Perut Gatal Setelah Melahirkan: Penyebab dan Cara Mengatasinya

perut gatal setelah melahirkan

Melahirkan merupakan proses pengeluaran hasil konsepsi atau yang biasa disebut sebagai janin atau bayi dalam kandungan. Proses ini sering menyebabkan kondisi perut gatal setelah melahirkan. 

Meski demikian, gatal yang sering terjadi pada perut umumnya berlangsung sebentar. Akan tetapi, kamu bisa melakukan banyak cara untuk mengatasinya. Pasalnya, gatal bisa sangat mengganggu kenyamanan, termasuk dalam aktivitas sehari-hari. 

Dilansir dari laman Klikdokter, kondisi gatal-gatal yang sering terjadi pascamelahirkan disebut postpartum hives. Keadaan ini secara umum dialami oleh banyak ibu hamil, terutama setelah melahirkan. 

Selain gatal di perut, terdapat bagian tubuh lain yang juga mengalami hal yang sama. Adapun bentuk reaksinya, seperti bengkak dan ruam pada area lengan, kaki, atau punggung. Umumnya, kondisi ini akan tampak seperti biduran. 

Dikatakan mirip biduran karena gejalanya juga cepat hilang (temporary). Namun, kamu juga harus tahu cara mengatasinya. Oleh karena itu, pada poin selanjutnya akan diuraikan penyebab dan cara mengatasinya. 

Penyebab Perut Gatal Setelah Melahirkan 

perut gatal setelah melahirkan

Gatal-gatal setelah melahirkan tidak hanya terjadi pada perut, akan tetapi pada bagian tubuh yang lain. Banyak faktor yang menyebabkan kondisi ini terjadi. 

Berikut beberapa penyebab gatal-gatal setelah melahirkan dilansir dari laman Klikdokter sebagai berikut. 

1. Alergi 

Penyebab utama gatal setelah melahirkan adalah alergi. Pemicunya adalah faktor hormon yang meningkat selama kehamilan. Selain itu, juga faktor perubahan pola makan yang sering dilakukan oleh ibu hamil. 

Akibatnya, sistem kekebalan tubuhnya menurun. Hal ini memicu alergi berupa gatal-gatal di kulit. Alergi seperti ini akan semakin parah apabila terjadi kontak dengan alergen, seperti debu, jamur, bulu hewan, hingga obat-obatan tertentu. 

2. Infeksi 

Penyebab selanjutnya gatal setelah melahirkan adalah infeksi. Ada banyak hal yang dapat menyebabkan infeksi, seperti kuman, bakteri, dan virus. 

Kondisi tersebut menjadikan ibu hamil sering terkena pilek atau flu. Adapun virus penyebab penyakit tersebut biasanya juga menyebabkan gatal-gatal, seperti biduran. Kondisi gatal ini sering berlanjut sampai setelah melahirkan. 

Adapun beberapa faktor infeksi lain gatal setelah melahirkan, yaitu infeksi saluran kemih, radang tenggorokan, virus hepatitis, dan berbagai virus serta bakteri lainnya. 

3. Masalah Liver 

Liver merupakan organ tubuh yang berfungsi untuk menyaring racun dari darah. Saat hamil, tubuh seseorang akan bekerja lebih keras daripada sebelumnya. Kondisi ini sering disebut dengan overdrive. 

Overdrive adalah sebuah kondisi yang menyebabkan kinerja hati menurun sementara waktu. Adapun dampaknya pada tubuh adalah terjadinya penumpukan limbah dalam darah. 

Tubuh yang mengalami overdrive akan memicu munculnya gatal-gatal dan jenis ruam kulit lainnya setelah melahirkan. Meskipun sering terjadi tepat setelah melahirkan, akan tetapi tergolong jarang terjadi. 

4. Penyebab Lain 

Selain berbagai faktor yang telah disebutkan, terdapat banyak faktor lain yang memicu gatal-gatal setelah melahirkan. Berikut faktor-faktor yang sering terjadi. 

  • Kurang tidur. 
  • Gangguan kecemasan hingga depresi. 
  • Stres setelah melahirkan. 
  • Serangan panik. 
  • Menjalani transfusi darah. 
  • Perubahan pola makan. 
  • Mengenakan pakaian terlalu ketat. 

Baca Juga: Kenapa Eksim Gatal di Malam Hari?

Cara Mengatasi Perut Gatal Setelah Melahirkan 

Gatal yang sering terjadi setelah melahirkan bisa diatasi dengan beberapa cara. Adapun cara-caranya sebagai berikut. 

1. Mengonsumsi Obat 

Cara pertama yang biasanya dilakukan untuk mengatasi gatal setelah melahirkan adalah dengan mengonsumsi obat tertentu. Hal ini dilakukan dengan terlebih dahulu mengetahui penyebabnya. 

Seperti yang telah disebutkan, terdapat beberapa faktor pemicu gatal. Faktor-faktor inilah yang nantinya menentukan jenis pengobatan yang akan diberikan. 

Menurut dr. Atika dalam laman Klik Dokter, umumnya pengobatan untuk hal ini bisa dilakukan dengan antihistamine atau obat jenis steroid. Selain itu, bisa juga dengan obat steroid atau krim antigatal lainnya. 

2. Cara Alternatif 

Selain mengonsumsi obat tertentu, mengatasi gatal setelah melahirkan juga bisa dilakukan dengan cara alternatif. Berikut beberapa cara yang bisa kamu lakukan. 

  • Mandi dengan air dingin. 
  • Oleskan gel lidah buaya murni untuk membantu meredakan peradangan akibat gatal. 
  • Oleskan lotion alami, salah satunya shea butter. 
  • Kompres dengan air dingin pada area yang gatal. 
  • Menggunakan pakaian yang longgar dan menyerap keringat. 
  • Miliki waktu tidur siang atau bersantai. 

Nah, itulah penjelasan mengenai penyebab dan cara mengatasi perut gatal setelah melahirkan. Jika kondisi terus berlanjut dan tak kunjung sembuh, disarankan untuk Bunda agar memeriksa ke Dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan lebih lanjut.

Artikel Lainnya: Cara Menghilangkan Bekas Gigitan Nyamuk Pada Bayi.

Minyak Waji untuk Mengatasi Gatal

Minyak Waji merupakan minyak balur multifungsi yang dibuat dari 10+ Botanical Essences. Hal ini menjadikannya punya banyak khasiat, salah satunya mengatasi gatal-gatal pada kulit. 

Khasiat untuk mengatasi gatal dikarenakan adanya kandungan minyak cenanga, minyak pohon teh, dan minyak sereh. Ketiganya memiliki sifat antiinflamasi, antijamur, dan antibakteri, sehingga dapat mencegah dan meredakan gatal di kulit. 

Oleh karena itu, Sedulur harus dapatkan Minyak Waji sekarang juga melalui website resmi kami!

Bunda mungkin butuh info ini juga: Cara Menghilangkan Gatal Campak Pada Anak Secara Alami.

Share:

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

On Key

Related Posts

sabun batang antibakteri
Tips Waji

Sabun Batang Antibakteri: Pengertian, Manfaat, dan Rekomendasinya

Sabun batang antibakteri telah menjadi pilihan bagi banyak orang, terutama mereka yang ingin menjaga kebersihan dan merawat kesehatan kulit. Pasalnya, bakteri sering menjadi penyebab masalah kesehatan tertentu.  Salah satu masalah kesehatan yang kerap disebabkan oleh

sabun untuk penyakit scabies
Gatal Gatal

Sabun untuk Penyakit Scabies, Pilih yang Seperti Ini Saja

Sabun sering dipilih oleh para penderita scabies untuk membantu menyembuhkan gejalanya. Sebab, selain mengonsumsi obat rekomendasi dokter, sabun dinilai efektif untuk membantu mengatasi gatal pada kulit akibat scabies.  Meski demikian, kamu juga harus tahu bahwa

titik bekam asam lambung
Tips Waji

Letak Titik Bekam Asam Lambung dan Titik Pijat yang Pas

Mengetahui titik bekam asam lambung yang benar bisa menjadi salah satu solusi untuk penderita asam lambung guna meredakan masalah lambung. Mengandalkan bekam untuk asam lambung memang dipilih sebagian orang, dibandingkan meminum obat atau metode pengobatan

Cara Mengatasi Perut Kembung Pada AnakĀ 
Tidak Enak Badan

Cara Mengatasi Perut Kembung Pada Anak, Bikin Perut Lega Kembali!

Perut kembung pada anak-anak kerap membuat mereka jadi lebih rewel. Pasalnya, kembung menjadi suatu kondisi yang sangat tidak nyaman untuk dirasakan, tidak terkecuali ketika dialami oleh anak.  Meski bisa dialami oleh setiap usia, namun penyebab

biang keringat tidak kunjung sembuh
Gatal Gatal

Biang Keringat Tak Kunjung Sembuh? Coba Lakukan Beberapa Tips Ini

Biang keringat (miliaria) adalah kelainan kulit yang disebabkan adanya sumbatan pada saluran kelenjar keringat atau kelenjar ekrin. Umumnya, kondisi ini ditandai dengan ruam kecil kemerahan yang disertai rasa gatal dan perih pada kulit.  Setiap orang

kenapa scabies tidak sembuh sembuh
Gatal Gatal

Kenapa Scabies Tidak Sembuh Sembuh? Ternyata Bisa Dari Hal Ini

Scabies (kudis) adalah infeksi kulit yang disebabkan oleh tungau parasit yang dikenal sebagai Sarcoptes scabiei. Meskipun jenis penyakit ini biasanya dapat diobati dengan cepat, tapi tidak jarang pula kondisinya tidak sembuh-sembuh seperti yang diharapkan. Hal