah (leukimia). Beberapa penyakit tersebut sangat berhubungan dengan masalah pembekuan darah. 

Risikonya, apabila sampai terjadi goresan kecil atau luka maka bisa memicu perdarahan, termasuk pada gusi. Kondisi seperti ini akan sangat sulit dihindari, namun bisa dicegah dengan meminimalkan risiko goresan atau luka. 

Kurang Konsumsi Vitamin 

Vitamin termasuk salah satu nutrisi yang sangat diperlukan tubuh, seperti vitamin C dan K. Keduanya memiliki manfaat untuk mempercepat proses penyembuhan luka dan pembekuan darah. Memenuhi kebutuhan vitamin tersebut pada tubuh akan mencegah terjadinya gusi berdarah. 

Alasannya, tubuh yang kekurangan asupan vitamin C dan K menyebabkan gusi akan lebih mudah berdarah. Oleh karenanya, mengonsumsi buah jeruk, sayuran hijau, dan kacang-kacangan sangat baik untuk mencegah hal tersebut. 

Nah, itulah beberapa penyebab gusi bisa berdarah ketika menyikat gigi. Apabila salah satunya sering kamu alami maka sebaiknya segera melakukan pencegahan seperti yang telah disarankan. 

Apakah Normal Jika Keluar Darah saat Menyikat Gigi?

gusi berdarah saat sikat gigi

Umumnya, menyikat gigi adalah aktivitas perawatan gigi untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Jadi, apabila ketika menyikat gigi, kamu mengalami perdarahan pada gusi maka hal tersebut tidaklah aman. 

Pasalnya, menyikat gigi seharusnya tidak melukai bagian lain sekitar gigi. Sebab, apabila sampai membuat gusi berdarah maka bisa memicu berbagai masalah lain. 

Apa yang dilakukan jika gusi berdarah saat menyikat gigi? Kamu bisa melakukan beberapa tindakan atau upaya penanganan seperti: 

Menghentikan Aktivitas Menyikat Gigi 

Tindakan pertama yang harus kamu lakukan adalah berhenti menyikat gigi. Hal ini untuk mencegah kondisi perdarahan pada gusi semakin parah. Sebab, melanjutkannya justru akan membuat luka pada gusi bisa semakin lebar dan perdarahan bisa semakin banyak. 

Gunakan Kapas 

Menggunakan kapan dan menekannya pada area gusi yang berdarah akan membantu menghentikan perdarahan. Meski demikian, kamu tidak perlu melakukannya terlalu keras sehingga menimbulkan rasa sakit. Selain itu, pastikan kapas yang digunakan dalam keadaan bersih. 

Kumur dengan Air Dingin 

Kumur air dingin akan membantu menghentikan perdarahan pada gusi. Alasannya, air dingin akan memicu pembekuan darah lebih cepat. Oleh karenanya, cara berkumur ini akan membantu darah agar tidak keluar melalui luka ketika menyikat gigi. 

Apa Ciri-ciri Infeksi Gusi?

gusi berdarah saat sikat gigi

Infeksi gusi merupakan kondisi gusi yang mengalami infeksi akibat luka, bakteri, atau virus tertentu. Melansir laman Sakra World Hospital, ada beberapa jenis infeksi yang umumnya dialami pada gusi seperti: 

Gingivitis 

Seperti yang telah disebutkan, gingivitis merupakan infeksi pada gusi yang terjadi akibat bakteri. Penumpukan bakteri ini kemudian menyebabkan plak yang ditandai dengan rasa tidak nyaman, kemerahan, dan perdarahan saat menyikat gigi. 

Periodontitis Kronis 

Infeksi gusi selanjutnya terjadi pada masalah periodontitis kronis. Infeksi ini menyebabkan kerusakan bertahap pada tulang penyangga dan jaringan gusi. Akibatnya, mereka yang mengalaminya akan memiliki ciri gigi tanggal jika tidak dirawat dengan benar. 

Periodontal Nekrotikans 

Infeksi sangat parah yang terjadi pada gusi disebut periodontal nekrotikans. Hal ini dikarenakan penderitanya mengalami kekurangan gizi dan sistem kekebalan tubuh. Cirinya akan terjadi peradangan hebat, kerusakan jaringan yang cepat, dan ulkus yang menyakitkan. 

Abses Gusi 

Abses gusi adalah infeksi yang terjadi dalam jaringan gusi akibat infeksi bakteri. Penderitanya akan mengalami ciri-ciri pembengkakan, nyeri, dan terbentuknya kantong berisi nanah. 

Menghindari terjadinya hal tersebut bisa dilakukan dengan memilih Pasta Gigi Herbal Waji. Diformulasikan dari 98% Bahan Alami, tanpa SLS dan Paraben sangat baik untuk kesehatan gigi dan gusi.

Pasta Gigi Herbal Waji

Selain itu, pasta gigi herbal ini juga mengandung fluoride sehingga memiliki daya abrasif yang rendah. Hal ini akan mencegah terjadinya peradangan atau luka pada gigi dan gusi. Oleh karenanya, Pasta Gigi Herbal Waji bisa jadi pilihan terbaik untuk kamu yang sering mengalami gusi berdarah. 

Yuk, pakai Pasta Gigi Herbal Wwaji sekarang juga untuk Senyum Sehat Alami kamu

Keranjang Belanja
Chat dengan CS Waji
Scroll to Top