Bulan puasa hampir tiba, saatnya kamu menyiapkan diri untuk menyambutnya dengan penuh bahagia. Salah satu caranya menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan menyikat gigi secara rutin. Langkah ini memastikan kamu bebas dari bau mulut, terutama saat puasa.
Tapi, apakah boleh sikat gigi saat puasa? Pertanyaan ini sering muncul setiap kali akan memasuki bulan Ramadan. Nah, artikel berikut akan memberikan jawabannya secara detail. Yuk, simak selengkapnya di bawah ini!
Apakah Boleh Sikat Gigi Saat Puasa?

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, kamu harus tahu bahwa puasa adalah menahan diri untuk tidak makan dan minum. Selain itu, juga menahan hawa nafsu dan hal-hal yang tidak diperbolehkan dilakukan saat berpuasa. Waktunya dari fajar hingga terbenamnya matahari.
Lalu, apakah boleh sikat gigi saat puasa pakai odol, ketika jam 7 pagi dan siang hari? Ada perbedaan pendapat menurut para ulama. “Saat puasa” artinya waktu antara fajar hingga terbenamnya matahari.
Sebagian ulama menyebut bahwa menyikat gigi saat puasa diperbolehkan. Meski demikian, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan. Melansir laman NU Online, berikut hal yang dimaksud:
- Pastikan air yang digunakan untuk berkumur ketika sikat gigi tidak tertelan sedikit pun.
- Patikan pasta gigi yang digunakan juga tidak tertelan atau masuk ke tenggorokan.
- Pastikan tidak ada bulu sikat gigi yang ikut tertelan.
Menelannya atau merasakan bahwa beberapa hal tersebut masuk ke tenggorokan maka akan membatalkan puasa. Oleh karenanya, kamu perlu sangat berhati-hati jika ingin menyikat gigi saat puasa.
Selanjutnya tentang pandangan ulama yang tidak memperbolehkan sikat gigi, terutama saat berpuasa. Masih melansir laman yang sama, disebutkan bahwa hukum melakukan aktivitas sikat gigi ketika puasa adalah makruh.
Menurut laman SMAIT Ummul Quro Bogor, makruh adalah sesuatu yang apabila ditinggalkan mendapat pahala dan apabila tidak dikerjakan tidak mendapatkan dosa. Menyikat gigi ini ketika puasa akan lebih baik apabila tidak dilakukan.
Alasannya, melakukan aktivitas sikat gigi ketika puasa sangat berisiko untuk membatalkan puasa. Misalnya, menelan air, pasta gigi, atau bulu sikat ketika sedang menyikat gigi. Baik disengaja maupun tidak, hal-hal tersebut dinilai membatalkan puasa.
Oleh karenanya, ada dua pandangan mengenai sikat gigi saat puasa, yaitu diperbolehkan dan tidak diperbolehkan, baik menggunakan odol, ketika jam 7 pagi, maupun di siang hari.
Waktu Terbaik Sikat Gigi Saat Bulan Puasa

Adanya dua pandangan yang berbeda terkait menyikat gigi ketika puasa maka memengaruhi waktunya. Artinya, bagi mereka yang memperbolehkan maka bisa melakukannya ketika:
- pagi hari
- sore hari
- sebelum tidur
Waktu-waktu tersebut tentunya akan berbeda bagi mereka yang berpandangan bahwa tidak boleh menyikat gigi saat puasa. Mereka yang mengikuti pandangan ini sangat disarankan untuk mengikuti waktu terbaik sikat gigi saat bulan puasa:
- setelah makan sahur
- setelah berbuka puasa
- sebelum tidur
Waktu-waktu tersebut dinilai aman untuk mencegah batal puasa, baik yang tidak disengaja maupun disengaja. Pasalnya, sikat gigi setelah makan sahur, setelah berbuka puasa, dan sebelum tidur merupakan waktu-waktu sudah tidak berpuasa.
Oleh karenanya, waktu tersebut sangat disarankan menyesuaikan boleh atau tidaknya sikat gigi ketika berpuasa.
Tips Sikat Gigi Saat Puasa

Selain mengikuti waktu terbaik sikat gigi saat bulan puasa, kamu juga bisa mengikuti tips berikut untuk menjaga kesehatan dan kebersihan gigi selama puasa:
1. Pastikan Tidak Melewatkan Waktu Sikat Gigi
Meski terdapat perbedaan waktu menyikat gigi, namun memastikan tetap sikat gigi dan tidak melewatkannya adalah tips paling penting. Pasalnya, rutin menyikat gigi saat puasa akan menjaga kondisi gigi dan mulut tetap bersih dan sehat.
Kondisi tersebut juga akan memastikan mulut bebas dari bau tidak sedap. Alasannya, waktu puasa memicu mulut kehilangan banyak cairan sehingga sering memicu bau. Hasilnya, menyikat gigi yang paling direkomendasikan adalah ketika setelah makan sahur dan setelah berbuka puasa.
Kedua waktu tersebut memastikan bahwa menyikat gigi akan membersihkan mulut dari sisa makanan sahur dan berbuka. Hasilnya, mulut selalu dalam kondisi bersih, baik dari sisa makanan maupun bakteri. Oleh karenanya, kamu sangat tidak direkomendasikan untuk melewatkan sikat gigi saat puasa.
2. Menggunakan Pasta Gigi Tertentu
Memilih pasta gigi dengan kandungan daun mint sangatlah disarankan. Pasalnya, daun mint mengandung menthol dan antibakteri yang sangat diperlukan untuk kesehatan gigi dan mulut, terutama ketika puasa.
Kandungan mentholnya akan membantu menyegarkan napas seharian. Adapun antibakterinya membantu mulut dalam mencegah pertumbuhan bakteri, terutama yang memicu bau.
Oleh karenanya, pasta gigi dengan kandungan daun mint sangatlah direkomendasikan, baik untuk sehari-hari maupun saat puasa.
3. Menggunakan Siwak
Siwak adalah akar dan ranting pohon yang sejak zaman dulu digunakan untuk menyikat gigi secara alami. Ini karena kandungan antibakteri, fluoride, silika, kalsium, klorida, dan sodium bikarbonat yang sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan sekaligus kebersihan gigi dan mulut.
Alasannya, berbagai kandungan tersebut mampu memperkuat email gigi, mencegah gigi berlubang, membersihkan permukaan gigi dari plak, mencegah penyakit gusi dan bau mulut, serta mengurangi peradangan dan mempercepat proses penyembuhan.
Oleh karenanya, menggunakan siwak untuk membersihkan gigi sangat baik untuk menjaga gigi dan mulut tetap bersih dan terhindar dari bau mulut saat puasa.
4. Lakukan dengan Lembut
Menyikat gigi dengan lembut sangat disarankan, baik saat puasa maupun tidak. Saran ini untuk memastikan kamu terhindar dari menelan pasta gigi. Pasalnya, menyikat gigi dengan kasar bisa memicu tersedak hingga menelan busa pasta gigi. Oleh karenanya, memastikan gerakan menyikat yang lembut akan membuatmu lebih aman.
5. Kumur dengan Obat Kumur
Menutup aktivitas menyikat gigi dengan obat kumur juga sangat direkomendasikan. Hal ini untuk memastikan gigi dan mulutmu bersih sepanjang hari. Sebab, obat kumur umumnya dibuat dengan berbagai kandungan antibakteri yang mampu mencegah pertumbuhan bakteri. Langkah ini sangat direkomendasikan, terutama ketika bulan puasa.
Itulah 5 tips sikat gigi saat puasa yang harus kamu ketahui. Mengikuti semua tips tersebut akan memberimu hasil yang maksimal. Oleh karenanya, buat kamu yang menginginkan gigi dan mulut yang sehat, bersih, dan tidak bau saat puasa maka mulailah dari sekarang.
Tips Menjaga Kebersihan Gigi dan Mulut selama Puasa

Menyikat gigi saja tidak cukup untuk menjaga kebersihan gigi dan mulut selama puasa. Kamu perlu melakukan beberapa tips berikut:
1. Rutin Membersihkan Lidah
Membersihkan lidah secara teratur akan menjaga lidah tetap bersih dari sisa makanan. Sebab, sisa makanan yang dibiarkan bisa busuk dan memicu bakteri penyebab bau mulut. Oleh karenanya, membersihkan lidah dengan alat khusus maupun punggung sikat gigi akan menghindarkan dari bau mulut.
2. Membersihkan Sela Gigi dengan Benang Gigi (Flossing)
Rutin membersihkan sela-sela gigi membuat gigi dan mulut selalu dalam kondisi bersih. Hal ini akan mencegah dari sisa makan yang tertinggal, busuk, dan memicu plak pada waktu yang lama. Padahal, plak akan menyebabkan bau mulut.
Hasilnya, membersihkan sela gigi dengan benang gigi sangatlah direkomendasikan, terutama ketika bulan Ramadan. Sebab, dengan cara ini akan mampu mengurangi risiko bau mulut yang membuat tidak nyaman.
3. Konsumsi Air Putih
Mengonsumsi air putih setelah berbuka dan saat sahur juga akan membantu menjaga kebersihan gigi dan mulut saat puasa. Pasalnya, air putih ini akan memastikan bahwa tidak ada sisa makanan yang tertinggal di mulut hingga memicu bau.
Selebihnya, air putih juga membantu menghidrasi tubuh dan mulut selama berpuasa. Hal ini akan mencegah mulut mengalami dehidrasi yang bisa menyebabkan bau. Alasannya, kekurangan cairan selama bulan puasa menyebabkan produksi air liur berkurang.
Kondisi tersebut mengakibatkan mulut selalu dalam keadaan kering. Mulut kering ini nantinya akan berbau. Oleh karenanya, kamu harus memastikan cukup mengonsumsi air putih saat berbuasa.
4. Konsumsi Buah dan Sayur
Buah dan sayur tinggi akan kandungan mineral, vitamin, dan serat yang sangat diperlukan gigi dan mulut saat berpuasa. Mengonsumsinya akan membantu menjaga pemenuhan kebutuhan nutrisi gigi dan mulut, sehingga tetap sehat dan bersih selama berpuasa.
5. Hindari Mengonsumsi Makanan Tertentu
Makanan berbau menyengat, seperti jengkol, petai, gulai, dan makanan berlemak lainnya sangat memicu bau mulut. Menghindari mengonsumsi berbagai makanan tersebut selama berpuasa akan menjaga gigi dan mulut tetap bersih dan sehat. Selain itu, juga menjaga pencernaan tetap lancar.
Itulah beberapa tips menjaga kesehatan gigi dan mulut saat puasa. Melakukan tips tersebut akan memberikan hasil yang maksimal, yaitu gigi dan mulut tetap sehat, bersih, dan terhindar dari bau tidak sedap.
Pasta Gigi Siwak dari Waji, Bantu Gigi dan Mulut Sehat Setiap Saat

Menjaga kebersihan gigi dan mulut tetap optimal selama puasa dengan pilihan tepat. Pasta Gigi Herbal Waji, formula 98% Bahan Alami (siwak, minyak cengkeh, daun mint) hadir untuk membantu membersihkan gigi, menjaga napas tetap segar, dan mendukung kesehatan mulut setiap saat tanpa mengganggu ibadah puasa.
Yuk, saatnya beralih ke perawatan gigi yang lebih alami dan menenangkan dengan Pasta Gigi Herbal Waji!
