Berapa Usia Tumbuh Gigi Permanen Pada Anak? Ini Penjelasannya

Berapa Usia Tumbuh Gigi Permanen Pada Anak Ini Penjelasannya

Tumbuh gigi merupakan salah satu aspek penting pertumbuhan pada anak-anak. Sebab, proses ini hanya terjadi dua fase selama hidup manusia. Keduanya merupakan fase tumbuh gigi susu dan gigi permanen. 

Nah, kapan usia tumbuh gigi permanen pada anak? Artikel ini akan membahas mengenai hal tersebut, termasuk cara menjaga kesehatan gigi anak. Yuk, simak selengkapnya di bawah ini! 

Gigi Permanen Tumbuh Sampai Umur Berapa?

Dilansir dari laman Fakultas Kedokteran Gigi UGM, gigi permanen mulai muncul sekitar usia 6 tahun. Saat usia ini, anak-anak memiliki gigi berjumlah 32 gigi. Adapun jenis gigi permanen yang tumbuh pada mereka seperti: 

  • 8 gigi seri 
  • 4 gigi taring 
  • 8 gigi premolar (gigi geraham kecil) 
  • 12 gigi molar (gigi geraham besar) 

Pertumbuhan gigi permanen tersebut umumnya bisa dilihat dari bentuknya yang lebih kompleks dibandingkan gigi susu pada fase sebelumnya. Hal ini sering ditandai dengan tonjolan kecil pada gigi yang bisa hilang dengan sendirinya. Dalam istilah medis kondisi ini disebut mamelon. 

Selain itu, gigi permanen juga memiliki akar yang lebih panjang dan kuat. Fungsinya untuk memberikan ketahanan atau kekuatan gigi terhadap berbagai tekanan, terutama saat mengunyah. Ini sangat berbeda dengan gigi susu yang punya akar lebih pendek sehingga mudah patah. 

Tidak hanya itu, gigi permanen memiliki lapisan enamel dan dentin yang lebih kuat. Hal ini membuatnya tidak mudah patah atau rusak akibat karies gigi. Bahkan, lapisan enamel yang lebih tebal juga membuat gigi cenderung memiliki warna yang lebih kuning jika dibandingkan gigi susu yang putih. 

Tapi, sampai usia   gigi permanen bisa tumbuh? Menyimpulkan dari berbagai sumber, umumnya gigi permanen tumbuh sampai usia 21–25 tahun. Pada usia ini, seseorang sudah memiliki rangkaian gigi yang sempurna. 

Oleh karenanya, mereka yang mengalami gigi patah atau cabut gigi maka tidak bisa tumbuh kembali dan perlu mendapatkan perawatan khusus. 

Tips Menjaga Kesehatan Gigi pada Anak

Apabila anak-anak sudah tumbuh gigi permanen, orang tua perlu memberikan edukasi caranya menjaga kesehatan gigi mereka. Beberapa tips ampuh menjaga kesehatan gigi mereka hingga dewasa seperti: 

Menjaga Kebersihan Gigi Secara Menyeluruh 

Kebersihan gigi bisa diusahakan dengan rutin menyikat gigi, membersihkan sela gigi, dan berkumur. Cara-cara ini sangat efektif untuk menjaga kesehatan gigi, terutama ketika dimulai sejak usia anak-anak. 

Tapi, orang tua juga perlu memastikan beberapa hal, seperti memilih sikat gigi dengan bulu sikat yang lembut, membersihkan sela gigi dengan pelan, dan mengajarkan berkumur menggunakan air bersih. 

Alasannya, bulu sikat yang terlalu kasar atau keras justru bisa melukai gigi dan gusi anak. Tidak hanya itu, anak-anak juga belum sepenuhnya paham cara membersihkan sela-sela gigi (flossing), hingga cara berkumur yang baik. 

Saat itulah, peran orang tua untuk mengajari anak menjaga kebersihan gigi secara menyeluruh sangat penting. 

Memastikan Anak Minum dengan Gelas 

Minum menggunakan gelas akan membantu anak-anak terlepas dari kebiasaan minum dengan dot. Pasalnya, gigitan pada dot dalam waktu yang lama akan memengaruhi rongga mulut dan struktur gigi.

Kondisi tersebut berakibat pada estetika gigi yang kurang rapi dan pertumbuhan rongga mulut yang kurang maksimal. Hasilnya, bisa memengaruhi bentuk wajah yang tidak seimbang. 

Oleh karenanya, memberikan minum pada anak dengan gelas akan membantu merawat pertumbuhan giginya, termasuk gigi permanen. 

Batasi Konsumsi Makanan dan Minuman Manis 

Makanan dan minuman manis merupakan faktor utama masalah kesehatan di seluruh tubuh, termasuk gigi dan mulut. Alasannya, mengonsumsi jenis makanan ini secara berlebihan menyebabkan gigi berlubang dan karies gigi. 

Kondisi tersebut bisa terjadi karena makanan atau minuman manis sangat mudah menempel pada gigi. Hal ini juga yang membantu penumpukan bakteri penyebab gigi berlubang dan karies. 

Oleh karenanya, membatasi makanan dan minuman tinggi gula, seperti susu kental manis, kue, dan lain sebagainya membantu merawat gigi tetap sehat. 

Melakukan Pemeriksaan Gigi Secara Rutin 

Periksa gigi tidak perlu menunggu anak mengalami kerusakan gigi. Sebab, melakukan pemeriksaan secara teratur justru bisa mencegahnya dari mengalami masalah. Terlebih, jika orang tua melakukannya secara rutin sejak masih kecil. 

Selain itu, periksa gigi juga bisa membantu anak mendapatkan pengetahuan tentang cara-cara merawat gigi yang benar, makanan yang perlu dihindari, hingga tips untuk mencegah berbagai masalah gigi.

Bahkan, semakin sering melakukan perawatan gigi akan menjauhkan pandangan bahwa dokter gigi sangat menakutkan bagi anak-anak. Sebaliknya, justru akan mendekatkan mereka dan menyadari pentingnya memeriksakan gigi ke dokter. 

Oleh karena itu, jika anak sudah terbiasa memeriksakan giginya maka akan mencegahnya dari berbagai masalah kesehatan gigi dan mulut. 

Memilih Pasta Gigi yang Sesuai 

Meski banyak jenis pasta gigi yang beredar di pasaran, namun tidak semua produk sesuai dengan anak-anak. Sebab, ada bahan-bahan tertentu yang sebaiknya justru dihindari, seperti SLS, paraben, hingga kandungan yang memicu daya abrasif tinggi. 

Pasalnya, kandungan-kandungan tersebut kurang cocok digunakan untuk anak-anak. Sebab, sifat-sifatnya terlalu keras untuk gigi mereka yang baru tumbuh permanen. Membiarkannya menggunakan secara rutin justru bisa merusak gigi. 

Orang tua bisa memilih pasta gigi terbaik untuk anak, seperti yang menggunakan bahan-bahan alami, tanpa SLS dan Paraben, bahkan memiliki daya abrasif yang rendah. 

Memberikan pasta gigi dengan kandungan bahan alami akan lebih aman untuk anak-anak. Selain itu, tidak adanya kandungan SLS atau Paraben juga bisa mencegah dari efek yang bisa ditimbulkan. Bahkan, daya abrasif yang rendah juga akan mencegah terkikisnya lapisan gigi. 

Memperhatikan berbagai hal tersebut akan membantu memastikan anak menggunakan pasta gigi yang tepat, aman, dan bisa digunakan setiap hari. Oleh karenanya, memilih pasta gigi yang sesuai ini jadi salah satu tips penting menjaga kesehatan gigi pada anak-anak. 

Baca Juga: Gigi Bungsu Tumbuh Miring, Harus Diapakan?

Membiasakan Anak Menjaga Kebersihan Gigi 

Menjaga kebersihan gigi, seperti menyikat gigi, membersihkan sela-sela, berkumur, atau bahkan memeriksa ke dokter perlu dibiaskan. Hal ini perlu mendapatkan dukungan dari orang tua secara langsung dengan cara mengajaknya, memperlihatkannya, dan mengawasinya. 

Tujuannya agar mereka merasa terbiasa dengan melihat tindakan-tindakan yang sama di sekitarnya. Sebab, dengan begitu justru akan lebih mudah membiasakan mereka untuk menjaga kebersihan gigi. 

Itulah beberapa tips menjaga kesehatan gigi anak yang bisa dilakukan. Melakukan salah satu atau beberapa tips tersebut sudah cukup untuk mencegah anak dari memiliki masalah gigi tertentu. Tapi, memilih cara yang tepat juga perlu disesuaikan dengan kondisi anak. 

Gigi Permanen Anak Copot Apakah Bisa Tumbuh Lagi? 

Copot atau lepasnya gigi permanen sebenarnya bisa dihindari dengan melakukan perawatan gigi seperti yang telah disebutkan sebelumnya. Tapi, pada kondisi tertentu, seperti kecelakaan atau masalah gigi memang bisa menyebabkan terjadinya kondisi tersebut. 

Meski demikian, gigi permanen yang lepas sebenarnya tidak bisa tumbuh kembali secara alami. Berbeda dengan gigi susu yang apabila terjadi kerusakan atau lepas bisa tumbuh gigi permanen. 

Jadi, apabila sampai terjadi gigi permanen lepas maka untuk mengatasinya perlu melakukan beberapa perawatan: 

Memasang Gigi Palsu 

Pemasangan gigi palsu biasanya dipilih oleh mereka yang mengalami lepas gigi permanen. Tujuannya untuk menggantikan gigi yang lepas agar tidak berongga. Sebab, apabila ada ruang yang lebar justru akan membuat rangkaian gigi berantakan. 

Memasang gigi palsu lepasan, crown bridge, atau implan gigi jadi cara efektif untuk mengatasi gigi lepas. Oleh karena itu, banyak yang memilih melakukan perawatan gigi palsu. 

Replantasi 

Replantasi gigi adalah prosedur medis memasang kembali gigi yang copot atau lepas total (avulsi) ke dalam soketnya. Tujuannya untuk mengembalikan fungsi dan bentuk gigi secara alami. Selain itu, juga untuk mencegah kehilangan gigi secara permanen. Cara ini bisa dilakukan lebih cepat dibanding menggunakan gigi palsu. 

Itulah dua cara mengatasi gigi permanen yang copot atau lepas. Tapi, jika kamu bisa mencegah hal tersebut terjadi maka akan lebih baik. Salah satu caranya dengan merawat gigi permanen sejak dini. 

Caranya dengan rutin menggunakan Pasta Gigi Herbal Waji. Diformulasikan dari 98% Bahan Alami, tanpa SLS dan Paraben, pasta gigi ini sangat baik untuk menjaga kesehatan gigi dan gusi.

Tidak hanya itu, kandungan bahan alami, seperti siwak, minyak cengkeh, dan daun mint membantu memberikan 5 Proteksi Alami: 

  • Menjaga kesehatan gigi dan gusi. 
  • Mencegah gigi berlubang. 
  • Melindungi gigi dari plak. 
  • Menyegarkan napas dan mulut. 
  • Membuat gigi lebih cerah alami. 

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, berikan Pasta Gigi Herbal Waji untuk bantu melindungi kesehatan gigi permanen anak sejak dini! 

Keranjang Belanja
Chat dengan CS Waji
Scroll to Top