Scabies merupakan salah satu penyakit kulit yang tidak jarang diderita oleh masyarakat Indonesia. Jenis penyakit ini termasuk yang menular dari penderita ke orang lain yang sehat. Sebagai penyakit menular, setiap orang perlu mewaspadainya.
Tapi, apa sih penyebab scabies pada manusia? Artikel berikut akan membahas mengenai hal tersebut, termasuk bahaya dan ciri-cirinya. Yuk, simak selengkapnya di bawah ini untuk memastikan kamu dan keluarga terhindar dari scabies!
Penyebab Scabies pada Manusia

Scabies, atau yang sering disebut kudis, adalah infeksi kulit yang disebabkan oleh parasit tungau kecil bernama Sarcoptes scabiei var. hominis. Tungau ini menggali dan hidup di lapisan luar kulit, kemudian bertelur di sana, memicu rasa gatal dan ruam yang intens.
Selain itu, ada beberapa faktor lain yang juga menjadi penyebab scabies seperti:
1. Infestasi oleh Tungau Sarcoptes scabiei
Penyebab utama penyakit scabies pada manusia adalah infestasi tungau Sarcoptes scabiei yang sangat kecil dan hanya bisa dilihat dengan mikroskop. Tungau ini masuk ke kulit, menggali liang, dan bertelur di dalamnya. Tubuh kemudian bereaksi dengan sistem imun, menghasilkan gejala seperti gatal intens dan ruam.
2. Kontak Kulit ke Kulit dengan Penderita
Penularan paling umum terjadi melalui kontak langsung antara kulit yang terinfeksi dengan kulit orang yang sehat. Penularan ini, misalnya terjadi saat berpelukan, berjabat tangan, atau kontak fisik lama lainnya.
3. Kontak Tidak Langsung melalui Barang Terkontaminasi
Meskipun jarang, scabies juga bisa menular secara tidak langsung melalui pakaian, handuk, sprei, atau bantal yang pernah digunakan oleh penderita, karena tungau dapat bertahan 2–3 hari di lingkungan yang lembap dan hangat.
4. Lingkungan Padat dan Kontak Fisik Intens
Tempat seperti pondok pesantren, panti jompo, sekolah, atau rumah dengan banyak anggota keluarga membuat risiko penularan semakin tinggi. Hal ini karena meningkatkan risiko terjadinya kontak secara langsung, termasuk penggunaan barang tertentu secara bersamaan.
Itulah faktor-faktor yang menyebabkan scabies. Tapi, perlu kamu ketahui juga bahwa scabies tidak ditularkan oleh hewan peliharaan secara langsung kepada manusia karena jenis tungau hewan berbeda dan tidak bisa berkembang biak di kulit manusia.
Baca Juga: Rekomendasi sabun untuk penyakit scabies.
Bahaya Scabies pada Manusia

Scabies bukan sekadar gatal biasa, namun terdapat beberapa bahaya yang perlu kamu waspadai, terutama jika tidak ditangani dengan segera dan tepat:
1. Infeksi Sekunder
Menggaruk kulit yang sangat gatal dapat menyebabkan kulit terbuka, sehingga meningkatkan risiko infeksi bakteri seperti impetigo atau bahkan infeksi jaringan yang lebih dalam. Infeksi ini nantinya memicu kondisi kulit yang semakin buruk.
2. Gangguan Tidur dan Kualitas Hidup Turun
Gatal yang intens, khususnya di malam hari, dapat mengganggu tidur, menurunkan kualitas hidup, hingga menyebabkan stres emosional karena rasa tidak nyaman yang terjadi secara terus-menerus.
3. Scabies Tipe Crusted/Parah
Pada orang dengan sistem imun lemah, seperti penderita HIV atau lansia, bisa terjadi crusted scabies. Kondisi ini merupakan bentuk scabies parah dengan jutaan tungau di kulit dan area kulit bersisik yang luas. Kondisi ini sangat mudah menular dan membutuhkan perawatan intensif.
4. Potensi Komplikasi Lain
Infeksi bakteri yang tidak diobati bisa berlanjut ke kondisi serius seperti abses, bahkan infeksi sistemik yang mempengaruhi organ tubuh lain jika tidak ditangani dengan tepat. Oleh karenanya, scabies bisa menjadi pemicu komplikasi masalah kesehatan yang lain.
Ciri-ciri Scabies pada Manusia

Sebelum kita bahas ciri-ciri scabies akan sembuh, penting untuk mengenali gejala-gejala umum scabies:
- Gatal hebat, terutama malam hari
- Ruam kulit berbintik kecil atau garis melingkar
- Jejak liang tungau berupa garis-garis tipis pada kulit
- Gatal di area seperti sela jari, pergelangan tangan, ketiak, pinggang, dan selangkangan
- Gejala bisa muncul 4–6 minggu setelah kontak dengan penderita pertama kali (lebih cepat jika pernah terkena sebelumnya)
Ciri-ciri Scabies Akan Sembuh
Kamu mungkin penasaran bagaimana sih tanda scabies mulai sembuh? Sebenarnya, scabies termasuk jenis masalah kulit yang bisa disembuhkan. Nah, berikut beberapa indikator yang bisa menjadi tolok ukur kesembuhannya:
1. Gatal Berkurang Bertahap
Setelah menjalani pengobatan yang tepat, baik dengan krim topikal seperti permethrin maupun obat oral seperti ivermectin yang diresepkan dokter, rasa gatal akan berkurang secara bertahap. Tapi, kamu juga perlu mengingat bahwa gatal bisa tetap ada meskipun tungau sudah mati, karena itu adalah reaksi kulit yang masih pulih.
2. Ruam Menjadi Lebih Pudar
Ruam merah atau bintik-bintik akan berangsur hilang saat tubuh bereaksi terhadap makin sedikitnya tungau aktif di kulit. Ini normal terjadi perlahan selama beberapa minggu setelah pengobatan.
3. Jejak Burrow Semakin Tidak Terlihat
Jejak-jejak atau garis liang tungau akan makin memudar seiring berkurangnya aktivitas tungau. Meski begitu, garis ini bisa tetap terlihat sesaat hingga kulit benar-benar pulih. Oleh karena itu, memudarnya jejak burrow bisa menjadi tanda scabies akan sembuh.
Meski tanda-tanda di atas menunjukkan arah penyembuhan, rasa gatal bisa terus muncul selama beberapa minggu setelah mite mati karena kulit masih bereaksi. Kondisi ini menjadikan kamu perlu memantau secara berkala perkembangan yang ada di kulit.

Selain itu, menggunakan Sabun Waji Antijamur & Antibakteri membantu menjaga kesehatan kulit secara menyeluruh. Salah satu manfaatnya, yaitu mencegah dari tungau scabies yang memicu masalah kulit.
Hal tersebut karena sabun Waji diformulasikan dari 8 Bahan Alami, seperti minyak almond, lemongrass, calendula, daun sirih, gotu kola, binahong, minyak sereh wangi, dan activated charcoal.
Berbagai bahan tersebut mampu memberikan manfaat:
- Membantu meredakan dan mencegah gatal akibat bakteri atau jamur
- Menjaga kulit tetap bersih, lembut, dan tidak kering
- Membantu merawat kulit berjerawat dan iritasi ringan
- Menyegarkan tubuh dengan aroma herbal alami
Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, dapatkan produk sabun Waji untuk mendapatkan berbagai manfaat tersebut, termasuk mencegah dan membantu mengatasi scabies!
