Kamu lagi nyari tahu apa itu skin minimalism? Belakangan, tren di media sosial mengenai ajakan untuk mengurangi penggunaan produk perawatan kulit memang meningkat. Tren ini dipengaruhi semakin banyaknya produk yang beredar di pasaran.
Padahal, tidak semua produk sangat diperlukan atau harus diaplikasikan untuk merawat kulit. Sementara itu, dampaknya ke lingkungan juga dinilai kurang baik. Oleh karenanya, gerakan atau ajakan untuk menggunakan basic skincare semakin kencang.
Lalu, benarkah ada manfaat dari melakukan hal tersebut? Yuk, simak beberapa pendapat dokter kulit mengenai berbagai manfaatnya di bawah ini!
Apa itu Skin Minimalism?

Melansir Journal Communication Spectrum, skin minimalism adalah pendekatan perawatan kulit yang menekankan penggunaan produk-produk perawatan kulit seminimal mungkin.
Seperti namanya, menerapkan hidup minimalis dalam merawat kulit mencakup penggunaan produk perawatan yang sesuai dengan kebutuhan. Hal ini sangat berfokus pada kualitas dibanding kuantitas.
Meski demikian, tujuannya tetap untuk menyederhanakan rutinitas perawatan kulit, sehingga kulit bisa bernapas, beristirahat, dan minim risiko iritasi. Tapi, tujuan utamanya tetap untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
Apa saja yang harus kamu perhatikan dalam menerapkan kebiasaan minimalis penggunaan skincare? Beberapa poin penting memang harus kamu perhatikan, seperti:
Fokus menggunakan produk esensial
Produk esensial atau produk dasar untuk merawat kulit di era sekarang, misalnya pembersih, pelembap, dan tabir surya.
Kamu bisa memiliki produk-produk tersebut karena merupakan dasar perawatan kulit sehingga sangat diperlukan. Selain itu, fungsinya juga tidak tergantikan oleh jenis produk lainnya.
Membiarkan kulit mudah untuk bernapas
Poin penting selanjutnya dari meminimalkan penggunaan skincare adalah agar kulit bisa bernapas.
Pasalnya, semakin sedikit penggunaan produk perawatan kulit akan mendorong lapisan terluar tubuh ini lebih mudah untuk meremajakan diri. Hal ini menjadikannya tidak bergantung pada banyaknya penggunaan skincare.
Perawatan yang sederhana
Meminimalkan jumlah penggunaan produk perawatan kulit tujuannya untuk menyederhanakan langkah-langkah perawatan. Hal ini akan lebih mudah diikuti tanpa harus berlebihan menggunakan produk-produk yang tidak diperlukan.
Efektif dan efisien
Menerapkan minimalisme juga penting untuk memperhatikan efektivitas dan efisiensi produk perawatan kulit. Hasilnya, perawatan ini menjadi cara yang penting agar kulit lebih efektif dan efisien.
Hemat dan ramah lingkungan
Poin yang tidak kalah penting ketika menerapkan minimalisme skincare adalah membantu menghemat pengeluaran pribadi.
Selain itu, juga mengurangi produktivitas sampah, seperti limbah produk perawatan kulit yang berbentuk plastik atau kemasan produk lainnya.
Mengurangi risiko iritasi
Iritasi yang timbul akibat penggunaan produk perawatan kulit berlebih jadi poin penting dalam meminimalkan penggunaan skincare.
Pasalnya, banyak produk bisanya mengandung berbagai bahan kimia yang memicu iritan. Oleh karenanya, penggunaan secara bijak akan mengurangi resikonya.
Itulah beberapa poin penting ketika kamu ingin menerapkan penggunaan skincare secara minimalis.
Pasalnya, menerapkan kebiasaan tersebut tidak semata-mata fokus pada mengurangi jumlah produk yang digunakan, namun pada hal-hal lain yang menyertainya.
Pendapat Dokter Kulit Soal Skin Minimalism

Buat yang masih ragu untuk mencoba hidup minimalis dalam penggunaan skincare, kamu bisa mempertimbangkan berbagai pendapat ahli, salah satunya dermatologis. Menurut dr. Ika Ayu, M.Biomed (AAM), kulit memang tidak membutuhkan terlalu banyak produk skincare.
Alasannya, seperti dilansir laman Parapuan, hal terpenting dalam merawat kulit adalah dengan memilih produk yang sangat efektif. Sebab, kulit sebenarnya hanya membutuhkan produk dasar (basic skincare). Oleh karenanya, yang diperlukan adalah memilih produk yang sesuai dengan kulit.
Lalu, apa saja faktor yang memengaruhi pemilihan skincare dasar? Laman yang sama menyebutkan beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memilih produk yang tepat, seperti:
- Sesuaikan dengan jenis kulit.
- Amati perbedaan cuaca lingkungan sekitar.
- Menerapkan pola makan yang sehat
- Gaya hidup sehari-hari
Itulah faktor-faktor yang perlu kamu perhatikan ketika mengurangi jumlah penggunaan produk perawatan kulit, yaitu fokus hanya dengan produk dasar. Sebab, menggunakan produk secara berlapis-lapis belum tentu lebih efektif daripada yang minimalis. Oleh karenanya, penting untuk mempertimbangkan hal-hal tersebut.
Manfaat Skin Minimalism

Minimalisme pada kebiasaan perawatan kulit pada dasarnya fokus pada hal-hal yang penting.
Hal ini melibatkan pemilihan sejumlah kecil produk yang penting dan berkualitas tinggi yang secara efektif memenuhi kebutuhan kulit setiap orang. Hasilnya, menerapkan skinimalism memberikan beberapa manfaat berikut:
1. Kulit yang lebih sehat
Manfaat pertama skin minimalism adalah membantu membuat kulit lebih sehat. Hal ini tentunya jika dibandingkan dengan kulit yang terlalu banyak menggunakan skincare.
Pasalnya, dengan menggunakan produk seminimal mungkin maka akan mengurangi risiko iritasi pada kulit. Selain itu, jumlah perawatan yang sedikit juga membantu kulit lebih leluasa untuk bernapas sehingga mengurangi risiko jerawat dan kulit sensitif.
2. Hemat biaya perawatan
Selanjutnya, kamu juga bisa mendapatkan manfaat yang pastinya diinginkan semua orang, yaitu lebih hemat dalam biaya. Setiap orang pasti sadar bahwa biaya akan kebutuhan skincare termasuk tinggi dibandingkan yang lain.
Mengurangi jumlah produk yang digunakan akan menekan biaya pengeluaran. Sebab, tidak semua produk harus dibeli, namun harus tetap mempertimbangkan kualitas produk yang kamu pilih.
3. Menghemat waktu
Menerapkan kebiasaan minimalis dalam penggunaan skincare akan sangat terasa menghemat waktu. Pasalnya, kamu hanya perlu mengaplikasikan produk-produk dasar perawatan kulit.
Hasilnya, semakin sedikit yang digunakan maka waktu yang kamu alokasikan untuk doing skincare routin semakin sedikit. Akhirnya, banyak waktu yang bisa kamu sisihkan untuk melakukan aktivitas lain yang lebih produktif.
4. Ramah lingkungan
Kebiasaan yang ramah lingkungan juga tidak kalah pentingnya dari menerapkan konsep minimalis dalam perawatan kulit. Pasalnya, kebiasaan ini akan mengurangi jumlah produk yang digunakan.
Hasilnya, sampah yang diproduksi dari produk-produk skincare pun semakin berkurang. Selain itu, kamu juga bisa memilih produk, seperti herbal, organik, dan lain sebagainya. Hal ini tentunya akan lebih ramah terhadap lingkungan.
5. Konsistensi dengan hasil
Semakin minimalis tahapan merawat kulit maka kamu akan semakin konsisten dalam melakukannya. Hal ini menjadi manfaat yang juga sangat diperhitungkan dalam konsep penggunaan basic skincare.
Pasalnya, penggunaan produk-produk yang sangat banyak kerap membuat seseorang justru malas melakukannya. Oleh karena itu, semakin sederhana atau sedikit tahapan perawatan kulit maka akan semakin mudah dilakukan.
6. Kesehatan mental yang lebih baik
Mengurangi penggunaan skincare sangat bermanfaat untuk mental yang lebih baik dan mengurangi stres. Hal ini dikarenakan semakin sedikit jumlah produk yang digunakan maka semakin bersih ruangan untuk menyimpan.
Selain itu, ruangan yang lebih luas dan tidak terlalu banyak barang akan secara positif meningkatkan suasana hati dan lebih sejahtera.
Itulah 6 manfaat apabila menerapkan konsep minimalisme dalam menggunakan produk-produk perawatan kulit. Memutuskan untuk menerapkan konsep tersebut mulai sekarang akan semakin mendekatkan kamu dari berbagai manfaatnya.
Tahapan Skin Minimalism
Buat kamu yang ingin mencoba menerapkan konsep minimalis dalam merawat kulit, cobalah dengan mengikuti tahapan-tahapan secara umum. Melansir berbagai sumber, tahapan yang umumnya dilakukan oleh mereka yang sudah menerapkannya selama beberapa waktu seperti:
1. Mengidentifikasi jenis kulit
Selalu, mengidentifikasi jenis kulit seseorang jadi tahapan pertama dalam melakukan tindakan perawatan kulit, termasuk menerapkan konsep minimalis. Sebab, jenis kulit seseorang, seperti kulit kering, berminyak, kombinasi, atau sensitif jadi dasar pertama memilih produk. Oleh karenanya, tahapan ini sangat penting untuk dilakukan.
2. Memilih produk yang penting
Setelah mengidentifikasi jenis kulit, tahap selanjutnya adalah memilih produk perawatan yang memang sangat diperlukan oleh kulit. Beberapa produk dasar yang umumnya diperlukan adalah pembersih, pelembap, dan tabir surya.
Sebab, fungsi masing-masing produknya adalah untuk membersihkan kulit, menghidrasi, dan melindungi dari paparan sinar matahari langsung. Fungsi tersebut merupakan dasar dari perawatan kulit sehingga tidak bisa digantikan oleh yang lain.
3. Pembersih
Setelah memilih produk, kamu bisa melakukan tahap membersihkan wajah dengan pembersih. Hal ini akan membantu mengangkat debu, kotoran, dan minyak. Tapi, pastikan bahwa pembersih yang kamu gunakan sangat aman untuk kulit tanpa membuat kulit terkelupas.
4. Pelembap
Selanjutnya, kamu bisa mengaplikasikan toner atau pelembap (moisturizer). Produk ini akan membantu menghidrasi kulit. Selain itu, juga membantu menutrisi kulit agar tetap sehat. Oleh karenanya, kamu perlu memilih produk pelembap yang aman ketika dipakai agar kesehatan kulit tetap terjaga.
5. Pelindung kulit
Setelah melembapkan, jangan lupa untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari langsung. Hal ini bisa kamu lakukan dengan mengaplikasikan tabir surya, misalnya SPF 30.
Tujuannya agar kulit terhindar dari radiasi sinar matahari yang memicu berbagai masalah di kulit. Tapi, perlu kamu tahu bahwa mereka yang punya aktivitas di dalam ruangan tidak perlu terlalu banyak menggunakan tabir surya, kecuali bagi mereka yang aktivitasnya hampir seluruhnya di luar ruangan.
6. Bisa menambahkan serum
Mengaplikasikan serum setelah tabir surya ini opsional, yaitu boleh diaplikasikan namun tidak diharuskan. Bagi banyak orang yang menginginkan hasil maksimal maka mengaplikasikan serum jadi tahapan yang harus dilewati.
Selain itu, biasanya serum juga mengandung vitamin C atau retinol. Hal ini sangat sangat baik untuk membantu meremajakan kulit dan mencegah dari tanda-tanda penuaan.
Itulah urutan melakukan konsep minimalisme dalam penggunaan skincare. Sebenarnya, kamu juga bisa memilih produk multifungsi. Misalnya, kamu bisa memilih serum yang melembapkan kulit. Jadi, tidak hanya membantu meremajakan kulit, namun juga membantu melembapkan.
Berbicara soal produk multifungsi, Minyak Balur Waji merupakan minyak balur multifungsi dengan formula 10+ Botanical Essences. Sebagai produk multifungsi, minyak Waji membantu meredakan berbagai masalah, seperti nyeri otot, nyeri sendi, pegal linu, gatal-gatal, hingga perawatan kulit seperti melembapkan.
Sebab, di dalamnya terdapat beberapa kandungan, salah satunya minyak kelapa (VCO). Minyak ini membantu melembapkan kulit, sehingga mengaplikasikannya secara rutin dapat menjaga kesehatan kulit. Yuk, rasakan khasiatnya sekarang juga dengan menggunakan Minyak Waji!
