Cara Mengatasi Keringat Buntet pada Bayi, Cukup Lakukan Ini Saja

Cara Mengatasi Keringat Buntet pada Bayi

Sebagai orang tua, Ibu pasti kesal saat keringat buntet (biang keringat) si Kecil tidak kunjung sembuh. Pasalnya, kondisi ini kerap membuat bayi atau anak-anak jadi lebih rewel, terlebih jika suhu lingkungan sekitarnya terasa panas. 

Lalu, apa yang harus dilakukan saat anak terkena biang keringat? Ada banyak cara mengatasi keringat buntet pada bayi. Tapi, sebelumnya Ibu juga harus tahu penyebab dan ciri-cirinya. Yuk, simak selengkapnya di bawah ini! 

Ciri-ciri Biang Keringat pada Bayi

cara mengatasi keringat buntet pada bayi

Sebelum membahas cara mengatasinya, Ibu harus tahu dulu nih mengenai keringat buntet dan ciri-cirinya. Sebab, dengan mengetahui hal tersebut akan memudahkan Ibu untuk memahami masalah yang umum dialami oleh anak kecil secara keseluruhan. 

Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi (JIG), biang keringat juga dikenal dengan istilah ruam panas atau miliaria. Hal ini merupakan masalah kulit karena sumbatan pada kelenjar keringat. Biasanya ditandai dengan beberapa hal berikut: 

Muncul bintik-bintik merah 

Ciri biang keringat yang paling mudah untuk diketahui adalah munculnya bintik-bintik merah. Kondisi ini biasanya disertai efek pembengkakan hingga muncul rasa sakit. Ibu bisa mengidentifikasinya pada bagian-bagian yang mengalami biang keringat, seperti pada dahi, leher, dan lipatan-lipatan tubuh. 

Gatal dan perih 

Selanjutnya, biang keringat juga sering ditandai dengan ciri-ciri munculnya rasa gatal dan perih pada permukaan kulit. Sumbernya adalah bintik-bintik merah yang muncul di beberapa area tubuh. Ibu perlu memperhatikan kondisi si Kecil agar mencegahnya dari keinginan untuk menggaruk. Sebab, kebiasaan menggaruk area yang gatal justru membuat kondisinya bisa semakin parah. 

Rewel 

Bayi atau anak-anak yang mengalami masalah kulit satu ini biasanya juga lebih rewel. Hal ini dikarenakan kondisi tidak nyaman, seperti akibat ruam, gatal, dan perih. Bahkan, bisa semakin parah ketika suhu udara meningkat atau cuaca sedang panas. Oleh karenanya, Ibu perlu lebih bersabar apabila si Kecil jadi lebih rewel saat mengalami biang keringat. 

Keluarnya nanah 

Ciri biang keringat yang lebih serius adalah keluarnya nanah dari bintik-bintik merah di kulit. Melansir laman Siloam Hospitals, keadaan ini dinilai jadi tanda untuk orang tua segera memeriksakannya ke dokter. Oleh karenanya, jika si Kecil memiliki tanda seperti ini akan lebih baik jika langsung ditangani oleh profesional. 

Demam dan menggigil 

Ciri lainnya yang termasuk kondisi serius adalah demam dan menggigil pada si Kecil ketika mengalami biang keringat. Apabila ia sudah sampai mengalami hal ini maka Ibu tidak harus menunggu waktu lagi untuk segera membawanya ke dokter. Langkah preventif ini sebagai upaya untuk mencegah dari hal-hal yang tidak diinginkan. 

Nah, itulah 5 ciri biang keringat yang umumnya dialami oleh bayi atau anak-anak di Indonesia. Memahami ciri-ciri tersebut bisa membantu Ibu untuk mengidentifikasi kondisi si Kecil ketika mulai muncul gejala biang keringat. 

Baca Juga: Pantangan Saat Biang Keringat, Wajib Dipahami!

Penyebab Keringat Buntet 

cara mengatasi keringat buntet pada bayi

Secara umum, biang keringat yang terjadi pada bayi disebabkan karena penyumbatan kelenjar keringat. Kondisi ini memicu keringat tidak bisa keluar sehingga muncul bintik-bintik merah di permukaan kulit. 

Tapi, perlu Ibu ketahui bahwa gangguan fungsi dalam tubuh tersebut bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor. Melansir laman Eka Hospital, faktor yang umumnya menyebabkan biang keringat pada bayi seperti: 

Cuaca yang panas 

Cuaca panas jadi faktor utama pemicu biang keringat. Terlebih, Indonesia merupakan negara tropis yang hanya memiliki dua musim, yaitu kemarau dan penghujan. Ketika musim kemarau, biasanya cuaca akan sangat panas. Keadaan ini akan memicu bayi atau anak-anak lebih berkeringat. Akibatnya sangat berisiko pada potensi mereka mengalami biang keringat. 

Pakaian yang kurang sesuai 

Pakaian juga jadi faktor yang sangat mungkin memicu biang keringat. Pasalnya, pada banyak kasus, bayi yang mengalami masalah kulit ini dipicu karena penggunaan pakaian yang berlapis, tidak menyerap keringat, dan panas. 

Pakaian-pakaian tersebut akan memicu si Kecil memproduksi keringat berlebih. Akibatnya, bisa terjadi timbunan kelenjar keringat yang menyebabkan bruntusan. Oleh karenanya, memilih pakaian yang tepat bagi anak jadi hal yang perlu Ibu perhatikan sebagai orang tua. 

Terlalu lama berbaring 

Bayi biasanya menghabiskan sebagian besar waktunya untuk tidur atau bermain di tempat tidur. Hal ini memungkinkan ia untuk berbaring lebih lama. Padahal ketika berbaring, tubuh bagian belakang, seperti punggung dan pantat akan lebih banyak berkeringat. Pasalnya, bagian tubuh tersebut mengalami sirkulasi udara yang kurang baik, sehingga suhunya meningkat. Hasilnya, terjadi penumpukan kelenjar keringat di kulit yang memicu biang keringat. 

Itulah 3 alasan yang memicu biang keringat. Berbagai alasan tersebut umumnya berasal dari luar atau eksternal. Oleh karenanya, Ibu bisa mencegah si Kecil mengalami biang keringat dengan menghindari faktor-faktor pemicunya. 

Cara Mengatasi Keringat Buntet pada Bayi

cara mengatasi keringat buntet pada bayi

Selain memahami penyebabnya, Ibu juga perlu mengetahui pemicunya. Sebab, dengan mengetahui hal ini akan membekali setiap orang tua untuk memberikan perawatan atau pertolongan pertama pada si Kecil, terutama saat mengalami biang keringat. 

Melansir berbagai sumber, ada beberapa cara yang bisa Ibu lakukan untuk mengatasi biang keringat. Cara-cara berikut bertujuan untuk meredakan gejala-gejala yang dirasakan, seperti ruam kemerahan, gatal, dan perih. Sebab, keringat buntet itu sendiri akan menghilang dengan sendirinya. 

Meski demikian, Ibu bisa mempercepat kesembuhan si Kecil dengan melakukan beberapa cara berikut:

  • Mengompres area tubuh yang mengalami biang keringat dengan air dingin selama 15–20 menit. 
  • Menjaga kebersihan tubuh dengan memandikan bayi secara rutin. 
  • Keringkan area tubuh yang selalu berkeringat, baik dengan handuk atau dengan kain yang kering. 
  • Menggunakan obat yang mengandung zinc oxide untuk meredakan gatal di kulit. 
  • Memberikan pakaian yang mudah menyerap keringat dan tidak terlalu tebal. 
  • Pastikan anak tidak terlalu lama berbaring di tempat tidur. 
  • Pastikan suhu ruangan normal, yaitu tidak terlalu panas atau dingin. 

Itulah beberapa cara mengatasi biang keringat yang bisa Ibu terapkan pada si Kecil. Melakukan tips tersebut akan membantu menghilangkan biang keringat lebih cepat. Hal ini akan mendukungnya bisa beraktivitas normal dan tidak rewel. 

Cara Mengatasi Biang Keringat di Kepala Bayi

Apa yang harus dilakukan kalau biang keringat terjadi di kepala? Ibu mungkin bingung jika masalah kulit satu ini terjadi di kepala. Padahal, ada beberapa hal yang bisa dilakukan seperti: 

  • Hindari menggunakan penutup kepala. 
  • Hindari aktivitas di luar ruangan saat terik. 
  • Pastikan suhu ruangan normal, yaitu tidak terlalu panas. 
  • Usap keringat di kepala dengan handuk yang kering. 
  • Dukung anak untuk beraktivitas agar tidak melulu tidur berbaring. 

Itulah yang bisa Ibu lakukan jika si Kecil mengalami biang keringat yang letaknya di area kepala. 

Bolehkah Biang Keringat pada Bayi Diberi Bedak?

Melansir laman Perpustakaan Kedokteran Nasional Amerika, penggunaan bedak untuk mengatasi biang keringat sangat tidak disarankan. Pasalnya, bedak tidak dapat mengatasi atau mencegah ruam panas. Bahkan, produk-produk tertentu yang beredar di pasaran justru dapat menyumbat pori-pori kulit. Hal ini akan memperburuk kondisi biang keringat. 

Alih-alih menyembuhkannya dengan memberikan bedak, Ibu justru perlu menjaga si Kecil tetap sejuk dan kering selama cuaca panas. Sebab, melakukannya akan lebih efektif untuk mencegah dan mengatasi biang keringat. 

Tapi, Ibu juga bisa memberikan Waji Minyak Telon Plus dengan formula 5 Perlindungan Alami. Salah satunya perlindungannya adalah membantu menutrisi, melembapkan, dan merawat kulit.

Foto Produk Minyak Telon Waji
Gambar Waji Minyak Telon Plus dengan 5 Perlindungan Alami untuk Buah Hati

Perlindungan tersebut diambil dari kandungan minyak alami, seperti minyak sereh, lavender, buah juniper, dan bunga marigold. Oleh karenanya, mengoleskan Waji telon mampu melindungi si Kecil dari biang keringat. Yuk, buktikan manfaatnya sekarang juga! Waji Mintak Telon Plus, Sehangat Kasih Ibu

Keranjang Belanja
Chat dengan CS Waji
Scroll to Top