Tren Olahraga Padel, Beneran Bagus Apa Cuma Viral Bentar?

tren olahraga padel

Siapa nih yang lagi sering fomo ikutan tren olahraga padel? Setahun belakangan, olahraga ini memang semakin digemari masyarakat Indonesia. Hasilnya, kini banyak tempat olahraga yang menyediakan lapangan padel. 

Tapi, sebenarnya apa itu olahraga padel? Artikel ini akan membahas secara detail terkait olahraga tersebut, termasuk sejak kapan banyak digemari masyarakat Indonesia, dan perbedaannya dengan olahraga tenis. Yuk, simak selengkapnya di bawah ini! 

Apa Itu Olahraga Padel?

tren olahraga padel

Secara umum, definisi padel adalah olahraga raket yang menggabungkan elemen tenis, squash, dan bulu tangkis. Olahraga ini biasanya dimainkan secara berpasangan (ganda). Adapun lapangannya relatif kecil dan tertutup dengan dinding sebagai bagian dari permainan. 

Meski dilakukan dalam lapangan yang tidak terlalu besar, namun padel memerlukan strategi yang tepat untuk bisa mencetak angka dalam permainan. Selain itu, alat-alat yang digunakan juga tidak terlalu banyak, hanya raket dan bola. 

Lalu, kenapa namanya padel? Nama padel berasal dari bahasa Inggris paddle, artinya sekop atau raket. Ini merupakan istilah yang awal mulanya berasal dari Spanyol dan telah dimasukkan ke dalam Kamus Bahasa Spanyol (RAE). 

Selanjutnya, olahraga padel pertama kali dimainkan oleh Enrique Corcuera tahun 1969. Ia merupakan seorang pengusaha yang berasal dari Meksiko, Amerika Utara. Saat mengunjungi Amerika Serikat pada tahun tersebut, ia memainkan padel-tenis

Padel-tenis merupakan sebuah permainan yang terinspirasi oleh tenis, namun dimainkan di lapangan yang lebih kecil. Tidak hanya itu, permainan ini juga menggunakan jaring atau net yang lebih rendah dibanding tenis dan mengganti raket dengan dayung. 

Berdasarkan hal tersebut, lapangan padel memang terkesan lebih kecil dibanding tenis. Namun, Corcuera kemudian menambahkan dinding-dinding sisi lapangan sebagai bagian dari lapangan. 

Tujuan awalnya untuk mencegah bola ke luar jauh dan masuk ke halaman tetangga. Selain itu, juga untuk mencegah vegetasi liar masuk ke lapangan. Hal ini ternyata memengaruhi desain lapangan padel hingga sekarang yang memasukkan sisi-sisi (dinding/pagar) termasuk bagian dari lapangan. 

Hasilnya, permainan padel termasuk jenis permainan yang memiliki reli-reli lebih panjang dibanding olahraga lainnya. Itulah deskripsi mengenai olahraga padel yang belakang mulai banyak digemari di Indonesia. 

Sejak Kapan Olahraga Padel Banyak Digemari Masyarakat?

tren olahraga padel

Awalnya, padel memang dimainkan oleh Concuera tahun 1969 di Amerika Serikat. Tapi, beberapa teman Concuera kemudian menganggap permainan ini menarik hingga dibawa ke Spanyol dan negara-negara di Eropa serta Amerika Latin. 

Hasilnya, pada tahun 1991, Federasi Internasional Padel (FIP) pertama kali berdiri di Spanyol. Sejak itulah, olahraga ini kemudian semakin banyak peminatnya, tidak hanya untuk rekreasi, namun juga sebagai olahraga profesional. 

Setelah itu, padel kemudian menyebar ke berbagai daerah di dunia, seperti di Spanyol, Eropa, dan Amerika Latin. Meski demikian, olahraga ini baru mulai masuk ke Indonesia sekitar tahun 2010. 

Semakin berjalannya waktu, semakin banyak masyarakat Indonesia yang mulai mengenal olahraga padel. Kondisi ini selalu berkembang hingga puncaknya padel digemari masyarakat Indonesia tahun 2024-2025. 

Sejak 2024, banyak orang yang mulai bermain padel, menonton pertandingannya, dan bahkan membangun berbagai sarana dan prasarana olahraga. Tidak hanya itu, sebagian orang bahkan fomo dengan olahraga padel. 

Kondisi tersebut sebenarnya sangat bisa dimaklumi, sebab peran media sosial dalam menyebarluaskan informasi dan aktivitas olahraga padel juga semakin menari. Jadi, wajar apabila padel telah mendapat banyak penggemar di Indonesia. 

Perbedaan Olahraga Padel dan Tennis

Buat yang sering mengikuti olahraga tenis, mungkin kamu berpikir bahwa padel sangat mirip dengan tenis. Pandangan ini tentunya sangat dimaklumi. Sebab, keduanya memang jenis olahraga yang mirip. 

Tapi, adakah perbedaan olahraga padel dengan tenis? Berikut beberapa hal yang membedakan keduanya: 

1. Ukuran Lapangan 

Perbedaan padel dengan tenis sangat terlihat dari ukuran lapangan. Pasalnya, lapangan padel relatif lebih kecil jika dibandingkan lapangan tenis. Hal ini bisa dibuktikan dari ukuran konkretnya. 

Lapangan padel berukuran 20x10m dengan dikelilingi dinding/panel yang bisa dipakai untuk memantulkan bola. Sedangkan lapangan tenis lebih besar, yaitu 23,77×10,97m. Meski demikian, lapangan tenis didesain terbuka tanpa dinding. 

2. Raket 

Raket adalah alat yang digunakan untuk memukul bola dalam permainan. Jenis raket dari kedua olahraga ini berbeda, yaitu pada ukuran dan ada atau tidaknya senar raket. Pasalnya, raket padel lebih pendek, solid, tanpa senar. Adapun raket tenis lebih panjang dan menggunakan senar. 

3. Bola 

Apakah bola padel sama dengan bola tenis? Kedua olahraga tersebut menggunakan jenis bola yang bebeda, namun mirip. Sebab, perbedaannya hanya terletak pada tekanan. Bola padel memiliki tekanan yang lebih rendah dibanding bola tenis. Selain itu, juga ukurannya yang lebih besar bola tenis dibanding bola padel. 

4. Net 

Net adalah jaring yang dipasang melintang untuk membagi lapangan permainan menjadi dua bagian. Padel memiliki net yang lebih rendah, yaitu 88 cm jika dibandingkan tenis 92 cm. Adapun lebarnya, net padel membentang sepanjang 91,4 cm, sedangkan tenis 107 cm. Angka tersebut menunjukkan perbedaan di semua sisi, meski tidak secara signifikan. 

5. Servis atau Pukulan Bola Pertama 

Meski sama-sama diawali dengan servis, namun padel dan tenis memiliki jenis servis yang berbeda. Servis padel dilakukan dari bawah pinggang dan dipantulkan ke lantai terlebih dahulu. Hal tersebut beda dengan tenis yang dilakukan dari atas kepala dan langsung dipukul dengan raket. 

6. Aturan Main 

Apa perbedaan aturan padel dengan aturan tenis? Perbedaan paling banyak terletak pada aturan main. Sebab, padel kedua olahraga ini memiliki aturan yang sangat berbeda. Aturan padel, bola boleh memantul dari dinding setelah memantul di tanah atau sebaliknya. Adapun pada tenis, bola yang memantul di dinding dianggap keluar dan tidak bisa dimainkan. 

Selanjutnya, padel juga selalu dimainkan oleh pemain ganda (dua orang) dalam satu tim. Sedangkan tenis bisa dimainkan oleh pemain tunggal (satu) atau ganda (dua orang) dalam setiap tim. Hal ini disesuaikan dengan jenis pertandingan, tunggal atau ganda. 

Itulah 6 perbedaan olahraga padel dengan tenis yang perlu kamu ketahui. Sebenarnya, apa pun jenis olahraganya apabila tujuannya untuk meningkatkan kebugaran tubuh adalah baik. 

komposisi produk sabun waji

Asalkan, kamu tidak lupa membersihkan tubuh secara menyeluruh setelah berolahraga. Misalnya dengan rutin mandi setelah bermain, baik padel maupun tenis. Mandi dengan sabun Waji bisa memberikan hasil yang lebih maksimal. 

Diformulasikan dari 8 Bahan Aktif Alami, yaitu ekstrak minyak alami seperti minyak almond, lemongrass, calendula, daun sirih, gotu kola, binahong, minyak sereh wangi, dan activated charcoal mampu memberikan banyak manfaat: 

  • Membantu meredakan dan mencegah gatal akibat bakteri atau jamur
  • Menjaga kulit tetap bersih, lembut, dan tidak kering
  • Membantu merawat kulit berjerawat dan iritasi ringan
  • Menyegarkan tubuh dengan aroma herbal alami

Selain itu, kamu juga bisa siap sedia Minyak Balur Waji. Minyak balur multifungsi dengan formula 10+ Botanical Essences mampu melindungimu dari nyeri sendi dan pegal-pegal, terutama saat dan setelah olahraga padel.

Pasalnya terdapat kandungan minyak alami, seperti minyak zaitun, minyak pala, minyak jahe, minyak cengkih, minyak cenaga, minyak adas, minyak sereh, dan minyak gaharu. Berbagai bahan tersebut umumnya memiliki sifat anti-inflamasi, sehingga mampu meredakan nyeri dan pegal.

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, dapatkan produk-produk Waji, yaitu minyak balur dan sabun antibakteri & antijamur sekarang juga di www.wajiofficial.id

Keranjang Belanja
Chat dengan CS Waji
Scroll to Top