Minyak kayu putih adalah minyak atsiri dari hasil ekstraksi dan penyulingan daun serta ranting pohon kayu putih (M. cajuputi). Berbagai penelitian menyebutkan bahwa manfaatnya bagi kesehatan relatif banyak.
Tapi, apakah minyak kayu putih bisa menghilangkan gatal? Artikel ini akan membahas berbagai manfaat dapat meredakan gatal, seperti akibat biduran, ulat bulu, dan jamur. Yuk, simak selengkapnya di bawah ini!
Apakah Minyak Kayu Putih Bisa Menghilangkan Gatal?

Menjawab pertanyaan tersebut, kamu perlu tahu bahwa dalam minyak kayu putih terdapat kandungan anti-inflamasi, antiseptik, antiserangga, dan menghangatkan. Berbagai kandungan tersebut sangat bermanfaat untuk:
1. Meredakan Ruam Akibat Gigitan Serangga
Bekas gigitan serangga seperti nyamuk, semut, dan kutu biasanya menyebabkan gatal atau ruam di kulit. Keadaan ini terjadi akibat pelepasan liur dari serangga ke tubuh. Akibatnya, sistem imun tubuh meningkatkan histamin sebagai bentuk perlindungan.
Mengoleskan minyak kayu putih pada bekas gigitan serangga membantu meredakan ruam dan gatal. Sebab, minyak esensial ini mengandung sifat anti-inflamasi, yaitu agen yang menghambat pelepasan racun dari serangga sekaligus mengendalikan histamin.
Oleh karenanya, dengan minyak kayu putih bisa menghilangkan gatal, terutama akibat gigitan serangga.
2. Agen Anti-inflamasi
Minyak kayu putih juga berperan sebagai agen inflamasi bagi kulit. Menggunakannya, terutama saat keadaan gatal akan membantu menenangkan kulit. Umumnya, fungsi ini sangat dirasakan oleh mereka yang mengalami eksim atau psoriasis.
Beberapa jenis eksim yang dimaksud, seperti dermatitis atopik dan dermatitis kontak. Adapun jenis psoriasisnya, yaitu psoriasis plak dan psoriasis gutata. Kedua jenis masalah kulit tersebut umumnya memicu gatal dan ruam.
Menggunakan minyak kayu putih pada bagian kulit yang mengalami masalah akan membantu kulit lebih tenang. Hasilnya, rasa ruam dan gatal jari berkurang sehingga menurunkan keinginan penderitanya untuk menggaruk.
3. Agen Antiseptik
Selanjutnya, minyak kayu putih juga mengandung antiseptik. Agen ini berfungsi untuk mencegah terjadinya infeksi pada kulit yang luka atau terkelupas. Selain itu, juga bisa meredakan gatal, terutama yang disebabkan oleh infeksi bakteri dan jamur.
Beberapa infeksi jamur yang memicu gatal, yaitu kurap, panu, dan kandidiasis. Ketiganya termasuk masalah kulit yang sangat mengganggu aktivitas sehari-hari karena ruam, gatal, dan panas yang ditimbulkan sebagai reaksi alergi.
Mengatasi dan menghilangkan gatal jamur juga bisa dilakukan dengan memanfaatkan minyak kayu putih.
4. Membantu Mengusir Serangga
Selain membantu meredakan ruam dan gatal akibat gigitan serangga, minyak kayu putih juga mampu mengusir serangga. Ini karena aromanya yang khas dan tidak disukai oleh banyak serangga.
Mengusir serangga agar tidak mendekat membantu menurunkan risiko gigitan serangga yang memicu gatal. Oleh karenanya, menggunakan minyak kayu putih secara rutin sangat baik untuk mencegah gatal dan ruam akibat gigitan serangga.
5. Membantu Menghangatkan Tubuh
Terakhir, minyak kayu putih juga mampu menghangatkan tubuh. Ini sangat bermanfaat untuk mengalihkan perhatian dari rasa gatal dan nyeri akibat infeksi tertentu. Pasalnya, rasa gatal yang dibiarkan terus-menerus akan menimbulkan keinginan menggaruk.
Menggaruk bagian yang gatal justru bisa menimbulkan luka. Hasilnya, mengalihkan rasa gatal jadi solusi terbaik untuk mencegah ruam atau gatal semakin parah.
Berdasarkan 5 manfaat tersebut lalu apakah minyak kayu putih dapat meredakan gatal? Jawabannya benar, minyak kayu putih bisa menghilangkan gatal. Alasannya, terdapat kandungan anti-inflamasi, antiseptik, antiserangga, dan kemampuannya untuk menghangatkan tubuh.
Oleh karena itu, minyak kayu putih sangat direkomendasikan untuk mengatasi gatal, baik pada anak-anak maupun orang dewasa.
Baca Juga: Solusi Alergi Minyak Kayu Putih.
Cara Menggunakan Minyak Kayu Putih untuk Menghilangkan Gatal

Minyak kayu putih tidak bisa digunakan secara langsung ke kulit. Meskipun memiliki banyak manfaat kesehatan, menggunakan minyak esensial ini perlu hati-hati. Alasannya, sebagai minyak esensial, minyak kayu putih harus dicampurkan dahulu dengan minyak pembawa (carrier oil).
Carrier oil adalah minyak nabati yang berasal dari biji, kacang, atau tumbuhan. Fungsinya untuk mengencerkan minyak esensial–dalam hal ini minyak kayu putih–agar aman digunakan untuk kulit. Contohnya minyak kelapa (VCO), minyak jojoba, minyak almond manis, dan minyak zaitun.
Mencampurkan minyak kayu putih dengan salah satu atau beberapa minyak pembawa tersebut menjadikannya aman digunakan. Salah satunya, menggunakan minyak kayu putih untuk menghilangkan gatal.
Berikut beberapa cara yang bisa kamu lakukan:
- Pastikan minyak kayu putih yang kamu gunakan bukan merupakan minyak murni.
- Tes ke kulit terlebih dahulu untuk memastikan tidak terjadi alergi.
- Apabila tidak menunjukkan reaksi alergi maka oleskan beberapa tetes ke area yang gatal.
- Usap-usap pada area tersebut hingga terasa merata.
- Pijat dengan lembut dan lakukan selama 5–10 menit.
- Hindari area yang sensitif, seperti mata, hidung, mulut, dan area sensitif lainnya.
Itulah cara paling aman yang bisa kamu lakukan ketika menggunakan minyak kayu putih. Mengikuti langkah-langkah tersebut akan mencegah dari berbagai risiko yang bisa muncul, seperti iritasi dan lain sebagainya.
Selain minyak kayu putih, ada juga khasiat tersendiri dari bawang merah yang dicampur minyak telon untuk kesehatan tubuh.
Komposisi Minyak Kayu Putih dalam Produk Waji
Penggunaan minyak kayu putih yang aman bisa kamu lakukan dengan memilih produk Minyak Balur Waji dan Waji Minyak Telon Plus. Pasalnya, minyak kayu putih dalam kedua produk tersebut telah dicampur dengan carrier oill sehingga aman digunakan.
Minyak Balur Waji

Minyak Balur Waji adalah minyak balur multifungsi yang diformulasikan dari 10+ Botanical Essences yaitu:
- Minyak kelapa (VCO)
- Minyak zaitun
- Minyak citronela
- Minyak kayu putih
- Minyak jojoba
- Minyak pala
- Minyak tamanu
- Minyak temulawak
- Minyak jahe
- Minyak cengkeh
Formula tersebut sangat bermanfaat untuk:
- Meredakan pegal linu
- Meredakan nyeri otot dan sendi
- Meredakan perut kembung dan masuk angin
- Meredakan gatal-gatal
Waji Minyak Telon Plus

Komposisi minyak kayu putih juga terdapat dalam produk Waji Minyak Telon Plus. Minyak telon dengan formula 9 Bahan Alami seperti:
- Citronella oil
- Juniper berry oil
- Minyak adas
- Minyak kelapa
- Minyak bawang merah
- Minyak kayu putih
- Lavender oil
- Minyak adas manis
- Calendula oil
Manfaatnya:
- Memberikan rasa hangat alami pada tubuh bayi
- Membantu meredakan perut kembung dan mual akibat masuk angin
- Melindungi dari gigitan nyamuk dan serangga lebih lama
- Menenangkan kulit gatal atau kemerahan akibat gigitan serangga
- Membantu menutrisi dan menjaga kelembutan kulit si Kecil
Itulah komposisi minyak kayu putih dalam produk Minyak Balur Waji dan Waji Minyak Telon Plus. Minyak balur bisa dimanfaatkan oleh semua umur setelah usia dua tahun. Sementara itu, Minyak Telon Plus umumnya digunakan untuk bayi dan anak-anak.
Oleh karenanya, semua anggota keluarga bisa mendapatkan minyak kayu putih dengan cara menggunakan produk-produk dari brand Waji.
Efek Samping Minyak Kayu Putih

Menggunakan minyak kayu putih dari produk yang tidak jelas bisa memicu efek samping tertentu. Melansir berbagai sumber, berikut beberapa efek yang biasanya muncul:
- Alergi pada kulit seperti kemerahan, gatal, dan rasa terbakar.
- Mengganggu pernapasan hingga menyebabkan batuk dan sesak napas.
- Keracunan yang ditandai dengan mual dan muntah.
Itulah efek samping minyak kayu putih yang harus kamu pahami. Mencegah terjadinya hal tersebut bisa kamu lakukan dengan memilih produk terbaik, yaitu Minyak Balur Waji dan Waji Minyak Telon Plus.
Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, pilih produk-produk Waji untuk mendapatkan manfaat minyak kayu putih, termasuk untuk menghilangkan gatal!