Gigi kamu terasa ngilu ketika makan atau minum yang panas, dingin, manis, dan asam? Itu bisa jadi tanda gigi sensitif, lho. Pasalnya, gigi sensitif adalah kondisi ketika muncul rasa nyeri atau ngilu akibat rangsangan tertentu, seperti yang disebutkan.
Banyak orang kemudian mengatasinya dengan memilih pasta gigi untuk gigi sensitif. Tapi, apa saja pertimbangan untuk memilihnya dan berapa sih harga pasta gigi sensitif? Yuk, simak selengkapnya di bawah ini!
Apa Ciri-ciri Gigi Sensitif?
Sebelum membahas pasta gigi untuk gigi sensitif dan ngilu, kamu perlu tahu dulu nih ciri-ciri gigi sensitif. Alasannya, masalah gigi sensitif merupakan salah satu yang sangat umum terjadi atau dialami masyarakat.
Melansir laman Johns Hopkins Medicine, sensitivitas gigi (hipersensitivitas dentin) merupakan masalah gigi umum yang ditandai dengan rasa sakit atau ketidaknyamanan yang tajam. Kondisi ini umumnya terjadi pada satu atau lebih gigi akibat paparan rangsangan tertentu.
Rangsangan yang dimaksud berupa suhu panas atau dingin, makanan dan minuman manis atau asam, atau bahkan menyikat gigi dan membersihkan sela-sela dengan benang secara agresif.
Hal-hal tersebut kemudian memicu gigi sensitif yang ditandai dengan beberapa hal berikut:
- Munculnya rasa tidak nyaman pada gigi, misalnya nyeri dan ngilu.
- Gigi tidak kuat mendapatkan paparan suhu panas atau dingin.
- Ngilu ketika makanan makanan asam dan manis.
- Nyeri ketika menyikat atau membersihkan sela-sela gigi.
Itulah ciri-ciri gigi sensitif yang umumnya dialami oleh penderita. Jika kamu mengalami salah satu atau beberapa ciri tersebut maka bisa dimungkinkan kamu memiliki gigi sensitif.
Penyebab Gigi Sensitif
Setelah tahu ciri-cirinya, lalu apa yang menyebabkan kamu mengalami gigi sensitif? Laman John Hopkins Medicine menyebutkan beberapa faktor yang sering memicu hal tersebut. Berikut faktor-faktor yang dimaksud:
1. Menyikat Gigi Terlalu Keras
Meski menyikat gigi termasuk kegiatan merawat kesehatan gigi, namun melakukannya terlalu keras justru berakibat sebaliknya. Sebab, tindakan ini justru jadi salah satu faktor yang menyebabkan gigi sensitif.
Alasannya, menyikat gigi terlalu keras akan merusak enamel atau lapisan gigi. Gigi yang terus-menerus terkikis bisa mencapai saraf pusat yang memicu nyeri atau ngilu yang merupakan tanda gigi sensitif.
Apabila kondisi tersebut terjadi dalam waktu lama maka kerusakannya bisa semakin parah. Oleh karenanya, menyikat gigi terlalu keras termasuk faktor utama gigi sensitif.
2. Gigi yang Retak
Keretakan pada gigi akibat beberapa faktor, seperti kecelakaan, kurangnya menjaga kebersihan gigi, dan menggigit benda tajam, juga bisa memicu gigi sensitif. Hal ini dikarenakan kerusakan pada gigi akan menyebabkan rusaknya saraf tertentu.
Akibatnya, seseorang bisa mengalami nyeri atau ngilu ketika makan atau minum tertentu, terutama yang panas atau dingin, asam, dan manis. Terjadinya kondisi tersebut karena makanan atau minuman yang dikonsumsi langsung mengenai saraf gigi.
Oleh karenanya, seseorang yang mengalami gigi retak akan lebih sensitif terhadap makanan dan minuman tertentu.
Baca Juga: Rekomendasi Pasta Gigi untuk Gigi Berlubang
3. Penggunaan Produk Tertentu
Tidak sedikit orang yang menggunakan produk tertentu, salah satunya pemutih gigi. Tujuannya memang untuk merawat gigi agar lebih putih. Tapi, dampaknya ternyata lebih buruk daripada manfaatnya.
Sebab, menggunakan produk-produk pemutih gigi justru dapat merusak lapisan gigi (enamel). Hasilnya, gigi jadi lebih sensitif apabila terkena rangsangan tertentu. Oleh karena itu, faktor penggunaan produk pemutih gigi termasuk yang diperhitungkan sebagai penyebab gigi sensitif.
4. Resesi Gusi
Resesi gusi adalah kondisi menurun atau gesernya jaringan gusi ke arah akar gigi. Kondisi ini memicu terbukanya akar gigi ke permukaan hingga memicu gigi sensitif. Akibatnya, mereka yang mengalami resesi gusi pasti memiliki gigi yang sensitif.
5. Makanan Asam
Makanan asam, terutama yang dikonsumsi secara berlebih memang umumnya menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Salah satu yang sering terjadi adalah menyebabkan gigi sensitif.
Alasannya, makanan asam dapat mengikis lapisan gigi (enamel) secara terus-menerus. Aktivitas ini akan menyebabkan gigi mengalami abrasi (pengikisan). Hasilnya, gigi akan semakin tipis dan apabila sampai ke saraf pusat maka akan menyebabkan nyeri dan ngilu.
6. Usia
Usia jadi faktor yang tidak bisa dihindari sebagai penyebab gigi sensitif. Alasannya, semakin bertambahnya usia maka kesehatan gigi pun semakin menurun. Selain itu, juga fungsinya semakin berkurang. Hal ini dikarenakan pengikisan pada lapisan gigi yang memicu sensitif. Oleh karenanya, faktor alamiah ini berperan sebagai penyebab gigi sensitif.
Itulah 6 penyebab gigi sensitif yang umumnya dialami oleh banyak orang. Mengetahui berbagai penyebab tersebut bisa menjadikanmu lebih waspada agar terhindar dari mengalami gigi sensitif.
Jenis Kandungan Pasta Gigi untuk Gigi Sensitif
Mereka yang terlanjur memiliki gigi sensitif biasanya melakukan beberapa cara perawatan, salah satunya memilih pasta gigi desensitisasi. Pasta gigi jenis ini dirancang khusus untuk mengurangi rasa sakit dan ngilu akibat gigi sensitif. Caranya dengan menghadang tubulus dentin yang terpapar dan/atau menenangkan saraf gigi.
Melansir berbagai sumber, ada dua jenis kandungan pasta gigi untuk gigi sensitif, yaitu kandungan bahan kimia dan alami. Berikut penjelasan masing-masingnya:
Bahan Aktif Utama
Ada beberapa bahan aktif utama yang paling sering digunakan untuk meredakan gigi sensitif seperti:
- Kalium nitrat, senyawa yang sangat bermanfaat untuk membantu menenangkan saraf dalam gigi. Hasilnya, senyawa ini sangat efektif untuk mengurangi rasa nyeri yang dikirim ke otak.
- Strontium klorida, yaitu bahan yang berfungsi menyumbat tubulus dentin. Bahan ini sangat bermanfaat untuk mencegah cairan yang masuk dan memicu malah saraf lainnya.
- Stannous fluoride, senyawa yang berfungsi untuk memperkuat gigi dan menyumbat tubulus dentin, sehingga cairan bisa menyebar dan mengurangi sensasi nyeri atau ngilu. Inilah kenapa pasta gigi yang mengandung fluoride banyak disukai.
Bahan Alami untuk Gigi Sensitif
Selain bahan-bahan kimia, ada beberapa bahan alami yang fungsinya juga sama, yaitu membantu meredakan nyeri atau ngilu akibat gigi sensitif. Bahan yang sering digunakan untuk pasta gigi seperti:
- Larutan air garam yang digunakan untuk berkumur bisa mengurangi rasa nyeri dan ngilu akibat gigi sensitif. Hal ini karena air garam bersifat antiseptik alami, yaitu mengurangi bakteri penyebab peradangan pada mulut dan gigi yang memicu gigi sensitif.
- Minyak cengkeh adalah minyak esensial yang memiliki kandungan analgesik dan anti-inflamasi. Sifat analgesiknya mampu mengurangi rasa nyeri akibat gigi sensitif. Selain itu, sifat anti-inflamasi mampu meredakan peradangan yang terjadi.
- Daun jambu biji yang diekstrak kaya akan antioksidan flavonoid yang mampu membantu meredakan nyeri akibat gigi sensitif.
- Teh hijau mengandung senyawa antioksidan dan anti-inflamasi dari kandungan katekin dan tanin, sehingga mengurangi peradangan pada gusi dan gigi.
Pasta Gigi Herbal Waji Aman untuk Gigi Sensitif
Buat kamu yang peduli pada kandungan bahan-bahan alami, Pasta Gigi Herbal Waji adalah pilihan yang tepat untuk gigi sensitif. Sebab, pasta gigi herbal ini diformulasikan dari 98% Bahan Alami, tanpa SLS & Paraben.
Selain itu, pasta gigi Waji juga dibuat dari minyak cengkeh, siwak, dan daun mint yang dilengkapi fluoride. Hasilnya, menggunakannya secara rutin bisa membantu mengurangi risiko gigi sensitif dan menjaga kesehatan gigi secara menyeluruh.
Bahkan, Pasta Gigi Herbal Waji mampu memberikan 5 Proteksi Alami seperti:
- Menjaga kesehatan gigi dan gusi.
- Mencegah gigi berlubang.
- Melindungi gigi dari plak.
- Menyegarkan napas dan mulut.
- Membuat gigi lebih cerah alami.
Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, dapatkan Pasta Gigi Herbal Waji yang aman untuk gigi sensitif!
