Gigi Ngilu saat Minum Air Dingin? Ada Solusinya, Cek Disini

Gigi Ngilu saat Minum Air Dingin

Gigi yang tiba-tiba ngilu saat minum air dingin memang sering membuat tidak nyaman. Bahkan pada sebagian orang, air biasa dengan suhu kamar saja bisa memicu sensasi menusuk yang singkat namun tajam. Kondisi ini sering disebut sebagai dentin hypersensitivity atau gigi sensitif.

Kabar baiknya, sebagian besar kasus gigi ngilu bisa diatasi dengan perawatan rumahan dan kebiasaan yang lebih sehat. Namun, untuk beberapa kondisi tertentu, kamu tetap perlu evaluasi oleh dokter gigi agar penyebabnya bisa ditangani dengan tepat.

Yuk, simak di bawah ini terkait penyebab dan cara mengatasi gigi ngilu saat minum air dingin! 

Mengapa Gigi Bisa Ngilu saat Minum Air Dingin?

Infografis Penyebab Gigi Ngilu Saat Minum Air Dingin

Secara anatomi, gigi memiliki beberapa lapisan, yaitu enamel (terluar), dentin (tengah), dan pulpa (paling dalam). Rasa ngilu muncul ketika lapisan dentin terbuka, sehingga saraf di bawahnya mudah terstimulasi oleh suhu dingin, panas, sentuhan, atau makanan manis dan asam.

Berikut penyebab gigi ngilu saat minum air dingin, bahkan air biasa:

1. Enamel Gigi yang Menipis

Salah satu penyebab paling umum dari munculnya sensasi ngilu adalah enamel yang menipis. Penipisan ini bisa terjadi akibat kebiasaan menyikat gigi terlalu keras, menggunakan sikat gigi dengan bulu kasar, atau sering mengonsumsi makanan serta minuman yang bersifat asam seperti soda, lemon, atau cuka. 

Akibatnya, ketika enamel gigi melemah maka air dingin mudah menembus hingga ke dentin. Kondisi ini akan memicu reaksi saraf yang membuat gigi terasa ngilu. Oleh karenanya, kamu bisa merasakan ngilu saat minum air es. 

2. Gusi yang Turun (Receding Gums)

Selain itu, gusi yang turun juga dapat menyebabkan sensasi yang sama. Ketika gusi turun, akar gigi yang tidak memiliki perlindungan enamel ikut terbuka. Kondisi ini umum terjadi akibat penyakit gusi, penumpukan karang gigi, hingga kebiasaan menyikat gigi dengan tekanan berlebihan. 

Pada tahap ini, bukan hanya air dingin yang menimbulkan ngilu, tetapi bahkan air biasa pun bisa menyebabkan rasa sakit karena akar gigi langsung terpapar. Oleh karenanya, kamu perlu memperhatikan kondisi gigi, terlebih yang memiliki masalah gigi yang turun. 

3. Gigi Berlubang

Gigi berlubang pun menjadi penyebab seringnya kamu merasakan ngilu saat minum air dingin. Lubang yang kecil sekalipun dapat menjadi celah masuknya udara dan air menuju saraf, sehingga memicu nyeri tajam. Biasanya, ngilu akibat gigi berlubang juga dipicu oleh makanan manis atau terlalu panas.

Baca Juga: Rekomendasi Pasta Gigi untuk Gigi Berlubang.

4. Lapisan Dentin Terbuka karena Erosi Asam

Lapisan dentin yang terbuka akibat erosi asam juga berkontribusi pada munculnya sensitivitas. Kebiasaan mengonsumsi minuman bersoda, kopi, atau makanan asam dapat mempercepat proses pengikisan enamel. Semakin sering enamel terpapar zat asam, semakin mudah dentin berada tanpa perlindungan, sehingga gigi menjadi jauh lebih sensitif.

5. Tambalan Gigi yang Sudah Rusak

Tambalan gigi yang rusak juga bisa menimbulkan rasa ngilu. Ketika tambalan mulai aus atau mengalami retakan, celah kecil dapat terbentuk dan menyebabkan rangsangan dari luar langsung menuju lapisan dalam gigi. 

Selain itu, beberapa orang mengalami sensitivitas sementara setelah menjalani perawatan gigi seperti bleaching, scaling, atau pemasangan behel. Sensitivitas jenis ini biasanya tidak berlangsung lama dan akan membaik dalam beberapa hari.

6. Retakan pada Gigi (Cracked Tooth)

Penyebab lain yang terkadang tidak disadari adalah retakan pada gigi. Retak kecil sekalipun dapat memungkinkan air dingin mencapai area saraf lebih cepat, sehingga menimbulkan sensasi sakit yang tajam. 

Jika tidak segera ditangani, retakan dapat berkembang menjadi lebih besar dan membutuhkan tindakan medis seperti pemasangan crown atau bahkan perawatan saluran akar. Oleh karenanya, buat kamu yang memiliki gigi retak maka perlu berhati-hati. 

Cara Mengatasi Gigi Ngilu saat Minum Air

gigi ngilu saat minum air dingin

Ketika sudah mengetahui penyebabnya, kamu bisa mencoba beberapa langkah perawatan untuk meredakan gejala gigi ngilu. Nah, perawatan yang dimaksud seperti: 

1. Menggunakan Pasta Gigi Khusus

Pasta gigi yang diformulasikan khusus untuk gigi sensitif menjadi salah satu solusi yang paling mudah dan efektif. Produk ini biasanya mengandung bahan seperti potassium nitrate, stannous fluoride, atau strontium chloride yang berfungsi membantu menenangkan saraf dan memperkuat enamel. Penggunaan rutin selama dua hingga empat minggu biasanya memberikan hasil yang signifikan.

2. Menyikat Gigi dengan Teknik yang Tepat 

Selain pemilihan pasta gigi yang tepat, teknik dan kebiasaan menyikat gigi juga berpengaruh besar. Sikat gigi sebaiknya digunakan dengan gerakan lembut dan memutar, bukan menggosok dengan gerakan horizontal yang kasar. 

Menggunakan sikat dengan bulu lembut serta menghindari tekanan berlebihan dapat membantu mencegah kerusakan enamel lebih jauh. Pasta gigi ber-fluoride juga sangat direkomendasikan untuk membantu memperkuat struktur gigi.

3. Hindari Makanan dan Minuman yang Menjadi Pemicunya

Membatasi konsumsi makanan dan minuman pemicu juga merupakan langkah penting. Soda, kopi, teh, jus citrus, serta makanan asam lain dapat meningkatkan sensitivitas karena sifatnya yang mengikis enamel. 

Begitu pula makanan yang terlalu dingin atau terlalu panas dapat memperparah rasa ngilu. Mengurangi konsumsi jenis makanan ini membantu enamel pulih secara bertahap. Oleh karenanya, penting bagi kamu untuk mengatur jenis makanan yang kamu konsumsi. 

4. Gunakan Obat Kumur Bebas Alkohol

Penggunaan obat kumur bebas alkohol juga dapat mendukung proses perbaikan enamel. Formula yang mengandung fluoride sangat baik untuk memperkuat gigi dan mencegah rasa ngilu yang sering muncul. 

Alasannya, alkohol dalam obat kumur justru dapat memperparah sensitivitas, sehingga sebaiknya kamu memilih produk yang bebas alkohol. Kumur dengan bahan-bahan alami juga sangat direkomendasikan. 

5. Lakukan Desensitizing Treatment di Dokter Gigi

Jika perawatan rumahan tidak cukup membantu, perawatan desensitisasi di dokter gigi menjadi pilihan selanjutnya. Dokter dapat memberikan aplikasi fluoride gel, varnish khusus, atau sealant untuk menutup dentin yang terbuka. Perawatan ini biasanya memberikan efek cepat dan mengurangi sensitivitas dalam waktu singkat.

6. Atasi Kebiasaan Gemeretak Gigi (Bruxism)

Pada beberapa kasus, kebiasaan menggemeretakkan gigi saat tidur juga memengaruhi sensitivitas. Jika kamu sering mengalami hal ini, penggunaan night guard yang direkomendasikan oleh dokter gigi sangat membantu melindungi enamel dari gesekan berlebihan. Selain itu, mengurangi stres, membatasi konsumsi kafein, dan melakukan relaksasi sebelum tidur dapat membantu mengurangi kebiasaan bruxism.

7. Perawatan untuk Kasus yang Lebih Serius

Untuk kasus yang lebih serius, dokter mungkin perlu melakukan tindakan medis seperti penambalan pada gigi berlubang, perawatan saluran akar untuk infeksi saraf, scaling atau gum graft untuk gusi turun, serta pemasangan crown untuk gigi yang retak. Semua ini memerlukan diagnosis dokter agar penyebabnya dapat ditangani secara tepat.

Cara Mencegah Gigi Ngilu agar Tidak Kambuh

Tips Mencegah Sariawan di Gusi Belakang Gigi Geraham

Agar masalah gigi sensitif tidak berulang, kamu perlu menjaga kebersihan mulut secara rutin dan benar. Berikut beberapa cara yang sangat direkomendasikan: 

1. Rutin Menyikat Gigi 

Menyikat gigi dua kali sehari dengan teknik yang lembut, menggunakan pasta gigi ber-fluoride, serta membatasi konsumsi makanan asam dan minuman bersoda sangat membantu menjaga enamel tetap kuat. 

2. Hindari Kebiasaan Menggeretakkan Gigi

Hindarilah kebiasaan menggeretakkan gigi yang memicu rasa nyeri pada gigi. Sebab, kondisi ini sangat berakibat buruk pada gigi. Oleh karenanya, kamu yang memiliki kebiasaan menggeretakan gigi perlu lebih sering mengontrol untuk menghindari aktivitas tersebut. 

3. Melakukan Pemeriksaan Gigi secara Rutin 

Pastikan kamu melakukan pemeriksaan rutin ke dokter gigi setiap enam bulan sekali. Selain itu, usahakan tidak langsung menyikat gigi sesaat setelah minum minuman asam; tunggu sekitar 30 menit agar enamel tidak semakin terkikis.

Gigi ngilu saat minum air dingin bukanlah kondisi yang perlu kamu takuti, tetapi juga tidak boleh diabaikan. Sebagian besar kasus terjadi karena enamel yang melemah atau gusi yang turun sehingga dentin terbuka. 

Dengan perawatan rumahan seperti penggunaan pasta gigi sensitif, teknik menyikat gigi yang tepat, serta penghindaran makanan pemicu, kondisi ini biasanya dapat membaik. 

komposisi Manfaat pasta gigi herbal waji

Produk Pasta Gigi Herbal dari Waji bisa jadi solusi untuk kamu yang punya masalah gigi sensitif. Diformulasikan dari 98% Bahan Alami, sangat aman untuk jenis gigi yang sensitif. 

Tidak hanya itu, kandungan bahan alami seperti siwak, minyak cengkeh, dan daun mint mampu memberikan 5 Proteksi Alami: 

  • Menjaga kesehatan gigi dan gusi. 
  • Mencegah gigi berlubang. 
  • Melindungi gigi dari plak. 
  • Menyegarkan napas dan mulut. 
  • Membuat gigi lebih cerah alami. 

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, dapatkan produknya sekarang juga untuk bebaskan gigi kamu dari masalah sensitif! 

Keranjang Belanja
Chat dengan CS Waji
Scroll to Top