Minyak telon sudah jadi barang wajib ketika punya si Kecil. Sebab, ada banyak manfaat yang bisa diberikan minyak ini untuk membantu perawatan tubuh anak-anak agar tetap hangat, nyaman, dan terlindungi dari gigitan nyamuk.
Tapi, bagaimana sih tips memilih minyak telon untuk anak? Pasalnya, ada berbagai merek yang sudah beredar di pasaran. Yuk, simak artikel Waji Official berikut biar kamu agar tidak salah pilih minyak telon untuk si Kecil!
Kenapa Anak Butuh Minyak Telon?
Anak yang usianya belum genap dua tahun masih kesulitan untuk mengatur suhu tubuhnya sendiri. Selain itu, kulitnya juga sangat sensitif dengan berbagai kondisi, termasuk akibat gigitan serangga dan ruam popok. Akibatnya, anak-anak perlu menggunakan minyak telon untuk beberapa tujuan berikut:
Menghangatkan Tubuh
Minyak telon membantu menghangatkan tubuh bayi, terutama karena kandungan cineola dalam minyak kayu putih. Bayi belum dapat mengatur suhu tubuhnya sendiri sehingga minyak telon mampu memberikan kehangatan dan mencegah kedinginan. Minyak kayu putih juga mampu memperlebar pembuluh darah tepi yang dimana menimbulkan sensasi hangat pada tubuh bayi.
Melindungi dari Gigitan Nyamuk
Minyak telon umumnya dibuat dari campuran minyak kayu putih dan minyak adas. Minyak kayu putih (Oleum Cajuputi) diperoleh dari hasil destilasi uap tumbuhan Melaleuca leucadendra. Hal ini membuatnya memiliki kandungan senyawa kimia seperti cineol dan a-terpinene. Beberapa riset menunjukan bahwa minyak kayu putih efektivitas yang cukup baik untuk menangkal gigitan nyamuk.
Minyak adas (Oleum Foeniculi) diperoleh dari tanaman adas ( Foeniculum Vulgare ) yang mengandung senyawa anetol yang memberikan aroma khas dan memiliki sifat insektisida. Aromanya dapat mengganggu kemampuan nyamuk untuk mendeteksi karbon dioksida (CO2) dan senyawa kimia lain yang dikeluarkan manusia yang membantu mereka menemukan mangsanya. Kemudian anetol adalah senyawa utama dalam minyak adas yang bertanggung jawab atas efek pengusir serangga.
Meredakan Peradangan
Selain itu, minyak telon juga dapat meredakan peradangan. Melansir dari laman Healthline, beberapa peneliti juga telah meneliti apakah minyak esensial dapat digunakan sebagai antioksidan untuk membantu mengurangi peradangan.
Meredakan Perut Kembung
Kandungan anetol dalam adas memberikan aroma khas dan bersifat karminatif, sehingga membantu mengurangi perut kembung. Sebuah studi tahun 2016 menemukan bahwa campuran minyak adas dan minyak yang mengandung kurkumin dapat mengurangi gejala Irritable Bowel Syndrome (IBS) ringan, termasuk perut kembung dan nyeri.
Selanjutnya, campuran minyak adas dan minyak kayu putih memberikan efek relaksasi otot, yang dapat membantu meredakan kejang otot ringan dan rasa tidak nyaman akibat perut kembung. Minyak adas dalam minyak telon dipercaya dapat meredakan iritasi atau rasa sakit di saluran cerna bayi yang disebabkan oleh perut kembung atau kolik.
Melembabkan Kulit
Selain minyak adas dan minyak kayu putih, minyak telon juga mengandung minyak kelapa (Virgin Coconut Oil). Minyak kelapa sendiri dikenal luas karena beberapa manfaatnya bagi kesehatan dan kecantikan kulit.
Beberapa komponen utama yang terdapat di dalamnya, yaitu asam laurat yang memiliki sifat antibakteri dan anti-inflamasi yang membantu melawan bakteri penyebab jerawat dan meredakan iritasi kulit. Kemudian, ada pula asam kaprilat yang berfungsi untuk menjaga keseimbangan pH kulit dan meningkatkan elastisitasnya, sehingga membantu kulit agar tetap kenyal dan lembut.
Selain itu, ada vitamin E sebagai antioksidan yang melindungi kulit dari radikal bebas dan membantu mencegah penuaan dini. Selanjutnya, ada asam lemak jenuh yang sangat efektif untuk melembabkan kulit, menjaga kelembapan alami, serta mencegah kekeringan. Ada juga polifenol yang bertindak sebagai antioksidan yang membantu memperbaiki kerusakan sel kulit akibat dari paparan sinar matahari dan polusi.
Membantu Melegakan Pernafasan
Minyak kayu putih mengandung beberapa senyawa yang dapat membantu mengatasi masalah pernapasan. Minyak ini diperoleh dari hasil penyulingan daun dan ranting pohon kayu putih (Melaleuca leucadendra).
Komponen utama minyak kayu putih 1,8-Cineole (Eucalyptol), dengan kadar sekitar 60%. Senyawa ini adalah monoterpen yang berkhasiat untuk mengatasi masalah pernapasan. Selain itu minyak kayu putih juga mengandung a-pinene dan Limonene. Minyak kayu putih juga dapat membantu melegakan hidung tersumbat.
Meredakan Gatal-gatal
Minyak kayu putih yang ada di dalam minyak telon mengandung 1,8-Cineole (Eucalyptol). Kandungan ini merupakan komponen utama minyak kayu putih, menyumbang sekitar 44% hingga 60% dari total kandungan minyak. Senyawa ini dikenal memiliki sifat anti-inflamasi dan analgesik, yang dapat membantu meredakan rasa gatal dan iritasi pada kulit.
Selain itu, minyak kayu putih juga mengandung a-Terpineol. Kandungannya berkisar antara 5% hingga 12%. Senyawa ini memiliki sifat antiseptik dan dapat membantu menenangkan kulit yang teriritasi.
D(+)-Limonene juga salah satu kandungan dalam minyak kayu putih yang dikenal dengan sifat antimikroba dan anti-inflamasi, limonene berkontribusi pada efek menenangkan kulit dan dapat membantu mengurangi rasa gatal akibat reaksi alergi atau gigitan serangga. Kemudian B-Caryophyllene dengan kandungan sekitar 3% hingga 7%, senyawa ini juga memiliki sifat anti-inflamasi dan dapat membantu mengurangi rasa sakit serta ketidaknyamanan pada kulit.
Minyak Telon Untuk Bayi Umur Berapa?
Minyak telon bayi sangat baik digunakan oleh setiap umur, tapi perlu diperhatikan juga kadar penggunaanya. Menggunakannya harus dilakukan dengan cermat, terutama pada bayi yang baru lahir (newborn). Pasalnya, kulit mereka memiliki perbedaan sensitivitas serta ketebalannya dibanding orang dewasa pada umumnya.
Pada bayi baru lahir, penggunaan minyak telon sebaiknya dilakukan dengan hati-hati. Kulit bayi yang baru lahir lebih tipis,sangat sensitif, serta rentan iritasi sehingga dapat bereaksi negatif terhadap bahan-bahan yang ada dalam minyak telon.
Sementara itu, pada bayi usia 1 bulan ke atas dapat digunakan dengan lebih baik. Meski demikian, kamu tetap harus memastikannya agar tidak mengenai area wajah dan tubuh yang sedang terluka. Sebab, penggunaan minyak telon pada bagian tersebut justru memicu iritasi.
Selanjutnya, pada usia lebih dari 3 tahun, minyak telon dapat digunakan secara teratur karena kulit mereka sudah jauh lebih tebal. Tapi, jangan lupa juga untuk memperhatikan jenis produk yang digunakan.
Tips Memilih Minyak Telon Untuk Anak
Agar tidak salah memilih minyak telon dan menyebabkan resiko yang berarti pada si Kecil, kamu perlu tahu cara memilih yang tepatt. Berikut beberapa tips yang harus dilakukan, seperti:
Mengetahui Tipe Kulit Bayi
Meskipun tidak semua orang mengalaminya, namun ada beberapa kondisi kulit yang dapat dialami oleh sebagian bayi, seperti kulit sensitif, kulit berminyak, dan kulit kering. Terlepas dari berbagai tipe kulit, hindari mengoleskan minyak telon ketika kulit bayi tidak baik-baik saja. Contohnya saat kulit sedang ruam ataupun mengelupas karena hal ini akan menyebabkan kulit bayi terasa perih dan terbakar serta menimbulkan infeksi.
Melihat Kandungan pada Minyak Telon

Sebelum mengoleskan minyak telon pada anak, penting untuk memeriksa komposisi dan memastikan bahwa produk tersebut bebas dari bahan kimia berbahaya seperti kamper, menthol, dan senyawa iritan lainnya. Pilihlah produk yang menggunakan bahan alami dan telah teruji aman untuk bayi. Sebab, beberapa bahan kimia dalam minyak telon dapat berpotensi menyebabkan efek samping atau reaksi negatif, terutama pada kulit sensitif bayi.
Keamanan Produk
Cari tahu apakah produk telah melewati uji klinis atau mendapatkan sertifikasi keamanan dari pihak berwenang. Pastikan minyak telon telah memiliki izin BPOM untuk menjamin keamanannya bagi bayi serta cek tanggal kadaluarsa dan instruksi penyimpanan untuk memastikan keefektifan produk.
Waji Minyak Telon Plus, Sehangat Kasih Ibu
Waji Minyak Telon Plus bisa jadi pilihan terbaik untuk si Kecil. Pasalnya, minyak telon ini membantu memberikan 5 perlindungan alami, seperti membantu melindungi bayi dari gigitan nyamuk atau serangga, memberikan kehangatan dan kenyamanan pada tubuh, menutrisi, melembapkan, serta merawat kulit, meredakan gatal, ruam, dan peradangan, membantu melegakan pernapasan, gejala masuk angin dan kembung.
Berbagai manfaat tersebut berasal dari komposisi Waji Minyak Telon Plus, yaitu Virgin Coconut Oil (VCO), minyak adas (fannel oil), minyak kayu putih (cajuput oil), citronela oil, lavender oil, juniper berry oil, calendula oil, shallot oil, dan aniseed oil.
Formula bahan-bahan tersebut menunjukkan bahwa Waji Minyak Telon tidak sebatas minyak telon biasa, namun Minyak Telon Plus yang punya banyak manfaat. Yuk, beli sekarang dan buktikan banyaknya manfaat Waji Minyak Telon Plus, sehangat kasih ibu!
