Ibu mungkin sedang khawatir melihat adanya bercak putih pada mulut bayi. Kondisi ini memang sering dialami mereka yang usianya kurang dari 6 bulan. Penyebabnya adalah infeksi jamur Candida albicans yang tumbuh berlebih dalam mulut.
Lalu, seperti apa gejala jamur di mulut bayi? Artikel ini akan membahas mengenai hal tersebut, termasuk lamanya waktu penyembuhan dan cara menghilangkannya. Yuk, simak selengkapnya di bawah ini, Bu!
Apakah Bercak Putih di Mulut Bayi Bisa Hilang?

Bercak putih pada mulut bayi memang kerap terjadi, namun Ibu tidak boleh membiarkannya. Sebab, kondisi ini menjadi tanda bahwa si Kecil sedang mengalami infeksi jamur Candida albicans.
Infeksi tersebut umumnya dikenal dengan istilah oral thrush, yaitu kondisi infeksi jamur yang memicu bibir pecah-pecah, muncul bercak putih di rongga mulut termasuk lidah, sehingga membuatnya tidak nyaman.
Melansir laman Rumah Sakit Pondok Indah, jamur di mulut bayi umumnya bisa sembuh atau hilang dalam beberapa waktu. Pada kondisi inilah sangat diperlukan penanganan yang tepat untuk memastikan bahwa mulut bayi bisa kembali sehat.
Selain itu, juga untuk mencegah penularan ke Ibu. Alasannya, membiarkan infeksi tersebut terjadi secara terus-menerus justru bisa menyebar ke payudara Ibu. Sebab, sifat jamur penyebabnya itu sendiri adalah bisa menular, sehingga bisa menginfeksi orang lain yang melakukan kontak secara langsung.
Oleh karenanya, meskipun termasuk masalah kesehatan yang bisa disembuhkan, Ibu harus segera melakukan tindakan-tindakan yang tepat.
Baca Juga: Cara Menghilangkan Bercak Putih Pada Kulit Bayi Akibat ASI
Berapa Lama Jamur di Mulut Bayi Bisa Hilang?

Cepat atau lambatnya proses penyembuhan infeksi jamur di mulut bayi sangat dipengaruhi penanganan dan pengobatan yang dilakukan. Sebab, dengan penanganan dan pemberian obat yang sesuai maka infeksi bisa cepat hilang atau teratasi.
Sebaliknya, membiarkannya begitu saja atau berharap sembuh dengan sendirinya akan semakin lama proses penyembuhannya. Kondisi ini juga meningkatkan risiko penularan infeksi pada Ibu. Akibatnya, terjadi penularan yang semakin luas.
Melansir berbagai sumber, lamanya waktu jamur di mulut bayi bisa sembuh umumnya kurang dari 2 minggu. Padahal, kondisi seperti ini sebenarnya bisa Ibu cegah dengan melakukan berbagai cara seperti:
- Menjaga kebersihan alat menyusu untuk bayi, seperti botol dan dot.
- Selalu menjaga mainan bayi dalam keadaan steril, khususnya yang masuk ke mulut seperti teether.
- Rutin membersihkan lidah, gigi, dan gusi bayi untuk mencegah dari penumpukan sisa makanan, misalnya dengan sikat bulu halus.
- Ajarkan menyikat gigi secara rutin jika bayi sudah mulai tumbuh gigi dengan sikat gigi berbulu halus.
- Ibu harus selalu menjaga kebersihan payudara, baik sebelum maupun sesudah menyusui.
- Ibu juga harus mengganti bra sesering mungkin, khususnya jika sudah basah dan berkeringat.
Melalui cara-cara tersebut, Ibu akan membantu mencegah si Kecil dari infeksi jamur yang memicu bercak putih di mulut.
Apa Saja Bercak Putih di Sekitar Mulut Bayi?

Selain akibat jamur Candida albican, bercak putih di sekitar mulut bayi juga bisa disebabkan sisa susu ya, Bu. Sisa susu yang dimaksud, baik air susu ibu (ASI) maupun susu formula. Kedua faktor tersebut akan memicu bercak yang berbeda di mulut bayi.
Bercak Putih Akibat Infeksi Jamur
Bayi yang mengalami infeksi jamur Candida albican pada mulutnya akan menunjukkan gejala seperti:
- Bercak putih sulit dihilangkan.
- Bentuknya seperti lapisan keju yang tebal.
- Muncul pada bagian bibir, lidah, pipi bagian dalam, langit-langit mulut, dan sekitar tenggorokan bayi.
- Bisa memicu luka dan berdarah ketika digosok untuk dihilangkan.
- Menyebabkan rasa sakit sehingga memicu bayi menjadi lebih rewel dibanding biasanya.
Bercak Putih Akibat Sisa Susu
Selain infeksi jamur, sisa ASI atau susu formula juga bisa memicu bercak putih yang ditandai dengan:
- Bercak putih yang mudah dihilangkan.
- Bentuknya seperti noda putih karena belum dibersihkan.
- Biasanya muncul di lidah, gusi, dan bagian dalam pipi.
- Umumnya tidak menimbulkan rasa sakit.
Itulah dua jenis bercak putih yang biasanya terjadi pada mulut bayi. Kondisi tersebut sangat dipengaruhi oleh penyebabnya, sehingga penanganannya pun berbeda.
Cara Menghilangkan Bercak Putih di Bibir Bayi

Bercak putih di bibir bayi termasuk gejala dari infeksi jamur Candida albicans. Pasalnya, apabila terjadi akibat sisa susu maka umumnya tidak menimbulkan bercak pada bibir. Ibu bisa melakukan cara-cara berikut untuk menghilangkan bercak tersebut:
- Gunakan kain yang lembut dan steril, kemudian basahi dengan air hangat lalu diusapkan pada bagian bibir bayi.
- Bersihkan mulut bayi secara rutin dengan sikat gigi berbulu lembut.
- Konsultasikan dengan dokter spesialis anak untuk memastikan tindakan yang tepat bagi si Kecil.
Berkonsultasi dengan dokter spesialis anak jadi langkah terbaik, terutama jika faktor dan gejalanya menunjukkan akibat infeksi jamur Candida albicans. Sebab, melakukan penanganan secara mandiri akan kurang efektif pada kondisi seperti ini.
Itulah cara menghilangkan jamur pada mulut bayi yang perlu Ibu ketahui. Menjaga kesehatan mulut secara menyeluruh, termasuk gigi dan gusi adalah kunci kesehatan keluarga.

Nah, untuk memastikan seluruh anggota keluarga memiliki kesehatan gigi, gusi, dan mulut yang baik, Ibu bisa memberikan salah satu produk terbaru Waji, yakni Pasta Gigi Herbal. Diformulasikan dari 98% bahan alami, tanpa SLS dan paraben sangat aman digunakan setiap orang, baik anak-anak maupun orang dewasa.
Selain itu, kandungan bahan alami seperti siwak, minyak cengkeh, dan daun mint juga mampu memberikan 5 Proteksi Alami:
- Menjaga kesehatan gigi dan gusi.
- Mencegah gigi berlubang.
- Melindungi gigi dari plak.
- Menyegarkan napas dan mulut.
- Membuat gigi lebih cerah alami.
Jadi tunggu apa lagi? Yuk, pilih Pasta Gigi Herbal waji untuk lindungi kesehatan gigi, gusi, dan mulut keluarga secara alami!
