Bakteri Pada Gigi Berlubang, Pahami Jenis dan Pencegahannya

bakteri pada gigi berlubang

Hati-hati jika kamu memiliki gigi yang berlubang. Sebab, ada banyak bakteri yang berkembang di dalamnya. Jika dibiarkan, kondisi kerusakan kerusakan gigi bisa semakin parah. Bahkan, bisa juga memicu sakit gigi dan tentunya bau mulut. 

Tapi, apa saja sih bakteri penyebab gigi berlubang? Artikel ini akan membahasnya secara detail, termasuk cara membunuh dan melindungi gigi dari bakteri. Yuk, simak selengkapnya di bawah ini! 

Jenis Bakteri pada Gigi Berlubang

bakteri pada gigi berlubang

Kamu harus tahu bahwa gigi yang berlubang adalah sarang bagi banyak bakteri. Melansir laman Hermina Hospitals, beberapa jenis bakteri yang umumnya bersarang pada gigi berlubang, yaitu Streptococcus mutans, Streptococcus mitis., dan Streptococcus sanguinis

Ketiganya termasuk bakteri Streptococcus yang masing-masingnya memiliki karakter tersendiri seperti: 

1. Streptococcus mutans

Streptococcus mutans (S.mutans) adalah jenis bakteri yang jadi penyebab utama gigi berlubang dan keropos. Ini karena kemampuannya yang sangat cepat untuk menghasilkan asam dari karbohidrat atau sisa makanan yang difermentasi. 

Selain itu, melansir Jurnal Analis Kesehatan Kendari, bakteri ini juga mampu berkembang di lingkungan asam dan menempel pada permukaan gigi. Kondisi ini dipengaruhi kemampuannya memproduksi polisakarida dan ekstraseluler atau pelindung tubuh bakteri itu sendiri. 

Akibatnya, gigi bisa keropos dan menjadi tempat yang nyaman bagi bakteri ini. Terutama jika seseorang tidak rutin membersihkan gigi. 

2. Streptococcus mitis.

Streptococcus mitis. juga jadi bakteri yang memicu karies dan gigi berlubang. Bakteri Gram-positif ini sering ditemukan di rongga mulut sebagai flora normal. Meski demikian, reaksinya yang berlebihan pada inflamasi akan memicu kerusakan pada gigi seperti karies dan gigi berlubang. 

3. Streptococcus sanguinis

Streptococcus sanguinis adalah jenis bakteri yang umum ditemukan dalam mikrobioma mulut. Bakteri ini khususnya sering ditemukan pada permukaan gigi dan air liur yang terdapat plak dan karies. Oleh karenanya, perkembangannya juga sangat pesat pada gigi yang berlubang. 

Itulah 3 jenis bakteri pada gigi berlubang dan yang memicunya. Mengetahui keberadaan ketiganya akan menjadikanmu lebih waspada, terutama jika memiliki kondisi gigi yang berlubang. 

Selanjutnya, untuk kamu yang penasaran tentang gambar bakteri gigi berlubang dan bentuk kuman gigi seperti pada infografis berikut: 

[Bakteri gigi berlubang] 

Cara Membunuh Bakteri Gigi Berlubang

bakteri pada gigi berlubang

Bagaimana cara menghilangkan bakteri pada gigi? Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk membunuh bakteri gigi berlubang seperti: 

1. Rutin Menyikat Gigi 

Menyikat gigi secara rutin akan membantu menjaga kebersihan gigi secara konsisten. Hal ini akan mencegah gigi dan mulut dari sisa makanan penyebab bakteri. Hasilnya, tidak ada bahan atau sisa makanan yang akan membusuk dan memicu pertumbuhan sekaligus perkembangan bakteri, termasuk penyebab gigi berlubang. 

2. Menggunakan Pasta Gigi dengan Fluoride 

Kandungan fluoride dalam pasta gigi mampu membantu menguatkan enamel, mencegah gigi berlubang, dan membantu proses remineralisasi enamel gigi. Hal ini karena perannya yang juga mampu membunuh bakteri penyebab gigi berlubang. Menggunakan secara rutin pasta gigi berfluoride tentunya termasuk cara membunuh bakteri gigi berlubang. 

Baca Juga: Rekomendasi Pasta Gigi untuk Gigi Berlubang

3. Membersihkan Sela Gigi dengan Benang Gigi 

Sela-sela gigi biasanya jadi tempat sisa makanan yang tidak ikut tertelan. Apabila tidak segera dibersihkan maka akan memicu pertumbuhan bakteri. Lanjutnya, apabila sampai menumpuk dan dalam waktu yang lama bisa menyebabkan plak yang memicu gigi berlubang dan karies. 

4. Kumur dengan Obat Kumur 

Beberapa produk obat kumur dibuat untuk membantu membunuh bakteri, termasuk pada gigi berlubang. Meski demikian, kamu perlu berhati-hati dalam penggunaannya. Sebab, apabila kandungan antibakteri dan antiseptiknya berlebihan justru bisa membunuh bakteri baik sekaligus. 

Padahal, bakteri baik dalam mulut berfungsi untuk menjaga keseimbangan mikrobioma oral, mencegah penyakit gusi dan karies. Caranya dengan melawan berbagai jenis bakteri jahat. Tidak hanya itu, bakteri baik juga mampu membantu menjaga pH tetap stabil. 

5. Menggunakan Bahan Alami Tertentu

Pemanfaatan bahan alami seperti siwak dan minyak cengkeh juga mampu membunuh bakteri, baik penyebab maupun yang ada di gigi berlubang. Hal ini karena terdapat kandungan senyawa dan zat antibakteri, seperti klorida, silika, dan benzil isotiosianat. 

Berbagai zat tersebut sangat baik untuk menghambat sekaligus mencegah pertumbuhan mikroorganisme atau bakteri perusak gigi. Tidak hanya itu, fungsi lainnya juga mampu membasmi kuman, mengurangi plak, dan meningkatkan produksi liur. 

Manfaat tersebut menjadikan siwak dan minyak cengkeh baik untuk membunuh bakteri penyebab gigi berlubang. Oleh karenanya, kamu bisa memilih bahan alami dan menggunakannya secara langsung atau yang telah diubah dalam produk pasta gigi. 

Apakah Semua Sakit Gigi Disebabkan oleh Bakteri?

bakteri pada gigi berlubang

Meski bisa memicu gigi berlubang, namun tidak semua bakteri menyebabkan sakit gigi. Alasannya, ada beberapa faktor yang memicu sakit gigi selain bakteri itu sendiri. Melansir berbagai sumber, faktor sakit gigi: 

1. Jenis Gigi Sensitif 

Gigi dengan tipe sensitif akan lebih sering sakit dibandingkan tipe gigi normal. Penyebabnya banyak, seperti makan-makanan terlalu panas, dingin, atau asam. Berbagai jenis makanan tersebut merangsang saraf pusat akibat lapisan terluar (enamel) yang telah terkikis. 

Akibatnya gigi bisa mengalami ngilu, nyeri, dan sakit. Kondisinya bisa semakin parah apabila orang yang memiliki gigi sensitif tidak bisa menghindari hal-hal yang bisa merangsangnya. 

2. Gigi Retak atau Patah

Cedera yang kemudian memicu gigi retak atau patah juga akan mengakibatkan nyeri atau sakit. Hal ini dikarenakan terjadinya benturan atau tekanan yang keras pada lapisan gigi. Padahal, lapisan (enamel) gigi sangat sensitif bereaksi terhadap sesuatu. Oleh karenanya, nyeri atau ngilu akibat gigi yang patah atau retak bisa semakin parah. 

3. Proses Tumbuh Gigi 

Proses pertumbuhan gigi, terutama pada anak-anak umumnya juga memicu sakit pada gusi dan gigi itu sendiri. Hal ini karena gusi terdorong oleh gigi dari dalam dalam sehingga memicu sakit. Oleh karenanya, tumbuh gigi pada anak-anak akan memicu sakit gigi bukan akibat bakteri. 

4. Sinusitis 

Sinusitis adalah infeksi yang terjadi akibat tekanan gigi pada akar. Kondisi ini akan memicu sakit atau nyeri pada gigi. Oleh karenanya akan terjadi rasa sakit gigi, baik hilang timbul maupun permanen. 

Itulah 4 penyebab sakit gigi bukan karena bakteri yang harus kamu pahami. Faktor-faktor tersebut membuktikan bahwa sakit gigi tidak hanya karena bakteri, namun juga ada pengaruh dari hal yang lain. 

Lindungi Gigi dari Bakteri dengan Pasta Gigi Terbaik dari Waji

Memilih pasta gigi terbaik sangat penting untuk kamu yang punya masalah gigi berlubang, bau mulut, dan sering sakit gigi. Salah satunya Pasta Gigi Herbal Waji dengan formula 98% Bahan Alami, tanpa SLS & paraben. 

Kandungan bahan alami siwak, minyak cengkeh, dan daun mint di dalamnya mampu memberikan 5 Proteksi Alami: 

  • Menjaga kesehatan gigi dan gusi 
  • Mencegah gigi berlubang 
  • Melindungi gigi dari plak 
  • Menyegarkan napas dan mulut 
  • Membuat gigi lebih cerah alami

Menyikat gigi secara rutin dengan Pasta Gigi Herbal Waji akan memberimu berbagai manfaat tersebut. Yuk, dapatkan produknya sekarang juga melalui website resminya di www.wajiofficial.id

Keranjang Belanja
Chat dengan CS Waji
Scroll to Top