Manfaat Bekam, Bisa Atasi Pegal Hingga Cegah Stress?

Manfaat Bekam untuk Kesehatan Tubuh

Bekam merupakan salah satu metode pengobatan tradisional yang sudah digunakan sejak ribuan tahun lalu. Hingga kini, praktik pengobatan bekam masih populer karena dipercaya memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh. 

Lalu, apa saja sebenarnya manfaat bekam untuk kesehatan, dan apakah terapi ini aman untuk kamu coba? Yuk, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini! 

Apa Itu Bekam? 

manfaat bekam

Bekam adalah metode terapi dengan cara menyedot permukaan kulit menggunakan alat khusus (cup) untuk melancarkan peredaran darah. Dalam praktiknya, bekam terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu bekam kering dan bekam basah

Bekam kering adalah metode yang hanya menggunakan hisapan tanpa mengeluarkan darah. Adapun bekam basah umumnya dilakukan dengan sayatan kecil pada kulit untuk mengeluarkan sedikit darah. 

Umumnya, kedua teknik tersebut sudah dikenal dalam berbagai budaya, termasuk pengobatan tradisional Tiongkok dan Timur Tengah. Melansir laman Universitas Airlangga, Prof. Dr. Imam Subadi, dr., Sp.KFR(K), guru besar Fakultas Kedokteran (FK) UNAIR menyebutkan secara tidak langsung bahwa:

Bekam memiliki potensi besar untuk menjadi bagian dari dunia kedokteran modern, bukan sekedar warisan budaya, tapi terapi yang ilmiah, aman, dan bermanfaat. Dengan pendekatan yang tepat, terapi ini bisa masuk ke sistem pelayanan medis resmi, terutama di bidang Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi.

Selain itu, menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), terapi tradisional seperti bekam masih digunakan secara luas dan dapat menjadi pelengkap pengobatan modern jika dilakukan dengan benar dan higienis.

Berdasarkan kedua pendapat tersebut maka bisa disimpulkan bahwa bekam memang suatu terapi yang sangat bermanfaat bagi tubuh, tidak hanya karena telah teruji bertahun-tahun, namun juga adanya bukti-bukti ilmiah yang mendukungnya. 

Oleh karenanya, tidak heran bahwa bekam sangat terkenal di masyarakat sebagai suatu teknik pengobatan tertentu. 

Manfaat Bekam untuk Kesehatan 

manfaat bekam

Banyak orang mencoba bekam untuk mengatasi berbagai keluhan kesehatan. Berikut beberapa manfaat bekam yang paling sering dirasakan:

1. Melancarkan Peredaran Darah

Bekam bekerja dengan menciptakan tekanan negatif (hisapan) pada permukaan kulit. Tekanan ini menyebabkan pembuluh darah di area tersebut melebar (vasodilatasi), sehingga aliran darah menjadi lebih lancar. Peningkatan sirkulasi ini membantu membawa oksigen dan nutrisi lebih cepat ke jaringan tubuh sekaligus mempercepat pembuangan zat sisa metabolisme.

Selain itu, efek ini juga dapat mengurangi peradangan lokal dan mempercepat pemulihan jaringan yang cedera. Itulah sebabnya bekam sering digunakan pada area tubuh yang terasa kaku atau mengalami cedera ringan.

Menurut penelitian yang dipublikasikan di National Center for Biotechnology Information, terapi bekam dapat meningkatkan mikrosirkulasi darah dan memperbaiki fungsi jaringan di area yang diterapi.

2. Mengurangi Nyeri Otot dan Pegal

Bekam banyak dimanfaatkan untuk mengatasi nyeri otot, termasuk nyeri punggung bawah, leher kaku, dan bahu tegang. Mekanismenya melibatkan peningkatan aliran darah sekaligus stimulasi sistem saraf yang membantu mengurangi persepsi nyeri.

Terapi ini juga dapat memicu pelepasan zat kimia alami tubuh seperti endorfin, yang berperan sebagai pereda nyeri alami. Selain itu, bekam membantu mengendurkan otot yang tegang akibat aktivitas fisik berlebihan atau posisi tubuh yang tidak ergonomis.

Baca Juga: titik bekam asam lambung

3. Membantu Relaksasi Tubuh

Efek relaksasi dari bekam tidak hanya berasal dari sensasi fisik, tetapi juga dari respons sistem saraf. Hisapan pada kulit dapat merangsang sistem saraf parasimpatis, yaitu bagian dari sistem saraf yang berperan dalam kondisi rileks dan pemulihan.

Ketika sistem ini aktif, detak jantung menjadi lebih stabil, pernapasan lebih tenang, dan tubuh memasuki kondisi yang lebih santai. Inilah yang membuat banyak orang merasa lebih ringan, segar, dan bahkan mengantuk setelah terapi bekam.

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), terapi tradisional seperti bekam dapat memberikan efek relaksasi dan meningkatkan kesejahteraan secara umum jika dilakukan dengan teknik yang benar.

4. Meningkatkan Sistem Imun

Bekam dipercaya dapat merangsang sistem kekebalan tubuh melalui peningkatan aktivitas sel imun. Proses hisapan dan, pada bekam basah, pengeluaran darah dalam jumlah kecil dapat memicu respons pertahanan tubuh.

Respons ini mendorong produksi sel darah putih serta meningkatkan aktivitas sistem imun dalam melawan infeksi. Selain itu, perbaikan sirkulasi darah juga membantu distribusi sel imun ke seluruh tubuh menjadi lebih optimal.

Penelitian dalam National Center for Biotechnology Information menunjukkan bahwa bekam dapat meningkatkan parameter tertentu dalam sistem imun, meskipun masih diperlukan penelitian lanjutan untuk memastikan efektivitasnya secara klinis.

5. Mengurangi Stres dan Kelelahan

Bekam dapat membantu menurunkan tingkat stres melalui kombinasi efek fisik dan psikologis. Secara fisiologis, peningkatan sirkulasi darah dan aktivasi sistem saraf parasimpatis membantu tubuh keluar dari kondisi tegang (fight or flight) menuju kondisi relaks (rest and digest).

Selain itu, terapi ini juga dapat menurunkan kadar hormon stres seperti kortisol dan meningkatkan produksi hormon yang berhubungan dengan rasa nyaman.

Dari sisi psikologis, proses terapi yang menenangkan dan sensasi setelah bekam seringkali memberikan efek well-being atau rasa nyaman secara keseluruhan. Hal ini membantu mengurangi kelelahan, baik fisik maupun mental.

Hasilnya, terapi ini sangat baik untuk meningkatkan kualitas hidup dan mengurangi stres pada beberapa kelompok pasien. 

Mau Bekam Karena Badan Nyeri tapi Takut? Cukup Balurkan Minyak Waji

manfaat minyak balur

Buat kamu yang ingin merasakan manfaat bekam tapi masih takut dengan prosesnya, ada alternatif yang lebih praktis dan nyaman, yaitu menggunakan Minyak Balur Waji

Minyak balur multifungsi ini bisa kamu balurkan pada area tubuh yang terasa nyeri atau pegal. Sensasi hangat yang dihasilkan membantu melancarkan peredaran darah dan meredakan ketegangan otot. Ini mirip seperti efek bekam, tapi tanpa rasa sakit atau bekas di kulit.

Selain itu, penggunaan minyak juga lebih fleksibel karena bisa dilakukan kapan saja di rumah. Cocok banget untuk kamu yang punya aktivitas padat tapi tetap ingin menjaga kesehatan tubuh.

FAQ Manfaat Bekam

1. Apakah Bekam Itu Mengeluarkan Darah Kotor?

Istilah “darah kotor” sebenarnya bukan istilah medis. Dalam bekam basah, darah yang keluar adalah darah dari pembuluh kapiler di bawah kulit. Tujuannya bukan membuang “racun”, melainkan membantu memperbaiki sirkulasi dan merangsang respons penyembuhan tubuh.

2. Apakah Vertigo Bisa Sembuh dengan Bekam?

Bekam bisa membantu meredakan gejala vertigo pada beberapa orang, terutama jika penyebabnya berkaitan dengan ketegangan otot atau sirkulasi darah. Namun, vertigo memiliki banyak penyebab, sehingga tetap penting untuk berkonsultasi dengan tenaga medis agar mendapatkan diagnosis yang tepat.

3. Bolehkah Bekam untuk Penderita Asam Urat?

Penderita asam urat boleh melakukan bekam, tetapi harus dengan hati-hati dan sebaiknya di bawah pengawasan terapis profesional. Bekam dapat membantu mengurangi nyeri sendi, tetapi bukan pengganti pengobatan utama untuk asam urat.

Manfaat bekam cukup beragam, mulai dari melancarkan peredaran darah, mengurangi nyeri otot, hingga membantu relaksasi tubuh. Meskipun begitu, terapi ini tetap perlu dilakukan dengan prosedur yang benar dan oleh tenaga profesional agar aman.

Kalau kamu masih ragu untuk mencoba bekam, alternatif seperti penggunaan minyak herbal bisa jadi pilihan yang lebih praktis dan nyaman. Yang terpenting, selalu dengarkan kondisi tubuhmu dan pilih metode yang paling sesuai dengan kebutuhan.

Keranjang Belanja
Chat dengan CS Waji
Scroll to Top